Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:54 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yen pada level 108,87 JPY/USD.
  • 09:51 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.657 USD/troy ounce.
  • 09:50 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,07 USD/barel.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,63% di awal sesi I.
  • 08:27 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,85 USD/barel.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 7,03% pada level 2.663.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 7,73% pada level 22.679.
  • 08:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 7,33% pada level 7.913.

Pengembangan Bandara Komodo Dikerjakan Swasta, Menhub Jawab: Presiden yang Minta

Pengembangan Bandara Komodo Dikerjakan Swasta, Menhub Jawab: Presiden yang Minta - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong kerja sama pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dengan pengembangan yang nantinya bakal terealisasi, diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan.

Diketahui, Kemenhub telah mengumumkan Konsorsium CAS sebagai pemenang lelang proyek Pengembangan Bandara Komodo dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada Desember 2019 lalu.

"Pak Presiden menginstruksikan saya untuk membuat iklim kompetisi antara swasta dengan BUMN. Kita harapkan Konsorsium Cardig dan Changi bisa perform sama baiknya atau lebih baik dari BUMN. Kami ingin ini dikelola secara profesional," jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan yang diperoleh, Senin (20/1/2020).

Baca Juga: Menengok Nasib Suku Komodo di Pulau Komodo

Menhub mengungkapkan, penandatanganan MoU Pengembangan Bandara Komodo dengan Konsorsium pemenang lelang akan dilaksanakan pada 7 Februari 2020, dan akan segera melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo.

Bandara Komodo akan menjadi pintu gerbang Labuan Bajo yang menjadi salah satu daerah dari lima destinasi wisata superprioritas atau 5 Bali Baru yang tengah disiapkan pemerintah.

Sebagai informasi, saat ini panjang runway Bandara Komodo 2.250 meter akan diperpanjang menjadi 2.750 meter, perluasan apron seluas 20.200 meter persegi, perluasan terminal domestik seluas 6.500 meter persegi, pembangunan terminal internasional seluas 5.538 meter persegi, pembangunan terminal kargo seluas 2.860 meter persegi, serta pembangunan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga: Genjot Jumlah Wisatawan ke NTT, Bandara Komodo Bakal Jadi Bandara Internasional

Konsorsium CAS yang beranggotakan PT Cardig Aero Service (CAS), Changi Airports International Pte Ltd (CAI), dan Changi Airports MENA Pte Ltd akan mengelola Bandara Komodo dengan target meningkatkan jumlah penumpang per tahunnya sampai dengan 4 juta penumpang dan kargo sebesar 3.500 ton pada 2044.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: komodo, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Karya Sumadi

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: BKIP Kemenhub

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,387.35 4,340.23
British Pound GBP 1.00 20,227.50 20,018.07
China Yuan CNY 1.00 2,329.48 2,304.68
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,492.05 16,327.95
Dolar Australia AUD 1.00 10,086.54 9,982.91
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.35 2,105.96
Dolar Singapura SGD 1.00 11,523.23 11,404.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,826.26 17,642.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,795.64 3,749.24
Yen Jepang JPY 100.00 15,160.92 15,005.93
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4811.827 188.398 686
2 Agriculture 983.609 47.606 22
3 Mining 1256.575 31.049 49
4 Basic Industry and Chemicals 680.711 28.193 78
5 Miscellanous Industry 757.260 20.569 51
6 Consumer Goods 1789.993 77.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 349.330 23.246 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 871.077 45.961 78
9 Finance 1027.843 37.379 92
10 Trade & Service 608.315 11.702 170
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 200 270 70 35.00
2 HKMU 91 118 27 29.67
3 KMTR 200 258 58 29.00
4 FREN 76 95 19 25.00
5 CTRA 456 570 114 25.00
6 LRNA 125 156 31 24.80
7 WIKA 910 1,135 225 24.73
8 PTPP 570 710 140 24.56
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 LPCK 482 600 118 24.48
No Code Prev Close Change %
1 INAI 430 400 -30 -6.98
2 AKSI 258 240 -18 -6.98
3 LMSH 350 326 -24 -6.86
4 EPMT 2,190 2,040 -150 -6.85
5 HRME 498 464 -34 -6.83
6 NZIA 264 246 -18 -6.82
7 JAST 470 438 -32 -6.81
8 AMAG 294 274 -20 -6.80
9 KBLI 500 466 -34 -6.80
10 DUCK 515 480 -35 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,890 3,020 130 4.50
2 REAL 82 77 -5 -6.10
3 BBCA 27,475 28,675 1,200 4.37
4 BTPS 1,805 2,230 425 23.55
5 ANTM 464 540 76 16.38
6 BBNI 4,010 4,290 280 6.98
7 FREN 76 95 19 25.00
8 PGAS 800 895 95 11.88
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 BRPT 1,000 1,000 0 0.00