Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:13 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,24% pada level 3.321.
  • 23:12 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,28% pada level 29.266.
  • 23:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,15% pada level 9.375.
  • 22:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,38% terhadap Poundsterling pada level 1,3060 USD/GBP.
  • 21:40 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,13% terhadap Euro pada level 1,1109 USD/EUR.
  • 21:37 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 110,11 JPY/USD.
  • 21:35 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.547 USD/troy ounce.
  • 21:34 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,63 USD/barel.
  • 21:32 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,19 USD/barel.
  • 16:39 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,22% terhadap Dollar AS pada level 13.669 IDR/USD.
  • 16:38 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,53% terhadap Dollar AS pada level 6,90 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,81% pada level 27.985.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,41% pada level 3.052.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,05% pada level 3.245.
  • 16:29 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,02% pada level 7.573.

OJK Siapkan Aturan Baru, Kini Bank Wajib Punya Modal Minimal Rp3 Triliun

OJK Siapkan Aturan Baru, Kini Bank Wajib Punya Modal Minimal Rp3 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku bakal membuat aturan baru terkait permodalan bank di Indonesia. Hal ini dilakukan agar perbankan nasional bisa mengikuti perubahan ekosistem di luar Indonesia dan berdaya saing.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, perbankan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian sudah seharusnya memiliki permodalan yang kuat.

Baca Juga: Buntut Sengkarut Jiwasraya-Asabri, Ketua OJK Teriak: Industri Asuransi Butuh Perhatian Serius!

"Saya katakan, yang merasa tidak bisa cepat mengikuti perubahan ekosistem ini maka bisa secara sukarela harus konsolidasi," kata Heru di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dia mengungkapkan, saat ini memang sudah banyak bank yang berkonsolidasi seperti merger, tetapi tidak bisa secepat yang diharapkan. Karena itu, OJK akhirnya menerbitkan peraturan terkait konsolidasi, merger dan akusisisi. Aturan ini diterbitkan agar proses bisa lebih cepat dan bank bisa lebih cepat menyesuaikan.

Heru menuturkan, setelah aturan merger, OJK tengah memfinalisasi aturan terkait permodalan perbankan. OJK menargetkan aturan ini akan rampung dalam satu atau dua bulan ke depan.

"Untuk pendirian bank baru modalnya Rp3 triliun, ke depan OJK inginkan itu berlaku secara bertahap. Kita harapkan keluar di akhir bulan ini atau enggak bulan Februari paling lambat. Karena ini tergantung sama roll making-nya ini, kalau kita nanti nggak ngomong sama industrinya makin ribet. Kita ajak ngomong semua buku, asosiasi-asosiasi kita ajak ngomong. Jadi supaya nanti mereka siap, begitu aturannya siap kan enak jalannya," jelasnya.

Dia menegaskan, aturan teranyar ini nantinya sudah tidak lagi menyesuaikan kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) yang selama ini sudah diterapkan.

"Enggak ngomong per buku itu, pokoknya bank modal intinya minimal Rp3 triliun. Kalau yang belum Rp3 triliun kita kasih waktu nanti, secara bertahap. Satu, dua, tiga, jadi ya semua minimal tiga tahun," paparnya. Lebih jauh, katanya, peraturan modal ini nantinya juga bisa menurunkan kelas bank yang tidak bisa memenuhi ketentuan.

"Mungkin kegiatan usahanya bisa turun kelas. Kalau dia tidak mampu memenuhi aturan permodalannya," kata dia. Dia menambahkan, bisa saja bank turun kelas menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Namun, jika bank tersebut bisa melakukan merger maka regulator akan memberikan insentif.

Sekadar informasi, saat ini di Indonesia masih mengelompokan bank berdasarkan kategori BUKU. Untuk bank BUKU I modal inti kurang dari Rp1 triliun. Kemudian BUKU 2 bank dengan modal inti Rp1 triliun sampai dengan kurang dari Rp5 triliun. Lalu BUKU 3 bank dengan modal inti Rp5 triliun sampai Rp30 triliun dan BUKU 4 dengan modal inti di atas Rp30 triliun.

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perbankan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Tanayastri Dini Isna

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,658.88 3,622.09
British Pound GBP 1.00 17,846.92 17,667.98
China Yuan CNY 1.00 1,992.90 1,972.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,726.29 13,589.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,416.23 9,315.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,765.87 1,748.28
Dolar Singapura SGD 1.00 10,177.42 10,072.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,226.57 15,073.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,375.87 3,339.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,484.12 12,356.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6238.153 -6.890 675
2 Agriculture 1388.378 -28.093 21
3 Mining 1508.098 -7.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.298 -4.457 77
5 Miscellanous Industry 1225.694 1.087 51
6 Consumer Goods 2071.621 -10.989 56
7 Cons., Property & Real Estate 475.225 -5.616 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1100.084 11.364 76
9 Finance 1368.654 2.222 92
10 Trade & Service 748.831 -1.999 168
No Code Prev Close Change %
1 BAJA 65 87 22 33.85
2 GDST 68 91 23 33.82
3 KAYU 72 91 19 26.39
4 AMAR 450 560 110 24.44
5 PAMG 113 134 21 18.58
6 ASBI 256 298 42 16.41
7 SDRA 700 800 100 14.29
8 KBLV 240 270 30 12.50
9 BKSW 140 157 17 12.14
10 SINI 1,610 1,785 175 10.87
No Code Prev Close Change %
1 PADI 115 75 -40 -34.78
2 PTIS 131 86 -45 -34.35
3 AMIN 380 288 -92 -24.21
4 INDR 2,570 2,000 -570 -22.18
5 PICO 1,500 1,190 -310 -20.67
6 BISI 1,045 830 -215 -20.57
7 LTLS 615 500 -115 -18.70
8 PRDA 3,680 3,000 -680 -18.48
9 MYTX 66 54 -12 -18.18
10 SDPC 146 120 -26 -17.81
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 785 800 15 1.91
2 MNCN 1,745 1,750 5 0.29
3 LUCK 560 600 40 7.14
4 KAYU 72 91 19 26.39
5 TLKM 3,810 3,890 80 2.10
6 BBRI 4,660 4,670 10 0.21
7 TCPI 6,700 6,750 50 0.75
8 FIRE 232 248 16 6.90
9 PSAB 278 264 -14 -5.04
10 PPRO 56 60 4 7.14