Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:21 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,57 USD/barel.
  • 16:20 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,49 USD/barel.
  • 16:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1656 USD/EUR.
  • 16:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2742 USD/GBP.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,82% pada level 23.311.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 2,59% pada level 2.272.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,11% pada level 23.087.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,72% pada level 3.223.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.456.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,77% pada level 5.853.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,23% terhadap Yuan pada level 6,82 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.890 IDR/USD.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 105,32 JPY/USD.
  • 16:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.853 USD/troy ounce.

Gali Lubang Tutup Lubang, Garuda Tambal Utang Rp6,8 Triliun dengan Utang Baru

Gali Lubang Tutup Lubang, Garuda Tambal Utang Rp6,8 Triliun dengan Utang Baru
WE Online, Jakarta -

PT Garuda Indonesia Tbk memiliki utang jatuh tempo pada Mei 2020 sebesar US$500 juta atau setara Rp6,8 triliun, bila mengacu kurs Rp13.632 per dolar Amerika Serikat.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengklaim telah memiliki berbagai strategi untuk menghadapi utang jatuh tempo tersebut. Dia mengatakan, salah satu strategi yang ideal dan biasa dilakukan adalah dengan melakukan negosiasi untuk mencari utang baru.

Selain itu, adalah dengan melibatkan atau menyewa negosiator maupun konsultan di luar perseroan untuk mendapat harga yang lebih bagus.

Baca Juga: Duo Nahkoda Baru Garuda Bergaji Dobel, Jumlahnya Bikin Ngiler

"Kalau perlu kita hire konsultan, kalau udah begini perlu hire negotiated yang kuat. Kita perlu melibatkan di luar Garuda untuk memastikan kita mendapat harga yang lebih bagus," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Di samping itu, Irfan melanjutkan, cara yang paling memungkinkan untuk menghadapi utang tersebut adalah dengan melakukan efisiensi. Salah satunya adalah dengan menekan biaya leasing pesawat. Sebab, dikatakannya, biaya leasing tersebut merupakan yang terbesar selain harga avtur.

"Kalau kita bisa menekan biaya di leasing, profit kita bisa naik, profit kita ini bisa kita pakai untuk mengurangi utang. Sehingga pada titik tertentu kita bisa utang lagi, circle-nya seperti itu," ungkap dia.

Baca Juga: Sang Dirut Baru Garuda Sudah Siapkan Senjata Pamungkas Berantas Isu Gundik

Meski begitu, dia memastikan, berbagai jurus tersebut dilakukan dengan tidak mengurangi perhatian manajemen terhadap kualitas pelayanan maupun keamanan penerbangan Garuda yang selama ini dikenal memang sudah kuat. Dia pun berani memberikan jaminan terhadap hal itu.

"Tapi teman-teman sekalian perlu dipahami kita selalu berupaya mengurangi utang tersebut dengan cara membuat perusahaan ini profitable. Karena kalau tidak profit, utang malah jadi meningkat," paparnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: F. Lancelot

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,005.48 3,965.52
British Pound GBP 1.00 19,107.21 18,915.60
China Yuan CNY 1.00 2,203.70 2,181.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,023.75 14,874.26
Dolar Australia AUD 1.00 10,603.76 10,496.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.55 1,919.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,941.48 10,831.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,522.20 17,343.39
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,604.55 3,564.40
Yen Jepang JPY 100.00 14,249.98 14,106.85
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4842.756 -75.199 707
2 Agriculture 1114.498 -32.542 24
3 Mining 1309.152 -26.578 47
4 Basic Industry and Chemicals 692.079 -9.599 80
5 Miscellanous Industry 834.567 -6.410 53
6 Consumer Goods 1806.077 -30.409 60
7 Cons., Property & Real Estate 338.423 -1.783 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 798.938 -15.341 79
9 Finance 1040.721 -17.068 94
10 Trade & Service 618.909 -8.141 175
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 74 92 18 24.32
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 LRNA 127 149 22 17.32
4 BOSS 81 92 11 13.58
5 DFAM 326 370 44 13.50
6 DEAL 141 160 19 13.48
7 DAYA 520 590 70 13.46
8 CENT 130 143 13 10.00
9 PLIN 2,500 2,740 240 9.60
10 GGRP 302 330 28 9.27
No Code Prev Close Change %
1 NFCX 1,945 1,810 -135 -6.94
2 AMIN 260 242 -18 -6.92
3 SKBM 318 296 -22 -6.92
4 SOHO 12,650 11,775 -875 -6.92
5 ENZO 87 81 -6 -6.90
6 DMMX 175 163 -12 -6.86
7 TINS 730 680 -50 -6.85
8 MTPS 438 408 -30 -6.85
9 AKSI 380 354 -26 -6.84
10 DOID 234 218 -16 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,080 3,030 -50 -1.62
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 BBCA 27,525 27,225 -300 -1.09
4 DEAL 141 160 19 13.48
5 BBNI 4,420 4,330 -90 -2.04
6 PURA 136 138 2 1.47
7 BMRI 5,200 5,075 -125 -2.40
8 TLKM 2,800 2,730 -70 -2.50
9 PGAS 1,005 960 -45 -4.48
10 BRIS 750 725 -25 -3.33