Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:15 WIB. S&P 500 - 3.320 (21/1), 3.321 (22/1), 3.325 (23/1), 3.295 (24/1).
  • 09:13 WIB. Nasdaq - 9.166 (21/1), 9.188 (22/1), 9.216 (23/1), 9.141 (24/1).
  • 09:11 WIB. Dow Jones - 29.196 (21/1), 29.186 (22/1), 29.160 (23/1), 28.989 (24/1).
  • 08:53 WIB. FTSE 100 - 7.651 (20/1), 7.610 (21/1), 7.571 (22/1), 7.507 (23/1), 7.587 (24/1).
  • 08:52 WIB. Nikkei 225 - 24.083 (20/1), 23.864 (21/1), 24.031 (22/1), 23.795 (23/1), 23.827 (24/1).
  • 08:51 WIB. Shanghai Composite - 3.095 (20/1), 3.052 (21/1), 3.060 (22/1), 2.976 (23/1).
  • 08:50 WIB. Hang Seng - 28.774 (20/1), 27.985 (21/1), 28.341 (22/1), 27.909 (23/1), 27.949 (24/1).
  • 08:49 WIB. KOSPI - 2.262 (20/1), 2.239 (21/1), 2.267 (22/1), 2.246 (23/1).
  • 08:48 WIB. IHSG - 6.245 (20/1), 6.238 (21/1), 6.233 (22/1), 6.249 (23/1), 6.244 (24/1).
  • 08:47 WIB. Straits Times - 3.280 (20/1), 3.247 (21/1), 3.253 (22/1), 3.234 (23/1), 3.240 (24/1).
  • 08:46 WIB. EUR/USD - 1,1095 (20/1), 1,1084 (21/1), 1,1093 (22/1), 1,1055 (23/1), 1,1027 (24/1).
  • 08:45 WIB. GBP/USD - 1,3011 (20/1), 1,3051 (21/1), 1,3142 (22/1), 1,3118 (23/1), 1,3069 (24/1).
  • 08:44 WIB. USD/JPY - 110,19 (20/1), 109,88 (21/1), 109,84 (22/1), 109,57 (23/1), 109,39 (24/1).
  • 08:42 WIB. USD/CNY - 6,8669 (20/1), 6,9059 (21/1), 6,9066 (22/1), 6,9366 (23/1).
  • 08:41 WIB. USD/IDR - 13.632 (20/1), 13.657 (21/1), 13.644 (22/1), 13.630 (23/1), 13.572 (24/1).

PKS Desak Pansus Jiwasraya, 5 Alasannya. . .

PKS Desak Pansus Jiwasraya, 5 Alasannya. . . - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kasus Jiwasraya masih terus bergulir. Anggota Legislatif dari Fraksi PKS Junaidi Auly menilai pembentukan pansus untuk menyelesaikan polemik perusahaan pelat merah ini begitu urgen.

"Pembentukan Pansus Jiwasraya penting agar kasus tersebut jelas, transparan,a dan diselesaikan lebih cepat. Perlu penanganan lebih serius agar tidak merugikan masyarakat dan industri keuangan secara keseluruhan. Jika tidak, hal ini dapat memengaruhi industri keuangan dan perekonomian nasional," papar Junaidi dalam keterangannya, Senin (13/1/2020).

Junaidi menekankan bahwa terdapat lima alasan Fraksi PKS mendesak pansus Jiwasraya. "Fraksi PKS sangat fokus pada kasus ini karena ada potensi kerugian hingga masalah keadilan bagi nasabah. Misalnya poin pertama adalah potensi kerugian negara yang sangat besar yaitu mencapai Rp13,7 triliun. Angka itu jauh lebih dari dua kali nilai kasus Bank Century sebesar Rp6,7 triliun. Poin kedua, dugaan masalah kejahatan terorganisir, Jiwasraya dirusak cukup rapih dari dalam, sehingga baru diketahui setelah asetnya membusuk," urainya.

Baca Juga: Skandal Mega Korupsi Jiwasraya, Pejabat BEI Ada yang Dijadikan Tersangka?

Junaidi kembali menjelaskan poin ketiga, yaitu terkait dugaan manipulasi laporan keuangan sehingga mengaburkan publik dalam menilai kinerja perusahaan. "Dugaan manipulasi laporan keuangan misalnya terlihat pada pengaturan pos cadangan premi, revaluasi properti dan nilai aset lainnya sebagai cerminan kecurangan terorganisir."

Poin keempat, kata Junaidi, "Kami menduga terdapat kelemahan pengawasan dari otoritas OJK dan Kementerian BUMN."

OJK diamanatkan untuk mengawasi lembaga keuangan nonbank, sedangkan Kementerian BUMN menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan kekayaan negara, termasuk pelaksanaan RUPS dan penetapan pejabat.

"Poin terakhir yang menjadi perhatian Fraksi PKS adalah bagaimana penyelesaian kasus Jiwasraya agar memberikan kepastian bagi 5,2 juta nasabah dan tidak merugikan mereka," tutup Junaidi

Baca Juga

Tag: PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Ahmad Junaidi Auly, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asuransi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00