Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2908 USD/GBP.
  • 20:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0820 USD/EUR.
  • 20:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 111,38 JPY/USD.
  • 20:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

Soal Klaim China di Natuna, Bu Susi Teriak: Tenggelamkan!!

Soal Klaim China di Natuna, Bu Susi Teriak: Tenggelamkan!! - Warta Ekonomi

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti turut menyikapi terkait masuknya kapal asing China ke perairan Natuna, yang merupakan wilayah Indonesia.

Ia pun meminta pemerintah untuk tegas dalam menyikapi kedaulan dalam negeri yang terancam. Termasyk membedakan sikap antara persahabatan antar negara, mendorong investor masuk, hingga menindaklanjuti pencuri sumberdaya ikan.

"Kita jaga persahabatan antar bangsa. Kita undang investor untuk investasi. Kita jaga investor. Dan kita akan tetap menghukum pencuri sumber daya Perikanan kita. Kita bedakan tiga hal itu dengan baik & benar. Hubungan baik antar negara adalah karena dalung menghormati" tulisnya dalam akun twitternya saat membalas link berita pernyataan Luhut terkait Natuna, seperti dikutip, Senin (6/1/2020).

Baca Juga: Demokrat Puji-Puji Mahfud MD: Ini Baru Macan!

Baca Juga: Edan!! Jumlah Kapal Asing di Natuna Tembus Seribu per Hari

Tak hanya itu, ia pun menyatakan rasa tidak setujunya  dengan sikap China yang justru mendukung nelayannya untuk melakukan pencurian ika. Sebab, ia mengatakan kapal yang digunakan dalam penangkapan ikan ilegal itu dikawal langsung oleh Coast Guard China (penjaga pantai).

"Persahabatan antar negara tidak boleh melindungi pelaku Pencurian Ikan & Penegakan hukum atas pelaku Ilegal Unreported Unregulated Fishing (IUUF). Tiongkok tidak mungkin dan tidak boleh melindungi Pelaku IUUF. Karena IUUF adalah crime/ kejahatan lintas negara," lanjut Susi.

Lanjutnya, ia menegaskan hanya satu cara dalam merespons langkah China, yakni dengan menenggelamkan kapal yang melakukan IUUF. Menurut dia, cara tersebut dinilainya berhasil dalam menghalau kapal asing yang berusaha melakukan pencurian di wilayah Indonesia.

"Tangkap dan tenggelamkan kapal yg melakukan IUUF. Tidak ada cara lain. Wil ERZ kita diakui Unclose. Bila dr tahun 2015 sd mid 2019 bisa membuat mereka tidak berani masuk ke wil ZEE kita. Kenapa hal yg sama tidak bisa kita lakukan sekarang," cetusnya lagi.

Diwartakan, Menko Bidang Kemaritiman dan Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta ketegangan dengan China karena masalah laut Natuna tak perlu dibesar-besarkan. 

"Sebenarnya enggak usah dibesar-besarin lah. Kalau soal kehadiran kapal itu, sebenarnya kan kita juga kekurangan kemampuan kapal untuk melakukan patroli di ZEE (Zona Ekonomi Ekslusif) kita itu," kata Luhut di kantornya, Jumat (3/1).

Baca Juga

Tag: Perairan Natuna, Susi Pudjiastuti, China (Tiongkok), Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/M Agung Rajasa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23