Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,27% pada level 26.893.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 3.013.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 3.160.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,05% pada level 7.160.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,34% pada level 22.605.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,18% pada level 2.103.

Dikritik Karena Geruduk Kantor DPP PDIP Tanpa Surat Izin, KPK Buka Suara

Dikritik Karena Geruduk Kantor DPP PDIP Tanpa Surat Izin, KPK Buka Suara - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah memiliki izin dari Dewan Pengawas (Dewas) untuk menyidak beberapa tempat yang berkaitan dengan kasus dugaan suap proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI, melibatkan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Syamsuddin Haris mengamini, pihaknya telah memberikan izin terhadap pimpinan KPK untuk menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan suap tersebut. Dewas telah memberikan izin sejak Jumat (10/1/2020) malam.

"Sudah (ada izin) sejak Jumat malam," kata Syamsuddin Haris di Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Baca Juga: Hasto Akui Tanda Tangan Surat PAW Tersangka OTT KPK, Tapi Berkilah Begini . . . .

Hal senada diungkapkan pula oleh Plt Jubir KPK, Ali Fikri. Kata Ali, penyidik lembaga antirasuah telah berkoordinasi dengan Dewas untuk melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap yang menyeret Wahyu Setiawan.

"Beberapa izin untuk kebutuhan penggeledahan sudah ditandangani Dewas setelah kelengkapan administrasi terpenuhi," kata Ali terpisah.

Saat ini, penyidik diduga sedang melakukan penggeledahan di sejumlah tempat untuk mencari bukti tambahan terkait kasus ini. Meski begitu, Ali enggan membocorkan tempat-tempat mana saja yang sedang digeledah.

"Untuk info spesifik lokasi tentu belum dapat kami sampaikan saat ini karena terkait penanganan perkara yang berjalan. Namun, dapat kami sampaikan bahwa pada prinsipnya tim penindakan KPK bersama Dewas saling menguatkan dengan fungsi masing-masing dalam penanganan perkara ini," tuturnya.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses pergantian antar waktu (PAW) di DPR RI. Empat tersangka tersebut yakni, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan (WSE), mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Kemudian, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku (HAR) dan pihak swasta, Saeful (SAE). Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

Dalam perkara ini, Wahyu diduga meminta fee sebesar Rp900 juta untuk meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR pengganti Nazarudin Kiemas yang telah meninggal dunia. Namun Wahyu baru akan menerima Rp600 Juta dari proses pelolosan tersebut.

Uang Rp600 juta dibagi dalam dua tahapan. Pada tahapan pertama, ada aliran suap Rp400 juta yang saat ini masih didalami sumbernya. Hanya saja, Wahyu hanya menerima senilai Rp200 Juta dari total Rp400 juta. Sisanya atau senilai Rp200 juta, diduga digunakan oleh pihak lain.

Pada tahapan pemberian suap kedua, Wahyu rencananya akan menerima Rp400 juta. Uang itu bersumber dari Harun Masiku melalui Saeful yang diserahkan oleh salah seorang pengurus DPP PDIP. Namun, uang Rp400 juta itu masih di tangan Agustiani dan belum sempat diterima Wahyu karena keburu ditangkap KPK.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Operasi Tangkap Tangan (OTT)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35