Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Konflik Suriah Berkepanjangan dan Makan Korban 380 Ribu Jiwa, ACT Dorong Masyarakat Turun Tangan

Konflik Suriah Berkepanjangan dan Makan Korban 380 Ribu Jiwa, ACT Dorong Masyarakat Turun Tangan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang merupakan lembaga kemanusiaan global profesional, telah dan terus mengirimkan bantuan bagi para korban konflik yang terjadi di Suriah.

Diketahui, ACT memiliki program bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian antarsesama, khususnya para korban yang terkena dampak konflik berkepanjangan. Hal ini disampaikan melalui konferensi pers "Bersama Bela Bumi Syam Suriah" pada Jumat (17/1/2020) di Gedung Menara 165.

Baca Juga: Luaskan Distribusi Air Bersih, ACT Luncurkan Water Truck Multifungsi

Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT), Syuhelmaidi Syukur menuturkan, konflik perang di Suriah telah terjadi selama hampir satu dekade, tepatnya sejak Maret 2011 dan telah menewaskan ratusan nbu jiwa warganya.

Berdasarkan data United Nations Office for The Coordination of Humanitarian Affairs (UN OCHA) dan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR), korban jiwa sejak tahun 2011-2019 adalah sebanyak 380.636 jiwa dan warga yang eksodus keluar Idlib dari Desember 2019-Januari 2020 sebanyak Iebih dari 350 ribu jiwa.

"Serangan dari pasukan pemerintah Suriah terus berlanjut di beberapa kawasan Idlib di Suriah meski adanya kesepakatan gencatan senjata 12 Januari antara Turki dan Rusia dalam konflik sembilan tahun Suriah," jelas Syuhelmaidi mendeskripsikan keberlanjutan konflik Suriah, Jumat (17/1/2020).

"Kami ingin meningkatkan kepedulian antarsesama, khususnya untuk saudara-saudara kita yang terkena dampak konflik yang berkepanjangan. Kami ingin kembali mengajak kesadaran umat bahwa pentingnya kita membantu saudara-saudara kita di bumi Syam," lanjutnya dalam paparan yang berlangsung di Menara 165 Jakarta.

Syuhelmaidi kembali menuturkan, musim dingin yang mencapai 4 derajat celcius menambah penderitaan warga Suriah. Tentunya, hal ini berdampak kepada kesehatan para pengungsi. Berdasarkan informasi yang diperoleh ACT, 80% pengungsi adalah perempuan dan anak-anak. Beberapa keluarga berlindung di masjid atau sekolah, tetapi ada pula yang di tenda dekat dengan perbatasan.

Terkait dengan kondisi yang terjadi di Suriah, serta beberapa rangkaian peristiwa yang terjadi, ACT senantiasa berupaya memberikan yang terbaik untuk kemanusiaan. Adapun sejumlah program yang disiapkan adalah 1000 paket pangan, 2000 paket roti, peralatan musim dingin (pakaian hangat, selimut, bantal, kasur, bahan bakar, dll.), emergency house seluas 24 m2, dan 10 unit bus yang bersiaga untuk memobilisasi eksodus penduduk jika terjadi serangan.

Tidak hanya di Indonesia, pihak ACT terus bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat global dalam aksi serta program kemanusiaan yang terencana, terukur, serta tepat sasaran.

Sementara itu, Presiden ACT yakni Ibnu Khajar mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama membela Bumi Syam Suriah sebagai bentuk tindakan nyata dalam menghadapi krisis kemanusiaan global.

"Hilangnya tempat tinggal, kondisi kesehatan yang memburuk, serta cuaca yang ekstrem telah menambah derita para pengungsi di Suriah. Kini, yang mereka butuhkan adalah dukungan serta bantuan dari sahabat dermawan," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Aksi Cepat Tanggap (ACT), Corporate Social Responsibility (CSR), Suriah

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bambang Ismoyo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93