Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,61% di awal sesi I.
  • 08:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,56% pada level 3.022
  • 08:54 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 1,18% pada level 26.985
  • 08:52 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yuan pada level 7,0357 CNY/USD
  • 08:24 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,24% terhadap Dollar AS pada level 13.800 IDR/USD 
  • 08:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 111,59 JPY/USD
  • 08:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2947 USD/GBP 
  • 08:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Euro pada level 1,0827 USD/EUR
  • 08:19 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,68 USD/barel
  • 08:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,86 USD/barel
  • 08:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.664 USD/troy ounce
  • 08:16 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,65% pada level 3.160
  • 08:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 2,75% pada level 2.103

Tidak Ada Ceritanya Produk Impor China Tularkan Virus Corona

Tidak Ada Ceritanya Produk Impor China Tularkan Virus Corona - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah baju dan buah-buahan impor dari China yang masuk ke Indonesia menjadi sumber penularan virus corona (2019-NcoV). Sebab, penularan virus tersebut belum diketahui hingga saat ini.

"Tidak ada ceritanya pakaian, termasuk baju bekas, makanan impor dari China (bisa menjadi penularan virus corona). Selama dicuci bersih (tidak ada masalah)," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono saat konferensi pers update mengenai (2019-NcoV), di Kemenkes, Jakarta, Senin (27/1/2019).

Baca Juga: Heboh Pengunjung Bandara Soetta Tiba-Tiba Jatuh, Terkena Virus Corona?

Hingga saat ini, kata Anung, media penularan virus ini belum diketahui. Kemenkes masih menduga penularan virus ini lewat kontak langsung dari udara, lewat air, hingga partikel kecil air liur (droplet). Bahkan, dia menambahkan, masa inkubasi virus ini juga masih dipelajari.

Namun Kemenkes mengambil jangka waktu terpanjang yaitu 14 hari. Kini, jeas Anung, Kemenkes terus memantau kondisi kesehatan masyarakat di Tanah Air.

Ia menyebutkan, jika ada masyarakat yang menderita batuk, pilek, sesak napas, apalagi mengunjungi Wuhan, China yang merupakan asal dari virus tersebut, hingga kontak dengan binatang di Wuhan maka bisa dimasukkan dalam kriteria suspect atau diobservasi.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat menjaga kondisi daya tahan tubuh untuk mencegah virus ini. Kondisi tubuh yang baik bisa mencegah penularan virus ini. Kemudian kalau berada di dekat orang yang sedang batuk sebaiknya memakai masker wajah.

"Selain itu jangan dekat-dekat dengan pasar, unggas, hewan liar yang diduga sumber penularan. Kalau badan terasa tidak enak maka lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Ia menyebutkan, masyarakat bisa memastikan positif atau negatif virus tersebut dengan cek kesehatan diri di Pusat biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kemenkes. 

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Reuters/Tyrone Siu

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93