Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:41 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,33% pada level 23.269
  • 07:39 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,18% pada level 2.212
  • 07:38 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,29% pada level 3.370
  • 07:37 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,56% pada level 29.232
  • 07:35 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,02% pada level 9.732

Waspada, Pakar Bilang Virus Korona Mudah Infeksi Orang dengan Sistem Imun Lemah

Waspada, Pakar Bilang Virus Korona Mudah Infeksi Orang dengan Sistem Imun Lemah - Warta Ekonomi
WE Online, Sleman -

Masyarakat dunia digemparkan kemunculan virus korona di China yang dilaporkan menginfeksi ratusan orang dan kematian puluhan orang. Virus malah telah menyebar ke Amerika Serikat, Jepang, Thailand, Taiwan, Korea Selatan dan Singapura.

Kepala Divisi Pulmonologi dan Penyakit Kritis RSUP Dr Sradjito ini, dr Sumardi mengatakan, corona dapat menimbulkan efek serius orang yang memiliki penyakit kronis seperti jantung, diabetes, liver, kanker dan lain-lain. Kelompok itu memiliki imunitas rendah, sehingga rentan kena serangan virus. Serangan kepada mereka yang sistem imunnya lemah bisa mengakibatkan infeksi saluran pernapasan bawah yang lebih serius, bahkan kematian.

Baca Juga: Komisi IX DPR RI Respons Teror Virus Korona: Pemerintah Harus Aktif Beri Informasi

Virus corona yang menginfeksi manusia umumnya memunculkan gejala seperti flu, batuk, demam dan sakit kepala. Kepada orang dengan daya tahan tubuh kuat, gejala ini biasanya akan hilang atau sembuh dalam waktu tidak lama.

"Sama persis seperti orang flu, sehingga kadang membuat bingung, tapi pada hari kedua masih demam dan tiba-tibak sesak nafas harus segera dibawa ke rumah sakit," kata Sumardi, akhir pekan kemarin.

Virus corona yang muncul di Wuhan, China, kata Sumardi, merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pernafasan seperti SARS dan MERS. Virus ini bisa dijumpai di hewan seperti musang, unta dan kelelawar. Tidak cuma menginfeksi hewan, virus ini bisa menular dari hewan ke manusia serta dapat menular antarmanusia.  

Penyebaran virus corona antar manusia terjadi melalui sejumlah cara. Seperti melalui udara dengan batuk, kontak dengan berjabat tangan atau menyentuh benda dengan virus di atasnya.

"Virus corona ini baru muncul 2002 pada kasus SARS dan MERS pada 2012. Saat ini yang muncul bukan virus baru, tapi virus corona yang telah bermutasi dan karena mutasi jadi lebih berbahaya," ujar Sumardi.

Hingga kini, belum ditemukan obat untuk virus corona. Namun, tubuh dengan imunitas kuat dapat melawan virus, sedangkan kepada orang dengan penyakit kronis, pengobatan bisa dilakukan dengan terapi suportif.

"Misal, pada pasien jantung dengan memasang alat pacu jantung agar jantungnya tidak berhenti, dan untuk pasien penyakit paru dipasang ventilator untuk memberikan bantuan nafas," kata Sumardi.

Sumardi menyebut, tidak pernah ditemukan kasus virus corona di Tanah Air. Meski begitu, antisipasi pencegahan dan penyebaran virus corona perlu dilakukan pemerintah dengan memperketat pemeriksaan kesehatan.

Seperti di bandara-bandara dan di pelabuhan-pelabuhan seluruh Indonesia. Terlebih, saat ini virus corona tidak cuma berada di Asia Timur, Amerika atau Eropa, tapi telah menjangkit hingga ke Singapura.

"Harus ada isolasi, pergi ke Singapura harus sangat dibatasi, terutama pada warga Batam yang mudah ke luar masuk Singapura lewat pelabuhan, masyarakat Batam harus diberitahu risiko penularan corona ini," ujar Sumardi.

Namun, Pakar Penyakit Dalam Spesialis Paru-Paru FKKMK UGM ini mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap tenang. Artinya, tidak perlu khawatir secara berlebihan sambil terus menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

"Virus corona ini bisa menyerang siapa saja segala usia, tapi risiko lebih besar pada orang dengan daya tahan tubuh lemah," kata Sumardi.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Wabah Pneumonia, Pneumonia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Fikri Yusuf

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,664.68 3,628.02
British Pound GBP 1.00 17,863.57 17,684.46
China Yuan CNY 1.00 1,966.09 1,946.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,744.38 13,607.62
Dolar Australia AUD 1.00 9,189.49 9,096.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.61 1,751.84
Dolar Singapura SGD 1.00 9,882.36 9,782.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,879.67 14,730.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,315.09 3,278.94
Yen Jepang JPY 100.00 12,525.64 12,398.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5886.962 19.439 682
2 Agriculture 1295.899 0.555 22
3 Mining 1424.772 12.193 49
4 Basic Industry and Chemicals 875.102 15.947 77
5 Miscellanous Industry 1078.627 3.172 51
6 Consumer Goods 1908.034 2.274 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.842 6.655 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1013.789 6.991 78
9 Finance 1335.244 -4.630 92
10 Trade & Service 702.943 2.497 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 178 240 62 34.83
2 DWGL 190 256 66 34.74
3 MTSM 154 206 52 33.77
4 DEAL 86 110 24 27.91
5 DNAR 165 210 45 27.27
6 NZIA 380 454 74 19.47
7 DIGI 1,700 2,020 320 18.82
8 WAPO 82 96 14 17.07
9 ASBI 256 298 42 16.41
10 GMTD 16,375 19,000 2,625 16.03
No Code Prev Close Change %
1 MINA 108 71 -37 -34.26
2 FORU 107 81 -26 -24.30
3 AYLS 354 272 -82 -23.16
4 SOTS 290 228 -62 -21.38
5 OKAS 108 91 -17 -15.74
6 PICO 945 805 -140 -14.81
7 PANI 93 80 -13 -13.98
8 REAL 138 120 -18 -13.04
9 INDO 111 97 -14 -12.61
10 AMAR 346 304 -42 -12.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,495 -10 -0.66
2 TOWR 880 875 -5 -0.57
3 REAL 138 120 -18 -13.04
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 AYLS 354 272 -82 -23.16
6 DEAL 86 110 24 27.91
7 BBRI 4,470 4,400 -70 -1.57
8 TCPI 6,675 6,975 300 4.49
9 TLKM 3,610 3,620 10 0.28
10 PGAS 1,495 1,505 10 0.67