Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,27% pada level 26.893.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 3.013.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 3.160.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,05% pada level 7.160.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,34% pada level 22.605.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,18% pada level 2.103.

Pahami Mulai Sekarang! Pakar Bilang Gejala dari Virus Corona Berbeda-beda

Pahami Mulai Sekarang! Pakar Bilang Gejala dari Virus Corona Berbeda-beda - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

Pakar kesehatan dari Universitas Hasanuddin Dr dr Irawaty Djaharuddin SpP(K) mengatakan, pasien yang terinfeksi virus corona memiliki gejala yang berbeda-beda setiap orang. Gejala yang muncul tergantung sistem kekebalan tubuh masing-masing.

“Manifestasi klinik atau gejala klinik terkait infeksi virus corona memiliki gejala berbeda-beda tiap orang. Misalnya saja jika masih dalam fase uncomplicated illness, gejala yang timbul tidak spesifik seperti batuk, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot," kata Irawaty dalam diskusi pakar yang membahas fenomena penyebaran virus corona di Gedung FK Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Baca Juga: Setiap Hari Korban Bertambah, WHO Siap Gelar Rapat Darurat Wabah Virus Corona

Irawaty menjelaskan bahwa pasien yang terinfeksi virus corona akan memiliki gejala, seperti demam dan batuk. Pada kasus lebih parah akan terjadi pneumonia atau radang paru.

"Virus corona ini akan mudah dideteksi ketika mulai menyerang saluran pernapasan dan ada gejala disfungsi organ lainnya," kata dia.

Menurut Irawaty, pemeriksaan fisik perlu dilakukan terhadap pasien yang dicurigai terinfeksi virus tersebut. Selanjutnya, dokter akan melakukan tindakan untuk meredakan gejala yang dialami pasien.

Sementara itu, dr Rizalinda Sjahril MSc PhD menjelaskan bahwa virus corona atau dalam dunia medis diberi nama 2019-nCoV merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan manusia. Namun, reseptornya bukan hanya di saluran pernapasan, tapi di beberapa organ lainnya.

Rizalinda mengungkapkan bahwa virus tersebut memiliki kesamaan genetik dengan virus yang memicu Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS). Sindrom itu pernah mewabah pada 2003.

“Corona virus ini dari dulu sudah ada, dia berkerabat dekat dengan SARS," ungkap Rizalinda.

Akan tetapi, virus corona telah bermutasi dan belum diketahui jenisnya hingga disebut sebagai novel coronavirus alias virus corona jenis baru. Menurut Rizalinda, level genetik virus corona harus dilihat untuk kemudian mengembangkan vaksin guna mencegah penyebarannya.

Sementara itu, ilmuwan Australia telah berhasil memperbanyak virus corona di laboratorium dari sampel pasien yang positif terinfeksi. Ini merupakan virus corona pertama yang dikembangkan di luar laboratorium di China.

Australia telah membagikan duplikat virus corona tersebut kepada WHO dan laboratorium negara lain demi pengembangan vaksin China pun mengaku telah bekerja sama dengan Rusia dengan menyerahkan genom virus corona dalam upaya mengembangkan vaksin.

"Para ahli Rusia dan China telah mulai mengembangkan vaksin," kata konsulat Rusia di provinsi Guangzhou dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Rabu (29/1/2020)

Di lain sisi, angka kematian akibat corona terus meningkat. Kebanyakan pasien yang meninggal berusia lebih dari 60 tahun dan memiliki kondisi penyerta, menurut laporan pejabat lokal.

Pakar paru China, Zhong Nanshan, mengatakan, wabah ini belum mencapai titik puncaknya. Titik puncak wabah penyakit akibat infeksi virus corona diperkirakan terjadi dalam sepekan hingga 10 hari ke depan.

Menurut Nanshan, setelah itu diperkirakan tidak akan ada penambahan masif jumlah penderita. Saat ini, jumlah korban meninggal di China akibat infeksi virus corona telah mencapai 132 orang dan 6.000 orang lainnya terinfeksi.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Institut Mikrobiologi Akademi Sains China

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35