Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,07% di akhir sesi I.
  • 08:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Euro pada level 1,1075 USD/EUR.
  • 08:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Yen pada level 107,44 JPY/USD.
  • 08:19 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,21% pada level 3.029.
  • 08:18 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,58% pada level 25.400.
  • 08:18 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,46% pada level 9.368.
  • 08:17 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.713 USD/troy ounce.
  • 08:16 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,93 USD/barel.
  • 08:15 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,25 USD/barel.

Senator DPD RI Dilaporkan Karena 'Ngaku-Ngaku' Jadi Raja Majapahit

Senator DPD RI Dilaporkan Karena 'Ngaku-Ngaku' Jadi Raja Majapahit

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, dilaporkan ke Polda Bali. Arya Weda, sapaan akrabnya, dilaporkan dalam kasus dugaan pelecehan terhadap sulinggih (pendeta Hindu) dan memalsukan identitas karena mengaku sebagai Raja Majapahit.

Arya Weda dilaporkan oleh sejumlah tokoh yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Bali yang diwakili oleh I Gusti Agung Ngurah Nyoman Juniartha dan Ida Bagus Susesa.

Dalam laporannya, sejumlah barang barang bukti dilampirkan seperti satu keeping CD yang berisikan konten video pelecehan Sulinggih di Bali oleh Arya Weda. Selain itu juga dilampirkan bukti berupa satu lembar print out screenshoot akun Facebook Arya Weda dan satu lembar print out scrennshoot postingan atau unggahan Arya Weda.

Baca Juga: Banyak yang Mengklaim Jadi Raja, Rocky: Mereka Meniru Jokowi, Sudah Presiden Ingin Juga Jadi Raja

Juru bicara Aliansi Masyarakat Peduli Bali, Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Bali, I Gusti Ngurah Harta menjelaskan, pelaporan Arya Weda dalam kerangka untuk meluruskan fakta sejarah Bali, bukan faktor suka atau tidak suka.

“Pelaporan ini kami lakukan untuk meluruskan fakta sejarah dan memberikan pelajaran kepada Arya Weda. Ini bukan persoalan suka atau tidak suka. Dalam videonya yang beredar luas di sosial media, Arya Weda mendoakan para Sulinggih yang tak benar supaya cepat mati,” katanya, Selasa, 21 Januari 2020.

Ngurah Harta melanjutkan sulinggih merupakan simbol agama Hindu Bali. Apa yang telah dilakukan oleh Arya Weda menurutnya telah melecehkan simbol-simbol Hindu Bali.

“Jika ini tak diluruskan, maka akan timbul perpecahan dan permusuhan. Dia bukan ahli agama dan tak paham tentang Hindu Bali. Sulinggih itu simbol Hindu yang disucikan,” kata Ngurah Harta seraya mengatakan jika Arya Weda mengatakan hal itu dalam video sebagaimana direkam dalam sebuah acara ulang tahun sebuah yayasan di Sesetan, Denpasar Selatan.

Tak hanya itu, Ngurah Harta juga menyebut agar klaim Arya Weda sebagai Raja Majapahit juga perlu diluruskan. Menurutnya, tak ada keturunan Raja Majapahit di Bali.

Ia menegaskan ada banyak sekali puri atau kerajaan di Bali. Namun, tak ada satu pun yang mengaku keturunan Raja Majapahit. Klaim Arya Weda sebagai Raja Majapahit Bali dianggap Ngurah Harta sebagai pengaburan sejarah.

"Pengakuan sebagai raja oleh Arya Weda ini lebih keras dari pengakuan raja-rajaan di Jawa yang sempat ramai dibicarakan belakangan ini. Tidak ada keturunan Majapahit di Bali. Kalau Majapahit menaruh orangnya pada zaman dulu ketika Bali dikalahkan, iya,” katanya.

Arya Weda sendiri menanggapi santai laporan yang dilakukan sejumlah tokoh ke Polda Bali itu. Menurutnya, apa yang dilakukannya memiliki argumentasi logis yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Tidak jadi soal mereka melaporkan saya. Itu hak mereka. Tetapi tentu saya punya argumentasi dan landasan sejarah. Saya tak pernah mengklaim sebagai raja. Kalau orang lain yang memberikan gelar itu kan biasa itu,” kata Arya Weda.

Penyebutannya sebagai Raja Majapahit, Arya Weda melanjutkan, bukan dia yang melakukan klaim. Gelar itu, kata dia, diberikan kepadanya. Ia menuding balik jika banyak masyarakat yang memahami sejarah tentang para leluhurnya. Ia tak bisa menghalangi jika ada masyarakat yang memanggilnya dengan sebutan raja. Sebab, itu adalah hak mereka.

“Itu kan gelar yang diberikan kepada saya. Saya menanggapinya biasa saja. Mungkin karena saya banyak membantu masyarakat, jadi itu dipersoalkan. Saya memiliki garis leluhur yang jelas silsilahnya. Beliau adalah pendiri Kerajaan Badung sekaligus Raja Badung pertama yakni I Gusti Tegeh Kory yang merupakan keturunan Raja Majapahit,” katanya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: bali seminyak sejahtera

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Https://www.rentalmobilbali.net/harga-tiket-masuk-desa-penglipuran/

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13