Portal Berita Ekonomi Kamis, 27 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,2926 USD/GBP.
  • 13:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,23% terhadap Euro pada level 1,0906 USD/EUR.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,35% terhadap Yen pada level 110,04 JPY/USD.
  • 13:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.651 USD/troy ounce.
  • 13:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 52,76 USD/barel.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 48,07 USD/barel.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 2,63% di akhir sesi I.

Terus Berdalih Tak Ganggu Kedaulatan, China Secara Tak Langsung Terus Kikis Kesabaran Indonesia

Terus Berdalih Tak Ganggu Kedaulatan, China Secara Tak Langsung Terus Kikis Kesabaran Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah Indonesia dalam beberapa hari terakhir menyampaikan protes keras terhadap perilaku China di sekitar Kepulauan Natuna, termasuk mengklaim Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di dekat kepulauan itu. Pakar menilai reaksi Indonesia itu menunjukkan kesabaran yang mulai menipis.

Peneliti senior di Centre for Strategic and International Studies di Jakarta, Evan Laksmana, mengatakan bahwa tingkat ketegasan dari Indonesia telah lama datang.

"Dalam insiden maritim sebelumnya dan yang serupa, Jakarta telah mengajukan protes diplomatik, namun mereka (serangan) terus terjadi," katanya.

Baca Juga: China Balas Ancaman Indonesia soal Perairan Natuna, Celetuknya Bawa-bawa Hukum Ini

"Indonesia telah melakukan pengekangan dan kesabaran sejauh ini dengan perambahan China ke perairannya. Tetapi berulang kali, insiden maritim terjadi, dan pejabat China terus menegaskan hak penangkapan ikan historis yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional. Kesabaran Jakarta dalam hal ini mungkin mulai menipis," ujar Evan Laksmana, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (3/1/2020).

Gregory Raymond, seorang dosen yang berspesialisasi di bidang keamanan Asia Tenggara di Australian National University di Canberra, ikut berkomentar atas klaim historis China.

"Apa yang saya pikir baru di sini adalah betapa eksplisitnya (Kementerian Luar Negeri Indonesia) telah mengutip 'klaim historis' China sebagai tidak konsisten dengan UNCLOS, dan terutama kemenangan 2016 (untuk Filipina)," ujarnya, mengacu pada kemenangan Filipina atas sengketa maritim dengan China di Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag tahun 2016.

Baca Juga: Ngaku-ngaku Berdaulat di Dekat Perairan Natuna, Indonesia Tegaskan Hal Ini pada China

Sebelumnya diberitakan bahwa China tidak peduli dengan reaksi Indonesia yang tidak bisa menerima klaim Beijing atas ZEE di sekitar Kepulauan Natuna. 

Beijing telah mengklaim Kepulauan Spratly, wilayah di Laut China Selatan yang jadi sengketa antara China, Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei. Kepulauan Natuna terletak sekitar 1.100 kilometer (684 mil) sebelah selatan Kepulauan Spratly, sehingga Beijing menganggap wilayah sekitar itu merupakan ZEE-nya.

"Apakah Indonesia menerimanya atau tidak, itu tidak dapat mengubah fakta objektif bahwa China memiliki hak dan kepentingan di wilayah laut yang relevan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dalam briefing reguler hari Kamis di Beijing.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Perairan Natuna, Laut Natuna Utara, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.92 3,716.77
British Pound GBP 1.00 18,203.22 18,019.30
China Yuan CNY 1.00 2,007.16 1,986.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,088.09 13,947.91
Dolar Australia AUD 1.00 9,231.93 9,138.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,083.81 9,981.33
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,368.70 15,212.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.78 3,303.63
Yen Jepang JPY 100.00 12,779.47 12,648.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5688.921 -98.217 682
2 Agriculture 1230.779 -23.913 22
3 Mining 1402.777 -23.300 49
4 Basic Industry and Chemicals 791.444 -35.759 77
5 Miscellanous Industry 1067.889 -25.555 51
6 Consumer Goods 1843.503 -29.859 57
7 Cons., Property & Real Estate 438.943 -4.407 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.939 -17.899 78
9 Finance 1305.191 -16.460 92
10 Trade & Service 682.239 -6.511 168
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 143 190 47 32.87
2 NELY 110 139 29 26.36
3 PDES 725 850 125 17.24
4 SOSS 382 444 62 16.23
5 INPP 810 940 130 16.05
6 IBST 6,000 6,900 900 15.00
7 GHON 1,355 1,550 195 14.39
8 EPMT 2,000 2,270 270 13.50
9 HDIT 515 580 65 12.62
10 MYTX 50 56 6 12.00
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 100 75 -25 -25.00
2 ALDO 470 362 -108 -22.98
3 SINI 960 750 -210 -21.88
4 PURE 184 144 -40 -21.74
5 JSKY 154 127 -27 -17.53
6 ITIC 1,910 1,605 -305 -15.97
7 PORT 595 505 -90 -15.13
8 ECII 1,000 850 -150 -15.00
9 DIGI 1,990 1,700 -290 -14.57
10 TAMA 484 414 -70 -14.46
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 870 855 -15 -1.72
2 TLKM 3,590 3,510 -80 -2.23
3 MNCN 1,350 1,270 -80 -5.93
4 BBRI 4,500 4,480 -20 -0.44
5 BBCA 32,650 32,100 -550 -1.68
6 JSKY 154 127 -27 -17.53
7 AYLS 69 70 1 1.45
8 BMRI 7,800 7,650 -150 -1.92
9 HMSP 1,860 1,785 -75 -4.03
10 ANTM 660 630 -30 -4.55