Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:43 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,18% pada level 24.083.
  • 14:42 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,54% pada level 2.262.
  • 13:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Poundsterling pada level 1,2994 USD/GBP.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1099 USD/EUR.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 110,18 JPY/USD.
  • 13:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.561 USD/barel.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 65,65 USD/barel.
  • 13:04 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,21 USD/barel.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,47% di akhir sesi I.

Pantes China Ngiler. Jadi Ini Kekayaan Biota Laut yang Ada di Natuna

Pantes China Ngiler. Jadi Ini Kekayaan Biota Laut yang Ada di Natuna - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kekayaan biota laut yang ada di Natuna ternyata menjadi alasan negara-negara di dunia ingin menguasai. Salah satunya adalah China yang saat ini terus berusaha untuk mengklaim wilayah perairan Indonesia ini.

Pakar Perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Sulistiono mengatakan, wajar saja jika banyak negara termasuk China menginginkan wilayah perairan ini. Pasalnya, cukup banyak kekayaan laut yang ada di sana.

Baca Juga: Soal Natuna, Cetus Gerindra: Ya Kalau Perlu Gak Usah Utang ke China

Misalnya saja, ada ikan pelagis yang hanya hidup di wilayah bagian atas perairan. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada September 2019, jumlah ikan pelagis kecil mencapai 330.284 ton, sedangkan ikan pelagis besar mencapai 185.855 ton.

Selain itu, masih banyak ikan demersal yang ada di lautan Natuna ini, di mana jumlahnya diperkirakan mencapai 131.070 ton. Ikan demersal merupakan ikan yang hidup dan makan di dasar laut dan danau (zona demersal).

"Di Natuna ada ikan pelagis (yang hidup di perairan bagian atas) dan ikan demersal (di bagian dasar perairan)," ujar Sulistiono, Senin (13/1/2020).

Menurutnya, ikan demersal dan ikan pelagis memang banyak di wilayah perairan Indonesia lainnya. Hanya saja, untuk wilayah Natuna ini cukup spesial karena jumlahnya cukup banyak karena masih belum tereksploitasi.

"Di banyak wilayah di Indonesia ditemukan. Misalnya di Maluku, Papua, Sulawesi Selatan dan Utara, Jawa. Ada jenis ikan tersebut. Namun, di Natuna jumlahnya masih cukup banyak karena belum banyak tereksploitasi," katanya.

Selain itu, ada juga biota laut lainnya seperti udang penaeid yang mana jumlahnya mencapai 62.342 ton. Lalu, cumi-cumi jumlahnya mencapai 23.499 ton yang ada di wilayah perairan Natuna.

Kemudian ada juga ikan karang yang jumlahnya mencapai 20.625 ton. Lalu ada juga rajungan, kepiting, dan lobster yang jumlahnya masing-masing 9.711 ton, 2.318 ton, dan 1.421 ton.

"Iya, lobster dan udang juga banyak (di Natuna)," ucapnya.

Selain itu, ada juga ikan langka napoleon yang sangat langka keberadaannya. Biasanya, ikan ini diambil dan diincar oleh kapal-kapal asing ilegal yang masuk ke wilayah perairan Indonesia.

"Biasanya diambil secara ilegal. Selain dilindungi, juga memiliki harga yang mahal," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Laut Natuna Utara, China (Tiongkok), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,657.22 3,620.54
British Pound GBP 1.00 17,841.70 17,662.81
China Yuan CNY 1.00 2,000.45 1,980.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,722.27 13,585.73
Dolar Australia AUD 1.00 9,445.04 9,349.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,766.72 1,749.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,188.04 10,082.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,227.60 15,074.73
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.45 3,345.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,453.28 12,328.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6291.657 5.609 676
2 Agriculture 1436.608 10.657 21
3 Mining 1542.693 -4.494 50
4 Basic Industry and Chemicals 966.382 5.957 77
5 Miscellanous Industry 1234.322 -7.163 51
6 Consumer Goods 2098.874 -5.440 56
7 Cons., Property & Real Estate 485.506 -6.182 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.606 -3.939 76
9 Finance 1373.834 9.964 92
10 Trade & Service 755.643 -3.048 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 142 191 49 34.51
2 LRNA 117 157 40 34.19
3 OMRE 600 750 150 25.00
4 MIDI 1,150 1,430 280 24.35
5 IKAI 55 64 9 16.36
6 FORU 99 115 16 16.16
7 FITT 74 85 11 14.86
8 JMAS 690 780 90 13.04
9 PAMG 104 116 12 11.54
10 CASS 540 600 60 11.11
No Code Prev Close Change %
1 CARS 195 145 -50 -25.64
2 AMAR 480 360 -120 -25.00
3 MARI 256 193 -63 -24.61
4 ARTA 418 320 -98 -23.44
5 PBRX 376 292 -84 -22.34
6 HKMU 268 210 -58 -21.64
7 KAYU 111 89 -22 -19.82
8 BKSW 173 140 -33 -19.08
9 LMAS 196 160 -36 -18.37
10 ASSA 735 610 -125 -17.01
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,690 1,695 5 0.30
2 TLKM 3,850 3,810 -40 -1.04
3 TOWR 785 785 0 0.00
4 BBRI 4,570 4,630 60 1.31
5 BBCA 34,250 34,375 125 0.36
6 NIKL 675 670 -5 -0.74
7 LUCK 444 450 6 1.35
8 KAEF 1,205 1,180 -25 -2.07
9 BMRI 7,550 7,725 175 2.32
10 INAF 735 740 5 0.68