Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Demi RSPO, Kelembagaan Petani Sawit Perlu Digenjot!

Demi RSPO, Kelembagaan Petani Sawit Perlu Digenjot! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai asosiasi kepengurusan sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan memiliki kesamaan visi dengan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), yakni untuk menekan berkurangnya tutupan hutan, mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dari perubahan fungsi lahan, serta kepatuhan terhadap persyaratan hukum.

Dalam menetapkan sertifikasi, RSPO memperhatikan dua prinsip yang merupakan bentuk koordinasi dengan aturan sertifikasi yang ditetapkan di masing-masing negara dunia, termasuk Indonesia. Kedua prinsip tersebut berupa hukum lokal serta penelusuran jejak produksi, konsumsi, dan distribusi sawit berkelanjutan dengan menghimpun tujuh stakeholders dalam supply chain sawit yang terlibat.

Baca Juga: Negara, Swasta, dan Rakyat. Siapa Pemilik Sertifikat ISPO Terbanyak?

Mengutip data RSPO, secara keseluruhan, RSPO telah menerbitkan sertifikat terhadap 3,5 juta hektare lahan sawit di dunia. Produksi minyak sawit yang mampu dihasilkan dari lahan yang telah tersertifikasi RSPO tersebut mencapai 14,8 juta ton dengan sekitar 55,43% atau 8,2 juta ton berasal dari Indonesia.

Total luas lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia yang sudah tersertifikasi RSPO mencapai 2,05 juta hektare, termasuk di dalamnya 215.332 hektare lahan petani plasma yang melibatkan sekitar 117.673 petani serta 8.808 hektare lahan petani swadaya dengan 3.371 petani yang terlibat di dalamnya. Hingga Agustus 2019, total produksi minyak sawit petani plasma dan swadaya di Indonesia yang telah bersertifikat masing-masing mencapai 3,89 juta ton dan 179.431,46 ton.

Namun faktanya, aspek legalitas lahan dan kelembagaan petani masih menjadi faktor penghambat proses sertifikasi minyak sawit berkelanjutan tersebut di Indonesia. Meskipun demikian, pemerintah Indonesia melalui Permentan Nomor 67 Tahun 2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani menuntut petani untuk memiliki kelembagaan berbadan hukum baik dalam bentuk kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), asosiasi komoditas pertanian, maupun dewan komoditas pertanian nasional.

Hal ini dimaksudkan agar petani swadaya memiliki bargaining position yang kuat saat menjual hasil panen sawit ke PKS (pabrik kelapa sawit) dan bukan ke pedagang pengepul/tengkulak. Petani yang telah memiliki sertifikat RSPO didorong untuk menerapkan praktik budidaya yang baik (good agricultural practices/GAP) sehingga berimplikasi pada peningkatan produksi dan kesempatan untuk memperoleh harga TBS (tandan buah segar) yang lebih baik.

Baca Juga

Tag: Sawit, Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00