Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:01 WIB. IMF Current Account Forecast 2020 - Singapore (16,65%), Thailand (5,40%), Japan (3,33%), Vietnam (1,91%), Malaysia (1,90%), India (-2,30%), Philippines (-2,33%), USA (-2,55%), Indonesia (-2,66%)
  • 08:53 WIB. IMF Inflation Forecast 2020 - India (4,13%), Vietnam (3,80%), Indonesia (3,14%), Philippines (3,00%), China (2,43%), USA (2,39%), Malaysia (2,08%), Thailand (1,18%), Singapore (1,08%), Japan (0,20%)
  • 08:46 WIB. IMF Growth Forecast 2020 - India (7,03%), Vietnam (6,50%),  Philippines (6,18%), China (5,82%), Indonesia (5,07%), Malaysia (4,40%), Thailand (3,01%), USA (2,09%), Singapore (0,99%), Japan 0,47%)

Ekonomi Global 2020 Hadapi Banyak Rintangan, Ini 3 Biang Keroknya

Ekonomi Global 2020 Hadapi Banyak Rintangan, Ini 3 Biang Keroknya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ekonom Standard Chartered Bank (SCB) David Mann mengungkapkan bahwa 2020 akan menjadi tahun ketika ekonomi global tumbuh secara terkendali dan stabil. Artinya, ekonomi global diprediksi lebih baik dari tahun lalu.

Demikian disampaikan David saat menghadiri Global Research Briefing & Investor Forum (GRB) di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Dalam forum tersebut, SCB juga meluncurkan laporan Global Focus-Economic Outlook 2020.

"Kami memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,3%, sedikit lebih tinggi dari perkiraan kami 3,1% untuk 2019. Tiongkok kemungkinan akan stabil pada tingkat minimum yang diperlukan untuk menggandakan PDB pada 2020 dibandingkan 2010 (sesuai target resmi), sebelum melemah lebih lanjut pada 2021. Kami memprediksi ekonomi AS melambat lebih lanjut menjadi 1,8% pada 2020 dan pertumbuhan kawasan Euro tetap lemah," jelasnya.

Baca Juga: AS-Iran Berkonflik, Gak Berefek Banyak ke Ekonomi Indonesia 

Dalam laporan Global Focus–Economic Outlook 2020, dijelaskan bahwa siklus positif untuk pertumbuhan global harus melawan tiga hambatan struktural jangka panjang: utang, demografi, dan deglobalisasi.

Beban utang adalah masalah di beberapa negara besar. Peningkatan pesat dalam pinjaman pada tahun-tahun sebelumnya membantu Tiongkok mengatasi krisis keuangan global dan krisis utang Eropa. Tetapi utang yang dihasilkan akan menjadi hambatan bagi pertumbuhan di tahun-tahun mendatang.

"Tidak hanya utang, banyak negara di dunia akan mengalami tantangan pertumbuhan akibat populasi yang menua, di antaranya Jepang, Italia, Jerman, Thailand, RRT, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura," paparnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Global Akan Rebound di 2020

Selain itu, sentimen anti-globalisasi dan proteksionisme juga menjadi salah satu hambatan struktural yang signifikan. Selain ketegangan perdagangan AS-China yang telah menjadi salah satu catatan utama pemerintahan Trump, AS juga telah bergeser ke arah sikap yang lebih proteksionis sejak 2008.

"Negara-negara berkembang merupakan yang paling berisiko dari deglobalisasi lebih lanjut, setelah sebelumnya menerima manfaat terbesar dari pertumbuhan yang didorong oleh ekspor dalam dua dekade sebelumnya," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Global, Standard Chartered PLC

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Redaksi 1

Loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.40 3,619.63
British Pound GBP 1.00 17,940.84 17,756.89
China Yuan CNY 1.00 1,997.38 1,977.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,716.24 13,579.76
Dolar Australia AUD 1.00 9,469.69 9,368.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,764.94 1,747.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,189.61 10,086.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,282.63 15,129.21
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,377.55 3,341.48
Yen Jepang JPY 100.00 12,447.81 12,322.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6291.657 5.609 676
2 Agriculture 1436.608 10.657 21
3 Mining 1542.693 -4.494 50
4 Basic Industry and Chemicals 966.382 5.957 77
5 Miscellanous Industry 1234.322 -7.163 51
6 Consumer Goods 2098.874 -5.440 56
7 Cons., Property & Real Estate 485.506 -6.182 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.606 -3.939 76
9 Finance 1373.834 9.964 92
10 Trade & Service 755.643 -3.048 168
No Code Prev Close Change %
1 INDO 142 191 49 34.51
2 LRNA 117 157 40 34.19
3 OMRE 600 750 150 25.00
4 MIDI 1,150 1,430 280 24.35
5 IKAI 55 64 9 16.36
6 FORU 99 115 16 16.16
7 FITT 74 85 11 14.86
8 JMAS 690 780 90 13.04
9 PAMG 104 116 12 11.54
10 CASS 540 600 60 11.11
No Code Prev Close Change %
1 CARS 195 145 -50 -25.64
2 AMAR 480 360 -120 -25.00
3 MARI 256 193 -63 -24.61
4 ARTA 418 320 -98 -23.44
5 PBRX 376 292 -84 -22.34
6 HKMU 268 210 -58 -21.64
7 KAYU 111 89 -22 -19.82
8 BKSW 173 140 -33 -19.08
9 LMAS 196 160 -36 -18.37
10 ASSA 735 610 -125 -17.01
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,690 1,695 5 0.30
2 TLKM 3,850 3,810 -40 -1.04
3 TOWR 785 785 0 0.00
4 BBRI 4,570 4,630 60 1.31
5 BBCA 34,250 34,375 125 0.36
6 NIKL 675 670 -5 -0.74
7 LUCK 444 450 6 1.35
8 KAEF 1,205 1,180 -25 -2.07
9 BMRI 7,550 7,725 175 2.32
10 INAF 735 740 5 0.68