Portal Berita Ekonomi Sabtu, 29 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:28 WIB. Valas - Dollar AS melemah 1,31% terhadap Yen pada level 108,15 JPY/USD.
  • 22:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.611 USD/troy ounce.
  • 22:25 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 50,50 USD/barel.
  • 22:25 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 44,69 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 2,09% terhadap Dollar AS pada level 14.318 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,42% pada level 26.129.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 3,71% pada level 2.880.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 3,10% pada level 3.015.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,52% pada level 6.624.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,67% pada level 21.142.
  • 15:42 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,30% pada level 1.987.

Kunyit, Si Kuning yang Punya Senyawa Baik Antikanker

Kunyit, Si Kuning yang Punya Senyawa Baik Antikanker - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kunyit merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain untuk keperluan memasak, kunyit juga dinilai memiliki khasiat yang menyehatkan tubuh.

Salah satu zat kimia di dalam kunyit yang menarik perhatian banyak peneliti adalah polifenol bernama diferuloylmethane. Zat kimia ini lebih dikenal dengan nama curcumin.

Baca Juga: Senyawa dalam Kunyit Bantu Obati Depresi

Sejak 1924 hingga 2018, sekitar 37 persen studi terhadap curcumin berfokus pada kanker. Salah satu studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Nutrients juga kembali menyoroti potensi curcumin dari kunyit terhadap pengobatan kanker.

Studi ini berfokus pada kanker payudara, kanker paru, kanker darah, serta kanker di sistem pencernaan. Studi ini berhasil mengungkapkan bahwa curcumin dapat memengaruhi banyak molekul yang berperan dalam kanker seperti faktor transkripsi yang berperan dalam replikasi DNA, faktor pertumbuhan, sitokin yang berperan dalam pensinyalan sel, serta protein apoptosis.

"Curcumin merupakan kandidat menjanjikan sebagai obat antikanker efektif untuk digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan obat lain," jelas tim peneliti, seperti dilansir Medical News Today.

Meski menjanjikan, ada beragam tantangan untuk membuat curcumin benar-benar bisa digunakan dalam terapi kanker. Sebagai contoh, curcumin yang dikonsumsi secara oral akan dipecah oleh tubuh menjadi metabolit.

Akibatnya, semua bahan aktif yang ada kemungkinan besar tidak akan mencapai ke tumor kanker. Oleh karena itu, peneliti harus menemukan cara agar curcumin bisa masuk ke dalam tubuh dan terhindar dari proses metabolisme.

Cara yang dilakukan peneliti adalah mengemas curcumin menjadi kapsul dengan menggunakan protein nanopartikel. Studi terhadap hewan coba tikus mengungkapkan bahwa cara ini cukup menjanjikan.

Tantangan lainnya, sebagain besar studi terhadap curcumin merupakan studi in vitro. Artinya, peneliti melakukan studi di laboratorium dengan menggunakan sel atau jaringan.

Baca Juga: Unik! Daerah Ini Gunakan Cairan Kunyit Jadi Pengganti Tinta Biru Tanda Sudah Mencoblos

Studi seperti ini memang penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, namun tidak semua studi in vitro bisa menunjukkan hasil yang serupa bila diterapkan pada manusia. Oleh karena itu, curcumin memang dapat dipandang sebagai senyawa alami bioaktif yang menjanjikan, khususnya untuk terapi beberapa jenis kanker. Akan tetapi, masih dibutuhkan beragam penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan efikasi curcumin sebagai agen antikanker.

Peneliti juga mengingatkan bahwa penggunaan curcumin tak bebas dari risiko efek samping. Beberapa risiko efek samping penggunaan curcumin adalah mual, diare, sakit kepala, dan tinja berwarna kuning.

"Selain itu, curcumin juga menunjukkan bioavailabilitas yang kurang baik akibat penyerapan rendah, metabolisme yang cepat, dan eliminasi sistemik yang membatasi efikasinya dalam terapi penyakit," kata tim peneliti.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Rempah-rempah, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Unsplash/Taylor Kiser

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.97 3,773.23
British Pound GBP 1.00 18,437.93 18,248.81
China Yuan CNY 1.00 2,042.08 2,021.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,305.17 14,162.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,384.19 9,287.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.82 1,816.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,239.92 10,134.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,719.95 15,562.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.87 3,356.12
Yen Jepang JPY 100.00 13,084.40 12,953.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5452.704 -82.990 682
2 Agriculture 1156.743 -50.789 22
3 Mining 1339.068 -29.655 49
4 Basic Industry and Chemicals 758.761 -11.631 77
5 Miscellanous Industry 989.388 -61.478 51
6 Consumer Goods 1742.939 -57.034 57
7 Cons., Property & Real Estate 427.133 -6.007 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 956.774 -8.995 78
9 Finance 1249.335 -4.431 92
10 Trade & Service 671.288 -5.587 168
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 134 179 45 33.58
2 KPAL 110 143 33 30.00
3 MTSM 170 220 50 29.41
4 COCO 720 895 175 24.31
5 NICK 278 342 64 23.02
6 VRNA 100 120 20 20.00
7 MEGA 5,400 6,400 1,000 18.52
8 JECC 5,700 6,575 875 15.35
9 RALS 900 1,035 135 15.00
10 DWGL 260 296 36 13.85
No Code Prev Close Change %
1 REAL 96 64 -32 -33.33
2 BBMD 2,340 1,755 -585 -25.00
3 ZONE 486 368 -118 -24.28
4 LMSH 204 157 -47 -23.04
5 LMAS 74 58 -16 -21.62
6 STTP 10,000 8,000 -2,000 -20.00
7 DMMX 149 120 -29 -19.46
8 JMAS 620 500 -120 -19.35
9 HDIT 595 482 -113 -18.99
10 CAMP 262 214 -48 -18.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,130 4,190 60 1.45
2 MNCN 1,290 1,285 -5 -0.39
3 BBCA 31,450 31,450 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,490 20 0.58
5 PGAS 1,385 1,280 -105 -7.58
6 BMRI 7,350 7,275 -75 -1.02
7 ANTM 600 575 -25 -4.17
8 UNVR 7,150 6,825 -325 -4.55
9 TOWR 835 805 -30 -3.59
10 ASII 5,950 5,525 -425 -7.14