Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Iran Akan Seret Trump ke ICC Terkait Pembunuhan Soleimani

Iran Akan Seret Trump ke ICC Terkait Pembunuhan Soleimani
WE Online, Teheran -

Pemerintah Iran telah menyatakan niatnya untuk mengajukan tuntutan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag. Tuntutan akan diajukan karena militer Amerika membunuh komandan pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassem Soleimani, melalui serangan drone di Baghdad 3 Januari lalu.

"Kami bermaksud untuk mengajukan tuntutan hukum di Republik Islam (Iran), Irak, dan Pengadilan Den Haag (ICC) terhadap militer, pemerintah Amerika dan terhadap Trump," kata juru bicara otoritas kehakiman Iran, Gholamhossein Esmaeili.

Baca Juga: Jaksa Agung AS: Trump Punya Hak Perintahkan Bunuh Soleimani

"Tidak ada keraguan bahwa militer AS telah melakukan tindakan teroris untuk membunuh Komandan Garda Jenderal Soleimani dan Komandan Kedua Unit Mobilisasi Populer (PMU) Abu Mahdi al-Muhandis," lanjut Esmaeili, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (21/1/2020).

Sejak pembunuhan terhadap Soleimani, para pemimpin Iran bersumpah untuk balas dendam politik, militer, dan hukum atas apa yang mereka gambarkan sebagai pembunuhan di luar hukum terhadap salah satu pahlawan militer terbesar mereka. Gelombang pertama serangan balas dendam telah dilakukan Iran hampir seminggu setelah pembunuhan Soleimani, di mana Pangkalan Udara Ain Al-Asad di Irak yang digunakan militer AS dihantam belasan rudal balistik.

Pembunuhan AS terhadap Soleimani dan respons Iran dipandang oleh beberapa analis sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Irak dan pelanggaran hukum internasional. Aksi saling serang itu dilakukan tanpa persetujuan pemerintah di Baghdad. Keberadaan Jenderal Soleimani di Baghdad pada saat pembunuhannya diyakini atas undangan pemerintah Irak untuk membahas peningkatan eskalasi di kawasan tersebut.

Ada narasi yang saling bertentangan terkait pembunuhan Soleimani oleh AS. Presiden Trump telah di bawah tekanan untuk menjelaskan alasan memerintahkan pembunuhan jenderal paling terkenal di Iran itu. Narasi resmi pemerintah Trump adalah bahwa Soleimani memberikan "ancaman segera" kepada AS dan berencana menyerang empat kedutaan besar Amerika. Namun, penjelasan ini tidak meyakinkan semua orang, apalagi anggota Kongres Demokrat dan Pentagon.

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, telah melemparkan keraguan lebih lanjut atas narasi resmi itu dengan mengakui bahwa ia tidak melihat bukti spesifik berkaitan dengan rencana serangan terhadap empat kedutaan Amerika di Timur Tengah. Trump bereaksi terhadap ketidakmampuannya untuk meyakinkan para pengkritiknya dengan menyarankan bahwa alasan untuk membunuh Soleimani tidak penting karena catatan masa lalunya. "Itu tidak terlalu penting karena masa lalunya yang mengerikan!," kata Trump di Twitter.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Qassem Soleimani, Donald Trump, Iran, Amerika Serikat (AS), International Criminal Court (ICC)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Shelma Rachmahyanti

Foto: AFP

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66