Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:41 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,33% pada level 23.269
  • 07:39 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,18% pada level 2.212
  • 07:38 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,29% pada level 3.370
  • 07:37 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,56% pada level 29.232
  • 07:35 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,02% pada level 9.732

Platform Pemantau Kesehatan Kanada Ini Sebut Bisa Lacak Virus Korona Lebih Cepat

Platform Pemantau Kesehatan Kanada Ini Sebut Bisa Lacak Virus Korona Lebih Cepat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pada 6 Januari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan CDC menyampaikan, Novel 201 Coronavirus (2019 n-Cov) kemungkinan besar bersumber dari hewan di pasar seafood Huanan. Rilis tersebut dinilai lamban, sebab platform pemantauan kesehatan dari Kanada bernama BlueDot telah menyampaikan informasi itu kepada pelanggannya sejak 31 Desember 2019.

BlueDot menggunakan algoritma berteknologi Artificial Intelligence (AI) beroperasi dengan menjelajahi laporan berita berbahasa asing tentang jaringan penyakit hewan dan tumbuhan. Lalu hasil data itu difungsikan untuk memberi peringatan dini dan mengimbau masyarakat menghindari zona berbahaya seperti Wuhan.

Baca Juga: Begitu Cepat! Seperti Apa Proses Penyebaran Virus Korona?

"Kami tahu bahwa pemerintah mungkin tidak dapat diandalkan untuk memberikan informasi secara tepat waktu, kita dapat mengambil berita tentang kemungkinan wabah, dari forum atau blog tentang indikasi dan beberapa peristiwa yang terjadi secara tidak wajar, " kata Kamran Khan, pendiri dan CEO BlueDot, dilansir Wired, Minggu (26/1/2020).

Khan mengatakan, metode algoritma tidak mengacu pada unggahan di media sosial karena data itu terlalu semrawut. Tetapi platformnya memiliki akses ke data tiket maskapai global, yang dapat membantu memprediksi ke negara mana dan kapan virus akan menyebar.

Benar saja, apa yang diramalkan BlueDot terbukti bahwa virus itu meluas Bangkok, Seoul, Taipei, dan Tokyo dalam beberapa hari setelah kemunculan awal virus. Khan yang bekerja sebagai spesialis penyakit menular rumah sakit di Toronto selama epidemi SARS tahun 2003, memang terobsesi menemukan cara yang lebih baik untuk melacak penyakit.

"Jadi, saya merasa sedikit deja vu sekarang. Pada tahun 2003, saya menyaksikan virus SARS membanjiri kota Toronto dan melumpuhkan rumah sakit. Ada banyak kelelahan mental dan fisik, dan saya berpikir jangan sampai ini terulang," kata Khan.

Setelah menguji beberapa program prediktif, Khan meluncurkan BlueDot pada 2014 dan mengumpulkan 9,4 juta dollar AS sebagai modal ventura. Perusahaan ini sekarang memiliki 40 karyawan, terdiri dari dokter dan programer yang merancang program analitik pengawasan penyakit.

BlueDot menggunakan pemrosesan bahasa dan teknik pembelajaran mesin untuk menyaring laporan berita dalam 65 bahasa, bersama dengan data maskapai dan laporan wabah penyakit hewan. Setelah penyaringan data selesai, dilanjutkan analisa oleh para ahli secara manual.

Menurut Khan, para ahli epidemiologi akan memeriksa apakah kesimpulan data itu masuk akal dari sudut pandang ilmiah atau tidak. Setelah dianggap masuk akal dari sudut pandang ilmiah, laporan BlueDot kemudian dikirim ke pejabat kesehatan masyarakat di berbagai negara termasuk AS dan Kanada, maskapai penerbangan, dan rumah sakit. BlueDot tidak menjual data mereka kepada masyarakat umum.

Sebelumnya, BlueDot juga berhasil memprediksi lokasi wabah Zika di Florida Selatan dalam publikasi di jurnal medis Inggris The Lancet. Nah pertanyaan berikutnya, apakah BlueDot terbukti berhasil memprediksi tentang virus n-Cov? Kita lihat nanti.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Unsplash/Per Lööv

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,664.68 3,628.02
British Pound GBP 1.00 17,863.57 17,684.46
China Yuan CNY 1.00 1,966.09 1,946.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,744.38 13,607.62
Dolar Australia AUD 1.00 9,189.49 9,096.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.61 1,751.84
Dolar Singapura SGD 1.00 9,882.36 9,782.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,879.67 14,730.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,315.09 3,278.94
Yen Jepang JPY 100.00 12,525.64 12,398.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5886.962 19.439 682
2 Agriculture 1295.899 0.555 22
3 Mining 1424.772 12.193 49
4 Basic Industry and Chemicals 875.102 15.947 77
5 Miscellanous Industry 1078.627 3.172 51
6 Consumer Goods 1908.034 2.274 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.842 6.655 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1013.789 6.991 78
9 Finance 1335.244 -4.630 92
10 Trade & Service 702.943 2.497 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 178 240 62 34.83
2 DWGL 190 256 66 34.74
3 MTSM 154 206 52 33.77
4 DEAL 86 110 24 27.91
5 DNAR 165 210 45 27.27
6 NZIA 380 454 74 19.47
7 DIGI 1,700 2,020 320 18.82
8 WAPO 82 96 14 17.07
9 ASBI 256 298 42 16.41
10 GMTD 16,375 19,000 2,625 16.03
No Code Prev Close Change %
1 MINA 108 71 -37 -34.26
2 FORU 107 81 -26 -24.30
3 AYLS 354 272 -82 -23.16
4 SOTS 290 228 -62 -21.38
5 OKAS 108 91 -17 -15.74
6 PICO 945 805 -140 -14.81
7 PANI 93 80 -13 -13.98
8 REAL 138 120 -18 -13.04
9 INDO 111 97 -14 -12.61
10 AMAR 346 304 -42 -12.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,495 -10 -0.66
2 TOWR 880 875 -5 -0.57
3 REAL 138 120 -18 -13.04
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 AYLS 354 272 -82 -23.16
6 DEAL 86 110 24 27.91
7 BBRI 4,470 4,400 -70 -1.57
8 TCPI 6,675 6,975 300 4.49
9 TLKM 3,610 3,620 10 0.28
10 PGAS 1,495 1,505 10 0.67