Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

Cemaskan 'Kesepakatan Trump', Menlu Iran: Pakta Nuklir 2015 Belum Mati

Cemaskan 'Kesepakatan Trump', Menlu Iran: Pakta Nuklir 2015 Belum Mati - Warta Ekonomi

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, kesepakatan nuklir 2015 belum mati dan ia tidak yakin apakah ada perjanjian baru yang disetujui oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Amerika Serikat tidak mengimplementasikan komitmen (kesepakatan yang ada), sekarang telah ditarik. Saya memiliki kesepakatan dengan AS dan AS menghancurkannya. Jika saya memiliki 'Kesepakatan Trump', berapa lama itu akan bertahan?" tanya Zarif pada konferensi keamanan di New Delhi, India, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (15/1/2020).

Baca Juga: PM Inggris: Ganti Pakta Nuklir 2015 dengan Kesepakatan ala Trump

Zarif menegaskan bahwa Irak tertarik pada diplomasi, tetapi tidak bernegosiasi dengan AS. Ia menambahkan bahwa pakta yang ada adalah kesepakatan terbaik yang bisa ia bayangkan.

Zarif berbicara sehari setelah Inggris, Prancis, dan Jerman secara resmi menuduh Iran melanggar ketentuan perjanjian itu, suatu langkah yang pada akhirnya bisa mengarah pada penerapan kembali sanksi-sanksi PBB. 

Ia mengatakan Iran akan menanggapi surat yang dikirim oleh tiga negara Eropa dan mengatakan masa depan pakta, yang "belum mati", bertumpu pada Eropa.

Sebelumnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meminta Trump untuk mengganti kesepakatan nuklir 2015 dengan pakta barunya sendiri untuk memastikan Iran tidak mendapatkan senjata atom. Pemerintahan Trump menarik diri dari pakta nuklir 2015 yang bertujuan untuk membatasi program nuklir Iran pada 2018 dan sejak itu memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Presiden AS dalam sebuah tweet mengatakan ia setuju dengan Johnson tentang perlunya "Kesepakatan Trump". Iran menyangkal program nuklirnya bertujuan untuk membuat bom, tetapi secara bertahap telah membatalkan komitmennya berdasarkan perjanjian 2015 sejak Amerika Serikat mundur. Teheran berpendapat bahwa tindakan Washington membenarkan tindakan yang diambilnya.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah AS membunuh komandan militer Iran Jenderal Qassem Soleimani dan di balas dengan serangan rudal oleh Iran terhadap pasukan AS di Irak. Zarif mengatakan Iran telah mengirim pesan ke Washington melalui mediator Swiss pada malam serangan rudal itu, menyebutnya sebagai tindakan pertahanan diri dalam menanggapi pembunuhan Soleimani.

Zarif mengatakan kematian komandan Iran adalah kemunduran besar dalam perang melawan ISIS. Banyak orang di wilayah itu melihat Soleimani sebagai pahlawan karena perannya dalam mengalahkan kelompok ekstrimis itu.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Mohammad Javad Zarif, Kesepakatan Nuklir Iran, Iran

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Shelma Rachmahyanti

Foto: Reuters/Carlo Allegri

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80