Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,36% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,25% terhadap Dollar AS pada level 13.694 IDR/USD.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,54% pada level 27.530.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,48% pada level 2.208.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,05% pada level 2.984.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,52% pada level 3.196.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,32% pada level 7.409.

SBA 2020: Menyambut Jawara Baru di Bidang Berkelanjutan

SBA 2020: Menyambut Jawara Baru di Bidang Berkelanjutan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tiga tahun lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan komitmen nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 59/2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dengan begitu, segala lini pembangunan di Indonesia harus sejalan dengan 17 tujuan SDGs yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu.

Perpres tersebut juga menyoroti bahwa pelaksanaan dan pencapaian SDGs dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan pemerintah saja. Salah satu yang diyakini dapat memberikan efek yang besar dalam implementasi SDGs adalah sektor swasta.

Baca Juga: Mengintip Strategi SDGs 2030 bagi CPO Indonesia

Sektor swasta berperan sebagai sumber investasi, penggerak pengembangan teknologi dan inovasi, serta sebagai mesin pertumbuhan ekonomi dan pemenuhan tenaga kerja. Munculnya komitmen pemerintah terhadap SDGs menjadi dorongan kuat bagi pelaku usaha untuk bertransformasi dari business as usual menjadi bisnis yang berkelanjutan. 

Memasuki tahun kelima pelaksanaan SDGs, aksi nyata perusahaan dalam mendukung agenda global semakin terlihat di berbagai penjuru dunia. Perusahaan yang mampu menerapkan praktik bisnis berkelanjutan dan bermanfaat untuk lingkungan di sekitarnya pun diapresiasi lewat penghargaan bergengsi di bidang keberlanjutan,yakni Sustainable Business Awards (SBA).

Sustainable Business Awards (SBA) adalah penghargaan yang diberikan kepada pelaku bisnis di seluruh dunia atas kontribusinya dalam meningkatkan kesadaran praktik bisnis berkelanjutan terbaik sekaligus menunjukkan bagaimana bisnis yang bertanggungjawab dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan, lingkungan, serta seluruh pemangku kepentingan. Saat ini, SBA rutin diadakan di enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Di Indonesia, SBA diselenggarakan oleh Global Initiatives dengan menggandeng PwC, Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), dan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE). Tahun ini merupakan penyelenggaraan SBA ke-7 kalinya di Tanah Air.

Presiden Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Shinta Widjaja Kamdani, mengatakan Sustainable Business Awards adalah platform penghargaan berkelanjutan terkemuka sejak 2012 yang mengakui kepemimpinan luar biasa dalam praktik bisnis berkelanjutan.

"SBA tidak hanya sebuah seremonial, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan dan kreativitas untuk berinovasi secara kolektif demi masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif," ujar Shinta dalam penghargaan SBA, tahun lalu.

Pada tahun 2019, SBA memberikan penghargaan kepada pelaku bisnis melalui penilaian ketat pada praktik keberlanjutan di 12 kategori berikut: Strategy and Sustainability Management; Workforce; Community; Energy Management; Water Management; Waste and Material Productivity; Supply Chain Management; Land Use and Biodiversity; Business Responsibility and Ethics; Stakeholder Engagement and Materiality; UN Sustainable Development Goals; dan Overall Winner.

Untuk tahun ini, terdapat lima kategori baru yang akan diperebutkan perusahaan di Indonesia yakni Best Newcomer, Best SME (Small and Medium Enterprise), Best Flagship Initiatives, Special Category for UNSDGs, dan Special Category for Women Empowerment. Rencananya, penghargaan prestisius ini akan digelar di Westin Hotel Jakarta pada bulan Februari 2020 mendatang.

Grup APRIL merupakan salah satu pemenang tahun lalu untuk kategori Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB  (UN SDGs). Penghargaan ini diberikan kepada Grup APRIL atas upaya dan komitmennya dalam menjalankan operasional bisnisnya secara strategis sejalan dengan kerangka kerja global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs). Selain itu, APRIL menerima Penghargaan Khusus kategori Tanggung Jawab dan Etika Bisnis.

"Penghargaan ini adalah bukti atas upaya perusahaan yang telah menghubungkan strategi dan kontribusi kami terhadap prioritas-prioritas di tingkat lokal, nasional, dan global, lalu menerjemahkannya ke dalam tindakan di lapangan yang memberikan dampak langsung," kata Sihol Aritonang, Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper, unit bisnis Grup APRIL.

SBA Awards, lanjut Sihol, memberikan semangat bagi Grup APRIL untuk selalu mengedepankan keberlanjutan pada setiap inisiatif bisnis. SDGs juga menjadi panduan dalam rangka pengambilan keputusan dan strategi.

Baca Juga

Tag: Sustainable Development Goals (SDGs), APRIL Group

Penulis: Cahyo Prayogo

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Warta Ekonomi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,664.68 3,628.02
British Pound GBP 1.00 17,863.57 17,684.46
China Yuan CNY 1.00 1,966.09 1,946.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,744.38 13,607.62
Dolar Australia AUD 1.00 9,189.49 9,096.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.61 1,751.84
Dolar Singapura SGD 1.00 9,882.36 9,782.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,879.67 14,730.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,315.09 3,278.94
Yen Jepang JPY 100.00 12,525.64 12,398.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5886.962 19.439 682
2 Agriculture 1295.899 0.555 22
3 Mining 1424.772 12.193 49
4 Basic Industry and Chemicals 875.102 15.947 77
5 Miscellanous Industry 1078.627 3.172 51
6 Consumer Goods 1908.034 2.274 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.842 6.655 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1013.789 6.991 78
9 Finance 1335.244 -4.630 92
10 Trade & Service 702.943 2.497 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 178 240 62 34.83
2 DWGL 190 256 66 34.74
3 MTSM 154 206 52 33.77
4 DEAL 86 110 24 27.91
5 DNAR 165 210 45 27.27
6 NZIA 380 454 74 19.47
7 DIGI 1,700 2,020 320 18.82
8 WAPO 82 96 14 17.07
9 ASBI 256 298 42 16.41
10 GMTD 16,375 19,000 2,625 16.03
No Code Prev Close Change %
1 MINA 108 71 -37 -34.26
2 FORU 107 81 -26 -24.30
3 AYLS 354 272 -82 -23.16
4 SOTS 290 228 -62 -21.38
5 OKAS 108 91 -17 -15.74
6 PICO 945 805 -140 -14.81
7 PANI 93 80 -13 -13.98
8 REAL 138 120 -18 -13.04
9 INDO 111 97 -14 -12.61
10 AMAR 346 304 -42 -12.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,495 -10 -0.66
2 TOWR 880 875 -5 -0.57
3 REAL 138 120 -18 -13.04
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 AYLS 354 272 -82 -23.16
6 DEAL 86 110 24 27.91
7 BBRI 4,470 4,400 -70 -1.57
8 TCPI 6,675 6,975 300 4.49
9 TLKM 3,610 3,620 10 0.28
10 PGAS 1,495 1,505 10 0.67