Portal Berita Ekonomi Minggu, 07 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Kenapa Telkomsel dan IndiHome Masih Blokir Netflix? Begini Jawaban Perusahaan . . . .

Kenapa Telkomsel dan IndiHome Masih Blokir Netflix? Begini Jawaban Perusahaan . . . .

Kenapa Netflix diblokir Telkomsel dan IndiHome? Salah satu perwakilan Telkom Indonesia akhirnya buka suara untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dalam menjalin kerja sama dengan platform over-the-top (OTT) seperti Netflix, Telkom Indonesia perlu membahas kesepakatan yang membahas beberapa syarat; termasuk pembagian pendapatan dan konten.

"Selama kesepakatan kami dengan Netflix menguntungkan dan memenuhi syarat dan ketentuan, kami netral," kata Direktur Bisnis Digital Telkomsel Indonesia, Faizal Djoemadi, dikutip dari KrAsia, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga: Pengamat Bilang Langkah Nadiem Gandeng Netflix Bukan Terobosan tapi...

Baca Juga: Kenapa Netflix Belum Bisa Diakses Pakai Indihome atau Telkomsel? Begini Jawabannya . . . .

Akan tetapi, menurut Faizal, ada satu persyaratan yang tidak ingin dipenuhi oleh Netflix dan itu berkaitan dengan konten.

Faizal menjelaskan, "yaitu untuk menarik kembali konten bermasalah dalam 24 jam."

Salah satu contoh konten bermasalah ialah konten yang mengandung pornografi atau kekerasan. Peraturan yang sama ia akui juga berlaku bagi seluruh platform OTT selain Netflix, menurutnya.

"Misal, dengan HBO, jika ada keluhan publik tentang pornografi atau kekerasan, kami meminta HBO menghapus kontennya, mereka setuju," terang Faizal.

Lebih lanjut, ia mengklaim persyaratan tersebut dibuat demi memenuhi regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan jaminan kepada Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI).

"Ini bagian dari jaminan kami kepada YLKI," imbuhnya.

Di sisi lain, YLKI berpendapat tindakan pemblokiran itu berpotensi melanggar sejumlah hak konsumen, khususnya hak untuk mengakses informasi. 

Ketua YLKI, Sudaryatmo menjelaskan poin yang membuat pemblokiran tersebut merugikan konsumen, yakni jangkauan jaringan internet Telkom yang lebih luas dibanding operator lainnya. Itu artinya, konsumen tidak punya pilihan penyedia jaringan lainnya untuk dapat mengakes Netflix. 

"Kalau pemblokiran itu menghambat konsumen mendapat informasi, mestinya dapat dipersoalkan. Kenapa Telkom memblokir? Karena dia (Telkom) tahu posisi konsumen tidak bisa memilih (jaringan internet," jelas Sudaryatmo, Jakarta, Kamis (16/1/2020) kemarin.

Telkom Indonesia sudah memblokir Netflix selama empat tahun, tepatnya sejak 2016. Namun, operator telekomunikasi lain tak melakukan hal yang sama dengan Telkom.

Indihome memang sudah menjangkau 7 juta pelanggan, Telkom bahkan mengklaim jumlah itu lebih besar dibanding milik total pengguna dari Biznet serta MyRepublic. Telkomsel pun memiliki 170,9 juta pelanggan pada kuartal ketiga 2019.

Maka dapat dipastikan, jutaan pelanggan itu tak bisa mengakses Netflix tanpa menggunakan VPN.

Baca Juga

Tag: Netflix, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), IndiHome, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/Freestocks

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66