Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 1,10% terhadap Poundsterling pada level 1,2323 USD/GBP.
  • 14:43 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,68% terhadap Euro pada level 1,1065 USD/EUR.
  • 14:39 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,53% terhadap Yen pada level 107,37 JPY/USD.
  • 14:37 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.620 USD/troy ounce.
  • 14:35 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 23,33 USD/barel.
  • 14:34 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 20,43 USD/barel.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 4,12% di akhir sesi I.

Waspada! Usia 50 Tahun ke Atas Rentan Terkena Kanker Usus Besar

Waspada! Usia 50 Tahun ke Atas Rentan Terkena Kanker Usus Besar - Warta Ekonomi

Kanker usus besar (cancer colorectal) rentan menyerang usia 50 tahun ke atas. Penyakit ini dipastikan mematikan seperti jenis kanker lainnya. 

Manager Canhope Bandung, dr Rismayanti mengatakan berbeda dengan kanker payudara atau kanker rahim yang bisa menyerang usia muda. 

"Kanker usus besar biasanya menyerang usia 50 tahun ke atas," ujarnya kepada wartawan di Bandung, Kamis (30/1/2020).

Baca Juga: Akankah Wuhan Seperti Chernobyl?

Baca Juga: Bertambah, Negeri Kangguru Kini Tampung 6 Orang Terinfeksi Virus Corona

Rismayanti menyebutkan jumlah penderita kanker usus besar khususnya di Singapura menurun karena kesadaran masyarakat akan deteksi dini sudah baik.

"Mereka sudah mulai melakukan pemeriksaan deteksi dini dari awal. Tapi memang di Indonesia belum seperti itu," tambahnya.

Kanker usus besar ini disebabkan gaya hidup yang kurang baik. Maka, harus diterapkan gaya hidup sehat seperti berolah raga dan perbanyak makanan berserat."Cukup istirahat dan tidur, olah raga juga menghindari makanan yang memicu kanker seperti daging merah dan berlemak," imbuhnya.

Adapun, makanan yang memicu kanker usus besar seperti makanan siap saji (fast food) juga berbagai makanan yang dimasak tidak terlalu matang. Makanan berlemak

"Tapi kalau beli sate juga jangan terlalu gosong atau hitam. Itu bisa memicu kanker," ujarnya.

Dia menyarankan jika terindikasi penyakit tersebut maka secepat mungkin melakukan pemeriksaan dini agar lebih mengetahui dari awal mengenai pemyakit kanker. 

"Apabila sudah terasa gejalanya. Segera memeriksakan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan supaya dilakukan pengobatan yang tepat," paparnya.

Penyakit ini memang sulit dideteksi karena gejalanya masih samar. Terkadang dalam tubuh seperti kembung, buang air besar (BAB) tidak teratur juga timbul gejala lain seperti Mag dan ambeven. 

Jika gejala tersebut sudah ditemukan, segera ambil sample BAB lalu ke laboratorium untuk diperiksa. Selain itu, segera ambil tindakan coronus copy, artinya dilakukan teropong usus besar untuk diketahui lebih jauh apakah terimdikasi polip atau mencurigakan dalam usus kita. 

"Tapi yang terlihat jelas, apabila BAB kita ada darah. Itu harus waspada," tegasnya.

Dia memastikan kanker usus besar bisa disembuhkan melalui pengobatan dengan kemoterapi dan pembedahan. Untuk kemoterapi ada intervalnya tergantung dari.jenis kanker, kondisi pasien dan berat badan.

"Pengobatan bisa dilakukan per 3 minggu sekali bahkan ada 4-6 cicle. Setelah itu ada juga yang dilakukan dengan pembedahan," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Kesehatan, Kanker

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Unsplash/Matthew Bennett

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4545.571 206.667 686
2 Agriculture 935.348 17.815 22
3 Mining 1191.831 20.200 49
4 Basic Industry and Chemicals 585.812 34.750 77
5 Miscellanous Industry 756.867 69.031 51
6 Consumer Goods 1624.014 58.453 57
7 Cons., Property & Real Estate 342.828 24.949 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 793.679 25.982 79
9 Finance 1009.594 53.086 92
10 Trade & Service 580.685 10.972 170
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 138 186 48 34.78
2 RIGS 162 218 56 34.57
3 KMTR 180 238 58 32.22
4 FORU 87 110 23 26.44
5 PEGE 160 200 40 25.00
6 BRIS 160 198 38 23.75
7 FPNI 59 73 14 23.73
8 BSDE 600 740 140 23.33
9 ADHI 456 560 104 22.81
10 RUIS 150 184 34 22.67
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,075 1,000 -75 -6.98
2 ENVY 173 161 -12 -6.94
3 MREI 5,350 4,980 -370 -6.92
4 ASBI 290 270 -20 -6.90
5 NZIA 348 324 -24 -6.90
6 PRAS 160 149 -11 -6.88
7 SSIA 466 434 -32 -6.87
8 ITIC 4,080 3,800 -280 -6.86
9 DUCK 438 408 -30 -6.85
10 VINS 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 3,230 290 9.86
2 BBCA 26,400 27,550 1,150 4.36
3 TLKM 2,980 3,090 110 3.69
4 BBNI 3,590 3,990 400 11.14
5 ASII 3,620 4,080 460 12.71
6 BMRI 4,470 4,940 470 10.51
7 KLBF 950 1,010 60 6.32
8 ANTM 416 460 44 10.58
9 KAEF 1,300 1,250 -50 -3.85
10 PAMG 116 119 3 2.59