Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:01 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 1,89% pada level 26.448.
  • 00:00 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 2,25% pada level 3.046.
  • 23:59 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 2,30% pada level 8.773.
  • 23:58 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,19% terhadap Poundsterling pada level 1,2880 USD/GBP.
  • 23:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,90% terhadap Euro pada level 1,0979 USD/EUR.
  • 23:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Yen pada level 110,13 JPY/USD.
  • 23:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.651 USD/troy ounce.
  • 23:54 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 51,50 USD/barel.
  • 23:54 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 46,57 USD/barel.
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:17 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,61% terhadap Dollar AS pada level 14.025 IDR/USD.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,31% pada level 26.778.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,11% pada level 2.991.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,15% pada level 3.112.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,15% pada level 6.890.

Puan ke Jokowi; Jangan Buru-buru, Pak! Untuk Rakyat Ini

Puan ke Jokowi; Jangan Buru-buru, Pak! Untuk Rakyat Ini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua DPR, Puan Maharani menanggapi target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin omnibus law selesai dalam 100 hari. Ia meminta, agar jangan terburu-buru.

"Ya, kalau memang kemudian semuanya bisa diselesaikan dengan lancar, enggak sampai 100 hari juga kita kerjain," kata Puan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Ia menambahkan, yang terpenting bagaimana omnibus law ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Apalagi, ini menjadi omnibus law yang pertama.

Baca Juga: Soal Omnibus Law, Jokowi: Regulasi RI Sudah Obesitas

"Jangan mau buru-buru, tetapi kemudian hasilnya itu enggak maksimal. Omnibus law itu kan pertama kali kita lakukan, tujuannya adalah untuk kemajuan bangsa dan negara," kata Puan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mendorong DPR menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law selama 100 hari.

Jokowi menilai omnibus law dibutuhkan lantaran pemerintah ingin mempercepat transformasi ekonomi domestik.

Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan 50 RUU masuk ke dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020. Empat di antaranya, mencakup omnibus law.

Baca Juga: Demokrat Ngotot Pansus Jiwasraya, Dijawab Puan: Gak Perlu

Omnibus law di bidang perpajakan ini hanya terdiri 28 pasal, namun mengamandemen tujuh Undang-Undang (UU), yaitu UU PPh, UU PPn, UU KUP, UU Kepabeanan, UU cukai, UU pajak daerah dan retribusi daerah, serta UU pemerintahan daerah. 28 pasal diharapkan akan terdiri dari enam klaster isu yang dibahas.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, Omnibus Law

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.92 3,716.77
British Pound GBP 1.00 18,203.22 18,019.30
China Yuan CNY 1.00 2,007.16 1,986.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,088.09 13,947.91
Dolar Australia AUD 1.00 9,231.93 9,138.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,083.81 9,981.33
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,368.70 15,212.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.78 3,303.63
Yen Jepang JPY 100.00 12,779.47 12,648.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5535.694 -153.227 682
2 Agriculture 1207.532 -23.247 22
3 Mining 1368.723 -34.054 49
4 Basic Industry and Chemicals 770.392 -21.052 77
5 Miscellanous Industry 1050.866 -17.023 51
6 Consumer Goods 1799.973 -43.530 57
7 Cons., Property & Real Estate 433.140 -5.803 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 965.769 -20.170 78
9 Finance 1253.766 -51.425 92
10 Trade & Service 676.875 -5.364 168
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 75 100 25 33.33
2 ALDO 362 450 88 24.31
3 IBST 6,900 8,275 1,375 19.93
4 FORU 105 122 17 16.19
5 JAYA 71 80 9 12.68
6 SRAJ 200 222 22 11.00
7 OCAP 140 155 15 10.71
8 LRNA 154 170 16 10.39
9 ITIC 1,605 1,760 155 9.66
10 DEAL 187 204 17 9.09
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 70 50 -20 -28.57
2 CTBN 3,150 2,370 -780 -24.76
3 ALKA 396 300 -96 -24.24
4 DPNS 254 195 -59 -23.23
5 COCO 930 720 -210 -22.58
6 PICO 695 545 -150 -21.58
7 BALI 930 730 -200 -21.51
8 KPAL 140 110 -30 -21.43
9 BUKK 1,260 995 -265 -21.03
10 MAYA 8,100 6,500 -1,600 -19.75
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,480 4,130 -350 -7.81
2 MNCN 1,270 1,290 20 1.57
3 BBCA 32,100 31,450 -650 -2.02
4 TOWR 855 835 -20 -2.34
5 TLKM 3,510 3,470 -40 -1.14
6 BMRI 7,650 7,350 -300 -3.92
7 ANTM 630 600 -30 -4.76
8 DEAL 187 204 17 9.09
9 BHIT 61 59 -2 -3.28
10 PGAS 1,495 1,385 -110 -7.36