Usai Samsung, Huawei Klaim Jual 100 Ribu Smartphone Lipat Per Bulan

Usai Samsung, Huawei Klaim Jual 100 Ribu Smartphone Lipat Per Bulan Kredit Foto: Reuters/Chris Wattie

Huawei mengatakan ponsel Mate X, smartphone buatannya yang dapat dilipat terjual sebanyak 100.000 per bulan sejak diluncurkan di China pada bulan November, dilansir dari TheVerge. Mate X, yang hanya dijual di China, dijual seharga 16.999 yuan atau sekitar Rp33 juta.

Sebagai saingan Samsung Galaxy Fold, angka ini baru sebatas perkiraan sementara. Eksekutif Samsung Young Sohn secara keliru mengklaim bahwa Galaxy Fold telah terjual 1 juta unit, tetapi kemudian memperbarui angka itu di CES 2020 menjadi "400.000 hingga 500.000" sejak peluncurannya pada bulan September.

Baca Juga: Sudah Rela Lepas Aplikasi Google, Huawei Mau Kembangkan Layanan Ini

Huawei dan saingannya Samsung adalah dua pelari terdepan dalam perlombaan untuk membawa ponsel lipat ke pasaran pertama di tahun 2019. Di CES 2019, purwarupa smartphone lipat juga banyak. Duo lipat Microsoft dan Razr lipat Motorola akan keluar akhir tahun ini.

Diluncurkan di Mobile World Congress 2019, Mate X Huawei awalnya dijadwalkan diluncurkan pada bulan Juli tahun itu. Perusahaan mendorong peluncuran ke November untuk memperbaiki dan meningkatkan layar lipatnya setelah Samsung menunda peluncuran Galaxy Fold menyusul masalah produksi.

Huawei belum secara resmi mengumumkan tanggal peluncuran untuk Mate X di luar China, tetapi sebelumnya mengatakan akan debut di Eropa pada kuartal pertama tahun ini.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini