Portal Berita Ekonomi Kamis, 27 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:17 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,61% terhadap Dollar AS pada level 14.025 IDR/USD.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,31% pada level 26.778.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.991.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,15% pada level 3.112.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,15% pada level 6.890.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 2,13% pada level 21.948.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,05% pada level 2.054.

Habis Gelap Terbit Terang, Apple Mulai Bangkit Lagi di China, Ini Buktinya!

Habis Gelap Terbit Terang, Apple Mulai Bangkit Lagi di China, Ini Buktinya! - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Setelah mengalami perlambatan pertumbuhan di China dalam beberapa tahun terakhir, Apple Inc mencatatan lonjakan pengiriman ponsel pintar yang signifikan bulan lalu. Musim liburan di China jadi faktor utamanya, sebab permintaan dari konsumen elektronik meningkat pesat.

Pada Desember lalu, pengiriman produsen iPhone di China tumbuh 18,7% YoY, menjadi sekitar 3,18 juta unit, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data dari Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China (CAICT).

"Peningkatan itu menunjukkan percepatan dari bulan-bulan sebelumnya yang didukung oleh rilis iPhone 11 pada September," sebut laporan Bloomberg, dikutip Selasa (14/1/2020).

Baca Juga: Analis: Apple Masih Jadi Vendor Smartphone Paling Untung 2019

Tak sampai di situ, saham pemasok Apple, AMS AG, Infineon Technologies AG, STMicroelectronics NV, dan Dialog Semiconductor Plc naik pada awal perdagangan Eropa, didukung oleh reli sektor teknologi secara keseluruhan.

Analis di Oddo menuliskan, "peningkatan penjualan iPhone di China pada Desember bersifat cukup positif untuk Apple dan pemasoknya, walau mereka kurang siap dalam jaringan dan perangkat 5G."

Apple membuat langkah besar dalam meningkatkan masa pakai baterai di perangkat iPhone 11 dan 11 Pro, namun malah menurunkan harga awal sebesar US$50.

Setelah bertahun-tahun mengalami kemandekan dalam kamera, perusahaan juga merombak kualitas gambar iPhone pada 2019, mengejar pemimpin kategori Google dan Huawei Technologies Co. Pendekatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para kritikus.

Data terbaru menegaskan fakta, iPhone 11 jauh lebih laris dari pendahulunya, terutamadi China. Lonjakan pengiriman melahirkan optimisme seputar penjualan ponsel cerdas Apple menjelang Tahun Baru Cina, yang jatuh pada akhir Januari.

Pengiriman smartphone China secara keseluruhan pada Desember turun menjadi 30 juta unit, penurunan 13,7% dibandingkan periode yang sama pada 2018, menurut CAICT.

Meski demikian, Apple masih harus berjuang keras melawan sekelompok vendor lokal yang dipimpin oleh Huawei, yang memperoleh posisi dominan pada 2019 meskipun menghadapi sanksi dan perjuangan di luar negeri.

Baca Juga

Tag: Apple Inc, iPhone OS (iOS), Smartphone, China (Tiongkok)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Mike Segar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.92 3,716.77
British Pound GBP 1.00 18,203.22 18,019.30
China Yuan CNY 1.00 2,007.16 1,986.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,088.09 13,947.91
Dolar Australia AUD 1.00 9,231.93 9,138.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,083.81 9,981.33
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,368.70 15,212.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.78 3,303.63
Yen Jepang JPY 100.00 12,779.47 12,648.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5535.694 -153.227 682
2 Agriculture 1207.532 -23.247 22
3 Mining 1368.723 -34.054 49
4 Basic Industry and Chemicals 770.392 -21.052 77
5 Miscellanous Industry 1050.866 -17.023 51
6 Consumer Goods 1799.973 -43.530 57
7 Cons., Property & Real Estate 433.140 -5.803 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 965.769 -20.170 78
9 Finance 1253.766 -51.425 92
10 Trade & Service 676.875 -5.364 168
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 75 100 25 33.33
2 ALDO 362 450 88 24.31
3 IBST 6,900 8,275 1,375 19.93
4 FORU 105 122 17 16.19
5 JAYA 71 80 9 12.68
6 SRAJ 200 222 22 11.00
7 OCAP 140 155 15 10.71
8 LRNA 154 170 16 10.39
9 ITIC 1,605 1,760 155 9.66
10 DEAL 187 204 17 9.09
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 70 50 -20 -28.57
2 CTBN 3,150 2,370 -780 -24.76
3 ALKA 396 300 -96 -24.24
4 DPNS 254 195 -59 -23.23
5 COCO 930 720 -210 -22.58
6 PICO 695 545 -150 -21.58
7 BALI 930 730 -200 -21.51
8 KPAL 140 110 -30 -21.43
9 BUKK 1,260 995 -265 -21.03
10 MAYA 8,100 6,500 -1,600 -19.75
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,480 4,130 -350 -7.81
2 MNCN 1,270 1,290 20 1.57
3 BBCA 32,100 31,450 -650 -2.02
4 TOWR 855 835 -20 -2.34
5 TLKM 3,510 3,470 -40 -1.14
6 BMRI 7,650 7,350 -300 -3.92
7 ANTM 630 600 -30 -4.76
8 DEAL 187 204 17 9.09
9 BHIT 61 59 -2 -3.28
10 PGAS 1,495 1,385 -110 -7.36