Portal Berita Ekonomi Selasa, 28 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:26 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.579 USD/troy ounce.
  • 17:24 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,65 USD/barel.
  • 17:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,88 USD/barel.
  • 16:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,3025 USD/GBP.
  • 16:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Euro pada level 1,1015 USD/EUR.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,21% terhadap Dollar AS pada level 13.644 IDR/USD.
  • 16:37 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yen pada level 108,81 JPY/USD.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,02% pada level 7.413.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,84% pada level 3.180.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,55% pada level 23.215.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,09% pada level 2.176.

Pengamat Bilang Langkah Nadiem Gandeng Netflix Bukan Terobosan tapi...

Pengamat Bilang Langkah Nadiem Gandeng Netflix Bukan Terobosan tapi... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Netflix telah mendapatkan angin segar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat kerja sama yang dilakukan. Kerja sama yang dimaksud berupa pengembangan sumber daya manusia atau SDM di bidang perfilman.

Namun, langkah yang diambil oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim itu dianggap bukanlah sebuah terobosan baru, melainkan kebobolan. Hal ini diungkap oleh Direktur Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, di Jakarta, belum lama ini.

Menurut dia, seharusnya Kemendikbud dan beberapa pihak lokal yang ikut membuka kerja sama itu, bisa membuat platform sendiri. Hal tersebut, sama seperti saat Nadiem membangun Gojek.

Baca Juga: Nadiem Larang Anak Buahnya Pakai Plastik

“Kalau hanya gabung ke Netflix, tak perlu lulusan Harvard yang menjadi menteri. Teman-teman Youtuber yang pendidikannya hanya sampai daerah bisa. Ini bukan terobosan, melainkan kebobolan. Apalagi pemerintah masih kesulitan mengejar pajak platform OTT, termasuk Netflix,” ujar Heru.

Selain itu, Heru menganggap jika ‘Mas Menteri’ Nadiem sudah melanggar sejumlah regulasi yang seharusnya dijalankan oleh platform itu untuk berbisnis di Indonesia. Heru menganggap kerja sama ini hanyalah gimmick marketing.

Sebagai seorang pejabat publik, bukan pengusaha, harusnya berkoordinasi lebih dulu dengan Menkominfo, Menkeu atau Menparekraf, yang menginginkan Netflix lebih dulu memenuhi kewajiban sebelum berbisnis di Indonesia.

Salah satu regulasi yang harus dipatuhi adalah status badan hukum Netflix di Indonesia, sesuai PP Perdagangan Melalui Sistem Elektronik No. 80/2019 yang baru. Dikatakan bahwa perusahaan harus memiliki badan usaha tetap di Indonesia.

Baca Juga: Nadiem: Waktunya Pancasila Cool Lagi, Bro

“Selain badan usaha tetap, harus merekrut sekian orang Indonesia sebagai karyawan. Dan harus ada kewajiban memberi ruang bagi film, video atau karya kreatif orang Indonesia. Ini lebih baik dilakukan dengan membuat platform sendiri, buatan anak bangsa dibanding pakai platform luar,” kata Heru.

Beberapa hari lalu Netflix mengumumkan investasinya sebesar USD1 juta atau sekitar Rp14 miliar di Indonesia. Investasi ini akan digunakan untuk beberapa inisiatif, salah satunya membawa insan perfilman mengikuti program 'Script to Screen' di Hollywood.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan, Netflix akan mengirim 10 penulis skrip. Di sana mereka akan berinteraksi dengan tim kreatif Netflix dan komunitas kreatif global.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Nadiem Makarim, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Netflix

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.32 3,619.56
British Pound GBP 1.00 17,913.47 17,729.80
China Yuan CNY 1.00 1,977.29 1,957.47
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,715.24 13,578.77
Dolar Australia AUD 1.00 9,260.53 9,161.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,763.16 1,745.50
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.10 9,993.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,112.82 14,961.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,359.93 3,324.06
Yen Jepang JPY 100.00 12,589.72 12,461.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.184 -22.024 675
2 Agriculture 1342.102 1.779 21
3 Mining 1445.408 10.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 913.079 -15.488 77
5 Miscellanous Industry 1185.978 9.745 51
6 Consumer Goods 2036.313 -5.665 57
7 Cons., Property & Real Estate 467.626 3.824 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1067.972 -5.588 76
9 Finance 1357.820 -8.491 92
10 Trade & Service 732.723 1.034 167
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 89 115 26 29.21
2 AMIN 272 340 68 25.00
3 PDES 680 850 170 25.00
4 PICO 555 685 130 23.42
5 ASBI 212 260 48 22.64
6 INPP 860 1,030 170 19.77
7 LUCK 635 720 85 13.39
8 LPLI 89 100 11 12.36
9 TURI 905 1,005 100 11.05
10 KAYU 74 82 8 10.81
No Code Prev Close Change %
1 ERTX 144 95 -49 -34.03
2 YULE 220 166 -54 -24.55
3 DNAR 262 198 -64 -24.43
4 HITS 675 540 -135 -20.00
5 MTSM 206 166 -40 -19.42
6 GHON 1,225 1,000 -225 -18.37
7 BRAM 8,600 7,025 -1,575 -18.31
8 PKPK 83 68 -15 -18.07
9 ARTO 4,000 3,310 -690 -17.25
10 TAMU 300 250 -50 -16.67
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 840 850 10 1.19
2 LUCK 635 720 85 13.39
3 BBRI 4,650 4,620 -30 -0.65
4 BBCA 34,200 33,950 -250 -0.73
5 ADRO 1,295 1,325 30 2.32
6 TCPI 6,500 6,325 -175 -2.69
7 TLKM 3,840 3,830 -10 -0.26
8 PGAS 1,815 1,810 -5 -0.28
9 MNCN 1,645 1,605 -40 -2.43
10 BMRI 7,725 7,750 25 0.32