Perusahaan Properti Ini Bertahan Hidup dari Penjualan Lahan Industri

Perusahaan Properti Ini Bertahan Hidup dari Penjualan Lahan Industri Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Intiland Development Tbk (DILD) perusahaan pengembang properti ini memproyeksikan kondisi pasar properti tahun 2020 belum akan mengalami perubahan secara signfikan. Namun demikian, perseroan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja penjualan tahun ini dengan mengandalkan penjualan dari proyek-proyek berjalan maupun peluncuran beberapa proyek baru. 

 

“Kontributor marketing sales tahun 2020 kami targetkan berasal dari peluncuran proyek-proyek baru, seperti Pinang Apartemen pada Oktober 2020,” kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (6/1/2020). 

 

Baca Juga: Intiland Sebut Pasar Properti di 2019 Tak Menggembirakan

 

Archied menjelaskan selain fokus melakukan pengembangan proyek-proyek residensial, perseroan tahun ini juga melakukan ekspansi di segmen pengembangan kawasan industri. Perseroan pada tahun 2020 berencana memulai area pengembangan tahap pertama proyek kawasan industri baru yang berlokasi di Jawa Tengah seluas total 287 hektar dan area pengembangan baru di Ngoro Industrial Park, Mojokerto, Jawa Timur. 

 

“Prospek pengembangan kawasan industri di Indonesia sangat baik. Proyek pengembangan kawasan industri baru ini punya potensi sangat positif, karena lokasinya strategis, dekat dengan jalan tol dan pembangkit tenaga listrik, serta didukung oleh upah tenaga kerja yang lebih kompetitif,” jelas Archied. 

 

Baca Juga: Jual Anak Usaha, Intiland Sehat?

 

Langkah ekspansi ini, menurutnya, selaras dengan target pemerintah untuk meningkatkan investasi asing atau Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia. 

 

“Pengembangan proyek kawasan industri dipercaya akan memberikan dampak positif secara jangka panjang bagi kinerja perseroan di masa depan serta mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi asing di Indonesia,” pungkasnya. 

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini