Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2908 USD/GBP.
  • 20:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0820 USD/EUR.
  • 20:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 111,38 JPY/USD.
  • 20:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

Erick Thohir Mau Gabungkan Ratusan Hotel BUMN, Eits Gak Semudah Itu Ferguso!

Erick Thohir Mau Gabungkan Ratusan Hotel BUMN, Eits Gak Semudah Itu Ferguso! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Cita-cita Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk menggabungkan ratusan bisnis hotel milik perusahaan BUMN agaknya tak bisa terwujud dengan mudah. Pasalnya, ada banyak hal yang masih perlu dikaji lebih dalam sebelum rencana tersebut benar-benar dieksekusi, termasuk perihal kondisi dan strategi bisnis dari masing-masing hotel tersebut.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN), Iswandi Said, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama dengan Kementerian BUMN saat ini masih melakukan kajian untuk mencari pola yang pas untuk merealisasikan penggabungan hotel-hotel BUMN yang jumlahnya mencapai 106 hotel.

Baca Juga: Rupiah yang Malang: Dicecar Dolar AS, Digempur Mata Uang Global

"Untuk membuat konsolidasi ini ada satu tim dari BUMN. Sekarang ini sedang pembentukan konsultan untuk mencarikan yang terbaik polanya seperti apa, targetnya enam bulan harus selesai," jelas Iswandi, Jakarta, Kamis (30/01/2020). 

Menurut analisisnya, masalah utama yang membuat proses konsolidasi menjadi tidak mudah adalah karakteristik dan pengelolaan dari masing-masing hotel itu sendiri. Tentunya, lanjut Iswandi, setiap perusahaan BUMN mempunyai strategi dan kondisi hotel yang berbeda-beda.

Baca Juga: Arcandra Tahar Dkk Dapat Tantangan dari Menteri Erick Thohir: Saya Kasih Waktu Sebulan!

"Masing-masing hotel punya strategi dan juga hotel yang sudah ada, kondisinya beda-beda," lanjutnya.

Selain masalah strategi dan kondisi hotel, Iswandi juga mengamati bahwa ada sebagian hotel BUMN yang secara kepemilikan berada di tangan BUMN, namun secara pengelolaan berada di tangan asing. Hal itu menjadi PR tersendiri yang perlu dicarikan solusinya lebih dulu sebelum dilebur.

"Dia (BUMN) yang punya, tapi (pengelolaan) dikasih ke operator asing ... Ini kita kaji, apakah perlu ada spin off (pemisahan) dulu dari mereka, dilepas-lepaskan. Ini saya belum bicara mana yang paling tepat karena ada beberapa opsi," ujarnya lagi.

Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Bakal Jadi Bos Ojol, Berkah Buat. . . .

Ia menambahkan, mengingat posisinya sebagai satu-satunya perusahaan BUMN yang mempunyai bisnis inti perhotelan, pihaknya mengaku siap apabila ditunjuk sebagai pengelola hotel-hotel BUMN yang dikonsolidasikan.

"Kalau dilihat arahan selama ini kenapa kita harus konsolidasi, (karena) harus kembali ke core. Nah, kalau core ini kan HIN satu-satunya hotel. Tapi, saya gak bisa GR (gede rasa) dulu. Untuk siapa yang jadi lead, itu kewenangan Kementerian BUMN," sambung Iswandi.

Baca Juga

Tag: PT Hotel Indonesia Natour (HIN), Iswandi Said, Erick Thohir, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Properti

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23