Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,52% di awal sesi I.
  • 08:51 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 1,13% pada level 2.978
  • 08:36 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 1,54% pada level 26.480
  • 08:34 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,80% pada level 3.133
  • 08:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Yuan pada level 7,0244 CNY/USD
  • 08:22 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,13% terhadap Dollar AS pada level 13.905 IDR/USD
  • 08:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 110,18 JPY/USD
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2988 USD/GBP
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Euro pada level 1,0872 USD/EUR
  • 07:38 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 54,95 USD/barel
  • 07:37 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 50,27 USD/barel
  • 07:37 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.640 USD/troy ou ce
  • 07:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 1,10% pada level 22.357
  • 07:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 1,85% pada level 2.064
  • 07:15 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 3,03% pada level 3.128

Gandeng CEIA, PLN Komitmen Kembangkan Inovasi Produk Energi Terbarukan

Gandeng CEIA, PLN Komitmen Kembangkan Inovasi Produk Energi Terbarukan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan setrum pelat merah, PT PLN (Persero), menandatangani Nota Kesepahaman Asistensi Teknis Inovasi Produk Energi Baru Terbarukan untuk Sektor Komersial dan Industri, dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) yang diwakili oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia.

Diketahui, adanya kerja sama ini guna mengembangkan berbagai inovasi produk energi baru terbarukan (EBT), khususnya bagi PLN di Indonesia. Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa PLN berperan aktif dalam gerakan global pengurangan emisi karbon dengan mengoptimalisasi penggunaan pembangkit EBT. 

Baca Juga: Solar Mahal, PLN Lebih Pilih Gas

Darmawan kembali menuturkan, berdasarkan data miliknya, hingga Desember 2019, PLN telah mengoperasikan pembangkit EBT sebesar 7.681 Megawatt (MW). Ke depan, PLN juga akan terus mendorong penggunaan EBT hingga lebih dari 15.000 MW pada tahun 2028.

"Dalam rangka mengembangkan kapasitas dan kemanfaatan renewable energy, PLN dan CEIA Indonesia bekerja sama melakukan studi dan penelitian terkait renewable energy certificate yang sesuai dengan lanskap ketenagalistrikan di Indonesia. Kami juga mengkaji potensi permintaan renewable energy di sektor komersial dan industri," papar Darmawan usai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Renewable energy certificate ini akan menjadi salah satu produk layanan PLN ked epan guna mendukung perkembangan penggunaan EBT di Indonesia, di mana banyak perusahaan multinasional yang memiliki komitmen kuat untuk berpartisipasi menggunakan EBT dengan standar dan kualifikasi internasional.

"Melalui Nota Kesepahaman PLN dan CEIA Indonesia, kami berharap apa yang menjadi standar kualifikasi yang diharapkan pelanggan dapat dipenuhi oleh PLN sehingga partisipasi dari banyak pelanggan PLN terhadap penggunaan renewable energy makin meningkat," kata Darmawan.

Direktur WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, selaku perwakilan CEIA Indonesia menambahkan, pihaknya akan melakukan pendampingan teknis lain seperti penyiapan standar sistem pelacakan atribut energi atau yang dikenal sebagai renewable energy attribute tracking system

"Termasuk dalam hal ini adalah sistem pencatatan, pelaporan, dan pengakuan atas kepemilikan sesuai standar internasional," jelas Nirarta.

Renewable energy attribute tracking system adalah suatu platform perdagangan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penjual dan pembeli yang terlibat dalam pasar renewable energy certificate. Setiap renewable energy certificate yang dikeluarkan oleh sistem ini mencakup informasi spesifik mengenai atribut energi baru terbarukan yang diwakilinya.

Baca Juga

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Energi Listrik, Energi Baru Terbarukan (EBT), World Resources Institute (WRI) Indonesia

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bambang Ismoyo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35