Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Bio Farma Lakukan Uji Emisi 1.200 Kendaraan Bermotor

Bio Farma Lakukan Uji Emisi 1.200 Kendaraan Bermotor - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

PT Bio Farma (Persero) kembali melakukan uji emisi gas buang 1.200 kendaraan bermotor roda empat dan roda dua. Plt. Kepala Seksi Lingkungan Bio Farma, Dadan Darmawan, mengatakan bahwa pihaknya terus konsisten melaksanakan kegiatan ini sebagai implementasi komitmen dalam melestarikan lingkungan Kota Bandung bersinergi dengan program Pemerintah Kota Bandung. 

“Sejak tahun 2012, Bio Farma menjadi perusahaan yang ikut mendukung dan menjaga kelestarian lingkungan dan udara Kota Bandung agar tetap bersih dan sehat,” ujarnya kepada wartawan di Bandung, Jumat (31/1/2020)

Sebagai perusahaan dengan kawasan emisi bersih, Bio Farma berkomitmen untuk selalu melakukan uji emisi setiap tahun terhadap kendaraan bermotor roda empat dan dua di lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Mantab! Harga BBM Pertamina Berubah dan Jadi Lebih Murah!

Baca Juga: Luhut Pandjaitan: Perusahaan Gas AS Kepincut Investasi Tanah Air, Nilainya Bikin Melotot!

Uji emisi ini gratis dan bekerja sama dengan Asosiasi Bengkel Kendaraan Indonesia (Asbekindo). Kegiatan ini dilakukan di halaman depan Bio Farma mulai tanggal 30-31 Januari 2020 bagi kendaraan roda empat dan 18-19 Februari 2020 bagi kendaraan roda dua di lingkungan perusahaan.

“Kendaraan yang menjadi prioritas untuk di uji adalah kendaraan milik karyawan Bio Farma. Tapi, karena Bio Farma merupakan kawasan dengan emisi bersih, seluruh kendaraan lain yang beraktifitas di lingkungan Bio Farma baik karyawan maupun rekanan perusahaan juga harus mengikuti uji emisi ini," paparnya.

Seluruh kendaraan yang setiap hari memasuki kawasan Bio Farma harus melakukan uji emisi  hingga lulus uji. Menurutnya, kendaraan yang diuji terutama adalah kendaraan operasional, distribusi, karyawan, dan rekanan Bio Farma.

"Total perkiraan kendaraan yang akan mengikuti uji emisi ini adalah 500 unit kendaraan roda empat dan 700 unit kendaraan roda dua," imbuhnya.

Baca Juga: 100 Hari Kerja, Jokowi Gak Pernah Pro Rakyat Kecil

Dia menambahkan untuk menjaga predikatnya sebagai kawasan industri dengan emisi bersih, Bio Farma juga memiliki gedung parkir khusus kendaraan yang lulus uji emisi, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan. 

Gedung ini dibangun dengan konsep green building yang memiliki system cross ventilation (dinding terbuka) dan penggunaan solar LED lighting untuk menghemat listrik hingga 40%. 

Kendaraan lulus uji emisi

Uji Emisi ini memberikan manfaat bagi pemilik kendaraan yaitu dapat terus menjaga mesin lebih awet, tenaga mesin lebih optimal dan bahan bakar lebih hemat, dan emisi yang dihasilkan aman bagi lingkungan. Bio Farma sendiri mendapat manfaat khusus berupa terbentuknya lingkungan perusahaan yang memiliki kualitas udara bersih dan sehat.

Baca Juga: Bio Farma Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Dua Lokasi Korban Banjir

Bio Farma berharap ke depannya, setiap individu memiliki kesadaran mengujikan kendaraan agar saat penggunaan kendaraan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Timbulnya kesadaran lingkungan pada masyarakat luas. 

"Diharapkan dapat menjadi faktor pendukung terciptanya lingkungan Kota Bandung yang lestari," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asbekindo, Yayat Ruhiyat, mengatakan kendaraan yang tidak lulus uji diharuskan melakukan servis, lalu akan dilakukan uji emisi ulang hingga kendaraan tersebut lulus uji emisi. 

Baca Juga: Gandeng CEIA, PLN Komitmen Kembangkan Inovasi Produk Energi Terbarukan

"Servis dapat dilakukan di seluruh bengkel yang tersebar di Kota Bandung," tambah Yayat.

Diketahui, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5/MENLH/8/2006 dan Peraturan Walikota Bandung No. 572 tahun 2010 tentang Pengujian Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, kendaraan bebas emisi memiliki kriteria sebagai berikut.

Untuk kendaraan bermotor roda empat (kategori M, N dan O), kendaraan berpenggerak motor bakar cetus api (bensin), untuk kendaraan dengan tahun pembuatan < 2007, parameter karbonmonoksida (CO) harus di bawah 4,5% dan hidrokarbon (HC) 1200 ppm. Sedangkan untuk tahun pembuatan ≥ 2007, CO harus di bawah 1,5% dan HC 200 ppm.

Khusus untuk berpenggerak motor bakar penyalaan kompresi (diesel), untuk kendaraan dengan bobot GVW ≤ 3,5 ton dan tahun pembuatan < 2010, parameter opasitas harus di bawah 70% dan ≥ 2010 40%. Adapun untuk diesel bobot GVW > 3,5 ton dan tahun pembuatan < 2010, opasitas harus di bawah 70% dan ≥ 2010 50%.

Sedangkan, untuk kendaraan bermotor roda dua (kategori L), untuk tahun pembuatan < 2010 dan kategori sepeda motor 2 langkah, parameter CO harus di bawah 4,5% dan HC 12000 ppm. Sedangkan untuk kategori 4 langkah, parameter CO harus di bawah 5,5% dan HC 2400 ppm. 

Adapun untuk tahun pembuatan ≥ 2010, baik sepeda motor 2 langkah maupun 4 langkah, keduanya harus memenuhi parameter CO di bawah 4,5% dan HC 2000 ppm. 

Baca Juga

Tag: PT Bio Farma (Persero), Kendaraan Bermotor, Bahan Bakar

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Rahmat Saepulloh

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93