Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:17 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,31% pada level 3.203
  • 07:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 109,82 JPY/USD
  • 07:57 WIB. Valas - DollarAS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2999 USD/GBP
  • 07:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,0827 USD/EUR
  • 07:56 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,67 USD/barel
  • 07:55 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,90 USD/barel
  • 07:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.585 USD/troy ounce
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,52% pada level 23.354
  • 07:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,56% pada level 2.229

4 Alasan UKM Harus Merangkul Kolaborasi Cloud

4 Alasan UKM Harus Merangkul Kolaborasi Cloud - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Lanskap bisnis digital yang berkembang di kawasan Asia Pasifik sedang melihat tren operasi yang bergerak menuju cloud.

Perusahaan mengumpulkan sejumlah besar data yang membutuhkan analisis, perlindungan, serta penyimpanan. Data ini membawa peluang bisnis yang signifikan. UKM, khususnya, dapat memanfaatkan informasi ini untuk mencapai keunggulan kompetitif.

Baca Juga: Ibu Kota Baru Dibangun Jadi Smart City, Alibaba Cloud Siap Berkontribusi

Seperti yang disarankan oleh data IDC, perusahaan-perusahaan kecil meningkatkan investasi mereka ke dalam produk dan layanan teknologi informasi yang menunjukkan bahwa belanja transformasi digital di seluruh dunia akan tumbuh dengan mantap sepanjang periode perkiraan 2019-2023, mencapai tingkat pertumbuhan tahunan gabungan lima tahun sebesar 17,1%.

Namun, banyak dari jenis bisnis ini masih kekurangan tim pendukung teknologi informasi internal yang berdedikasi serta diperlukan untuk mengejar tujuan bisnis mereka.

Kurangnya sumber daya yang tersedia untuk perusahaan besar, perusahaan yang lebih kecil umumnya berjuang untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, bahkan ketika mereka terus mengejar inovasi. Namun, sebagaimana dicatat oleh para peneliti, media sosial dapat menjadi cara yang relatif hemat dalam konteks biaya bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk menciptakan kesadaran brand dan mengejar inovasi, meningkatkan trafik, serta penjualan di situs web mereka.

Hal itu tergantung, tentu saja, pada apakah perusahaan tersebut dapat mengatasi tantangan teknologi potensial yang dihadapi tim TI, seperti menyediakan karyawan dengan perangkat seluler dan aplikasi cloud yang diperlukan untuk memfasilitasi kolaborasi.

Alat kolaborasi cloud khususnya membantu tim internal menjadi lebih kreatif dan terlibat ketika mengembangkan solusi untuk meningkatkan pendapatan. Peningkatan aksesibilitas data di berbagai perangkat juga memungkinkan mobilitas proses perusahaan yang lebih baik karena persetujuan dan keputusan dapat dibuat lebih cepat.

Karena keterlibatan mereka secara langsung dengan pelanggan, staf penjualan dan dukungan pelanggan biasanya memiliki akses ke informasi pelanggan yang tidak selalu tersedia untuk pemasaran.

Di sisi lain, pemasaran mungkin mengembangkan kampanye mereka tanpa membuat tim penjualan tetap di jalur yang tepat. Ketika tim penjualan dan pemasaran dapat berkolaborasi, mereka dapat sangat meningkatkan kemampuan perusahaan untuk membuat keputusan. Tim penjualan dapat membagikan umpan balik langsung dengan pemasar untuk meningkatkan konten baru secara real-time, dan tim internal lainnya dapat dengan cepat mengakses informasi prospek terkini dari jarak jauh.

Dengan peralatan cloud, admin TI memiliki kontrol lebih besar atas hak akses untuk pengguna yang sah, yang memfasilitasi keamanan data yang lebih kuat.

Baca Juga

Tag: Cloud, Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Penulis: Gibu Mathew, VP and GM, APAC, Zoho Corp

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Iggoy el Fitra

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,669.24 3,632.53
British Pound GBP 1.00 17,955.97 17,775.94
China Yuan CNY 1.00 1,972.52 1,952.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,761.47 13,624.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,255.96 9,162.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,771.76 1,754.11
Dolar Singapura SGD 1.00 9,899.63 9,800.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.43 14,767.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,328.85 3,292.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,530.93 12,403.99
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5867.523 0.578 682
2 Agriculture 1295.344 1.210 22
3 Mining 1412.579 2.722 49
4 Basic Industry and Chemicals 859.155 2.813 77
5 Miscellanous Industry 1075.455 -0.736 51
6 Consumer Goods 1905.760 -1.806 57
7 Cons., Property & Real Estate 452.187 5.208 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.798 -5.088 78
9 Finance 1339.874 0.637 92
10 Trade & Service 700.446 -3.960 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 105 178 73 69.52
2 ERTX 111 140 29 26.13
3 AYLS 284 354 70 24.65
4 SSTM 382 476 94 24.61
5 MREI 4,200 5,225 1,025 24.40
6 GLOB 274 340 66 24.09
7 KOIN 115 135 20 17.39
8 SHID 3,400 3,930 530 15.59
9 STTP 5,800 6,600 800 13.79
10 TFAS 117 131 14 11.97
No Code Prev Close Change %
1 MINA 164 108 -56 -34.15
2 OCAP 191 126 -65 -34.03
3 YPAS 498 374 -124 -24.90
4 AKSI 480 362 -118 -24.58
5 NZIA 488 380 -108 -22.13
6 TOPS 86 67 -19 -22.09
7 LUCK 570 456 -114 -20.00
8 ITIC 2,750 2,300 -450 -16.36
9 BRAM 4,960 4,260 -700 -14.11
10 INRU 720 625 -95 -13.19
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 885 880 -5 -0.56
2 LUCK 570 456 -114 -20.00
3 BHIT 63 62 -1 -1.59
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 KPIG 126 127 1 0.79
6 TLKM 3,640 3,610 -30 -0.82
7 DADA 173 151 -22 -12.72
8 TCPI 6,450 6,675 225 3.49
9 MNCN 1,505 1,505 0 0.00
10 BBRI 4,550 4,470 -80 -1.76