Portal Berita Ekonomi Kamis, 27 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:17 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,61% terhadap Dollar AS pada level 14.025 IDR/USD.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,31% pada level 26.778.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.991.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,15% pada level 3.112.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,15% pada level 6.890.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 2,13% pada level 21.948.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,05% pada level 2.054.

OJK Dukung Proses Hukum Kasus Gagal Bayar Jiwasraya

OJK Dukung Proses Hukum Kasus Gagal Bayar Jiwasraya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung sepenuhnya proses hukum kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang sedang dilakukan Kejaksaan Agung dan pendalaman oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Kepala Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Riswinandi mengungkapkan, pihaknya siap memberikan informasi yang dibutuhkan dalam kasus tersebut.

Baca Juga: OJK Lantik 15 Pejabat Pemimpin Satuan Kerja

"Kita ketahui proses hukum di kejaksaan sedang berjalan dan BPK lakukan pendalaman terkait keuangan dan investasi di Jiwasraya. Kami di OJK siap dukung proses ini dan sediakan informasi lengkap untuk menghasilkan kesimpulan yang baik terkait perbaikan JS dan masyarakat harap bersabar," ujar Riswinandi di Jakarta, kemarin.

Dia juga mengapresiasi Kementerian BUMN selaku pemilik Jiwasraya karena bersedia bertanggung jawab dan menyelesaikan kasus gagal bayar ini. "Kita sudah dengan kementerian BUMN sebagai pemegang saham akan lakukan penyelesaian dan dikoordinasikan dengan OJK agar tidak menyimpang dengan ketentuan yang ada terkait pengusahaan indsutri keuangan asuransi," ucapnya.

Ada beberapa upaya Kementerian BUMN dalam menyelesaikan kasus gagal bayar ini. Misalnya, mencari investor baru untuk mendukung likuiditas perseroan.

"Kami dengar ada upaya undang strategic investor dan proses berjalan. Bahwa investor yang masuk ini adalah yang layak menjalankan sektor asuransi dan kita ada peran evaluasi agar investor yang masuk memang mengerti asuransi dan perlu diyakini pemegang saham yang baru ini bisa kembangkan asuransi sesuai ketentuan yang ada," jelasnya.

Selain itu, Kementerian BUMN juga berencana untuk membentuk holding asuransi khususnya di asuransi BUMN. "Ini sedang di-follow up dan OJK juga partisipasi dalam penyususna PP-nya. Nanti ada proses alih saham, pembentukan holdingnya, dan bagaimana OJK bisa mengawasinya. Kami ikut melihat bagaimana pmebentukan holding ini agar tidak menyimpang."

Upaya selanjutnya yang dilakukan Kementerian BUMN ialah perbaikan internal di tubuh Jiwasraya. "Setelah ada investor masuk, holding, dan sumber pendanaan lain nanti kita duduk bareng agar pada saat masa transasisi berjalan perusahaan ini bisa beroperasi seusai ketentuan berlaku," tutup Riswinandi.

Baca Juga

Tag: PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Asuransi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Galih Pradipta

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.92 3,716.77
British Pound GBP 1.00 18,203.22 18,019.30
China Yuan CNY 1.00 2,007.16 1,986.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,088.09 13,947.91
Dolar Australia AUD 1.00 9,231.93 9,138.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,083.81 9,981.33
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,368.70 15,212.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.78 3,303.63
Yen Jepang JPY 100.00 12,779.47 12,648.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5535.694 -153.227 682
2 Agriculture 1207.532 -23.247 22
3 Mining 1368.723 -34.054 49
4 Basic Industry and Chemicals 770.392 -21.052 77
5 Miscellanous Industry 1050.866 -17.023 51
6 Consumer Goods 1799.973 -43.530 57
7 Cons., Property & Real Estate 433.140 -5.803 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 965.769 -20.170 78
9 Finance 1253.766 -51.425 92
10 Trade & Service 676.875 -5.364 168
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 75 100 25 33.33
2 ALDO 362 450 88 24.31
3 IBST 6,900 8,275 1,375 19.93
4 FORU 105 122 17 16.19
5 JAYA 71 80 9 12.68
6 SRAJ 200 222 22 11.00
7 OCAP 140 155 15 10.71
8 LRNA 154 170 16 10.39
9 ITIC 1,605 1,760 155 9.66
10 DEAL 187 204 17 9.09
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 70 50 -20 -28.57
2 CTBN 3,150 2,370 -780 -24.76
3 ALKA 396 300 -96 -24.24
4 DPNS 254 195 -59 -23.23
5 COCO 930 720 -210 -22.58
6 PICO 695 545 -150 -21.58
7 BALI 930 730 -200 -21.51
8 KPAL 140 110 -30 -21.43
9 BUKK 1,260 995 -265 -21.03
10 MAYA 8,100 6,500 -1,600 -19.75
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,480 4,130 -350 -7.81
2 MNCN 1,270 1,290 20 1.57
3 BBCA 32,100 31,450 -650 -2.02
4 TOWR 855 835 -20 -2.34
5 TLKM 3,510 3,470 -40 -1.14
6 BMRI 7,650 7,350 -300 -3.92
7 ANTM 630 600 -30 -4.76
8 DEAL 187 204 17 9.09
9 BHIT 61 59 -2 -3.28
10 PGAS 1,495 1,385 -110 -7.36