Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Iran Kuat Bayar? 5 Negara Korban Pesawat Jatuh Ini Minta Uang Kompensasi

Iran Kuat Bayar? 5 Negara Korban Pesawat Jatuh Ini Minta Uang Kompensasi - Warta Ekonomi
WE Online, London -

Lima negara yang warganya meninggal ketika Iran menembak jatuh sebuah pesawat komersial Ukraina pekan lalu menuntut Teheran untuk membayar kompensasi kepada keluarga para korban. Lima negara itu adalah Kanada, Ukraina, Swedia, Afghanistan dan Inggris.

Para menteri luar negeri kelima negara itu mengatakan Iran harus membuka penyelidikan internasional yang menyeluruh, independen dan transparan terbuka untuk negara-negara yang sedang berduka.

Baca Juga: Iran Klaim Tangkap Penyebar Video Penembakan Pesawat Ukraina, Presiden Rouhani Bilang...

Sebanyak 176 orang di dalam pesawat Ukraine International Airlines meninggal ketika pesawat itu ditembak oleh rudal pada Rabu pekan lalu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran. Pesawat saat itu sedang terbang menuju Kiev, Ukraina.

Sekitar 57 dari korban adalah warga negara Kanada dan 138 lainnya terbang ke Kanada. Korban tewas juga termasuk 11 Ukraina, 17 orang dari Swedia, empat warga Afghanistan dan empat warga negara Inggris, dan sisanya warga Iran.

"Kami menilai Iran setiap hari, berdasarkan permintaan," kata Menteri Luar Negeri Kanada, Francois-Philippe Champagne, setelah pertemuan tersebut, seperti dikutip CTV News, Jumat (17/1/2020).

Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok. Dia bergabung dalam pembicaraan untuk memberikan pengarahan tentang pengalaman Belanda memimpin penyelidikan selama lima tahun atas penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 di atas wilayah udara Ukraina.

Tragedi pesawat Malaysia kala itu menewaskan 289 orang yang sebagian besar warga Belanda. Hasil penyelidikan itu menyalahkan Rusia.

Dalam tragedi pesawat komersial Ukraina, kelima negara telah menuntut Iran untuk berurusan dengan mereka dalam memberikan kompensasi kepada keluarga korban, dan memastikan investigasi yang transparan terhadap jatuhnya pesawat.

Baca Juga: Media AS Bocorkan Rekaman Video Detik-detik Pesawat Ukraina Ditembak Rudal

"Komunitas internasional mengawasi. Saya pikir kami mengambil langkah positif pertama bahwa Iran mengakui tanggung jawab penuh," kata Champagne, yang diapit empat menteri luar negeri lainnya.

"Dari pengakuan itu, jelas, mengalir konsekuensi dan kami mengharapkan dan menuntut kerja sama penuh dari otoritas Iran dalam setiap langkah layanan konsuler, identifikasi jasad, penyelidikan dan penuntutan terhadap mereka yang bertanggung jawab," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Ukraine International Airlines, Iran

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93