Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. Shanghai Composite - 2.747 (30/3), 2.750 (31/3), 2.734 (1/4), 2.780 (2/4), 2.763 (3/4).
  • 11:57 WIB. Nikkei 225 - 19.084 (30/3), 18.917 (31/3), 18.065 (1/4), 17.818 (2/4), 17.820 (3/4).
  • 11:55 WIB. FTSE 100 - 5.563 (30/3), 5.671 (31/3), 5.454 (1/4), 5.480 (2/4), 5.415 (3/4).
  • 11:52 WIB. Nasdaq - 7.889 (30/3), 7.813 (31/3), 7.486 (1/4), 7.635 (2/4), 7.528 (3/4).
  • 11:44 WIB. Dow Jones - 22.327 (30/3), 21.917 (31/3), 20.943 (1/4), 21.413 (2/4), 21.052 (3/4).
  • 11:42 WIB. S&P 500 - 2.626 (30/3), 2.584 (31/3), 2.470 (1/4), 2.526 (2/4), 2.488 (3/4).

Miris! Kekayaan 22 Miliarder di Dunia Lebih Besar Dibanding Kekayaan Perempuan Afrika

Miris! Kekayaan 22 Miliarder di Dunia Lebih Besar Dibanding Kekayaan Perempuan Afrika - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Time to Care merupakan program yang dibuat oleh laman Oxfam.org, sebuah organisasi nirlaba Inggris. Organisasi tersebut menuliskan sebuah laporan mengenai kesenjangan kekayaan yang dimiliki miliarder dunia yang bahkan lebih besar dibandingkan dengan kekayaan oleh hampir seluruh perempuan di Afrika.

Kondisi tersebut jelas membuat miris bagi siapapun yang mengetahuinya.

"Kekayaan ekstrem saat ini juga terbangun atas dasar seksisme. Sistem ekonomi kita dibangun oleh laki-laki kaya dan berkuasa, yang terus membuat aturan untuk menuai keuntungan besar," tulis Oxfam dalam laporannya, Senin (20/1/2020).

Laporan tersebut menyebut bahwa 2.153 miliarder di dunia memiliki kekayaan yang bahkan lebih besar dari harta 4,6 miliar penduduk dunia. Angka tersebut merupakan 60 persen dari populasi bumi!

Hal yang bikin miris lagi adalah 1 persen penduduk yang notabenenya paling kaya di dunia bahkan hanya membayarkan pajak kekayaan mereka hanya sebesar 0,5 persen. Jika dihitung-hitung, dalam 10 tahun, nilai kekayaan itu setara dengan investasi yang dibutuhkan untuk masa depan. Misalnya seperti menciptakan 117 juta pekerjaan, perawatan lansia, anak-anak, pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, laporan tersebut juga mengungkapkan kegagalan pemerintahan dunia dalam mengumpulkan potensi perpajakan melalui perusahaan konglomerasi dunia. Padahal dengan hal itu, pemerintah bias meningkatkan potensi lapangan pekerjaan untuk perempuan serta mengurangi angka kemiskinan.

Lewat hal itu juga diharapkan kesenjangan antara di kaya dan si miskin juga berkurang dan tak terpaut jauh. Namun, mirisnya lagi pemerintah dunia juga kekurangan dana dalam pelayanan public dan infrastruktur penting dalam mengurangi beban kerja perempuan.

Seperti untuk investasi dalam air dan sanitasi, pengasuhan anak, kebutuhan listrik, perawatan kesehatan. Juga menyediakan akses ke sumber air guna menyelamatkan perempuan di bagian-bagian Zimbabwe hingga empat jam kerja sehari, atau dua bulan setahun.

"Pemerintah harus memprioritaskan perawatan sama pentingnya dengan semua sektor lain untuk membangun lebih banyak ekonomi manusia yang bekerja untuk semua orang, bukan hanya sedikit yang beruntung," kata CEO Oxfam India Amitabh Behar.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: miliarder

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Quartz Africa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80