Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.632 USD/troy ounce.
  • 16:11 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 50,94 USD/barel.
  • 16:10 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,80 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2880 USD/GBP.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,28% terhadap Euro pada level 1,1032 USD/EUR.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Yuan pada level 6,99 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 2,09% terhadap Dollar AS pada level 14.318 IDR/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,83% terhadap Yen pada level 108,68 JPY/USD.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,42% pada level 26.129.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 3,71% pada level 2.880.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 3,10% pada level 3.015.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,52% pada level 6.624.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,67% pada level 21.142.
  • 15:42 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,30% pada level 1.987.

Yang Belum Move On Ingin Isuzu Panther Come Back, Sayang Sekali...

Yang Belum Move On Ingin Isuzu Panther Come Back, Sayang Sekali... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sejak viral angkot bermesin Isuzu Panther yang tetap bandel saat terjebak di banjir di Bekasi. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengaku banyak yang menanyakan apakah akan kembali memproduksi mobil legendaris Isuzu Panther.

General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril mengungkapkan bahwa jika Isuzu Panther akan memakan biaya yang besar jika akan mengeluarkan kembali mobil tersebut, sedangkan saat ini versi terbaru juga sudah terisi oleh MU-X.

Baca Juga: Banjir, PUPR Ungkap Drainase Kemayoran Belum Dikaji Ulang

"Jadi kalau kita paksakan untuk ganti rasa-rasanya terlalu berat ya, jadi kami realistis saja, lagi pula kita kan ada penggantinya yaitu MU-X meski dari segi harga berbeda jauh, tapi jenis mobil SUV seperti itu kan memang lagi ramai di pasaran. Jika kami paksakan untuk kembangkan Panther tidak akan kompetitif," ungkap Attias Asril di Jakarta, Senin.

Mobil yang sudah akrab dengan keluarga Indonesia sejak tahun 1990-an, kini hanya sedang menjaga penjualan hingga saat nanti regulasi baru hadir yang akan memaksa mobil itu harus berhenti produksi.

"Nantinya kan kendaraan sudah harus menggunakan mesin Euro4, kita hanya tinggal menunggu prinsipal bahwa kita akan lanjut atau tidak," kata dia.

Sebagai informasi, Isuzu Panther saat ini masih menggunakan mesin berteknologi Euro2. Jika memang prinsipal dari Jepang menginginkan untuk mengembangkan mobil ini, IAMI sebagai agen pemegang merek di Indonesia akan siap untuk menjalankan.

Jika melihat data penjualan, Isuzu Panther itu hanya mencapai volume sekitar 60-an unit per bulan dan jika dilihat selama perjalanannya satu tahun itu hanya di angka 763 unit.

Baca Juga

Tag: isuzu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Bonsaibiker

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.97 3,773.23
British Pound GBP 1.00 18,437.93 18,248.81
China Yuan CNY 1.00 2,042.08 2,021.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,305.17 14,162.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,384.19 9,287.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.82 1,816.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,239.92 10,134.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,719.95 15,562.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.87 3,356.12
Yen Jepang JPY 100.00 13,084.40 12,953.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5452.704 -82.990 682
2 Agriculture 1156.743 -50.789 22
3 Mining 1339.068 -29.655 49
4 Basic Industry and Chemicals 758.761 -11.631 77
5 Miscellanous Industry 989.388 -61.478 51
6 Consumer Goods 1742.939 -57.034 57
7 Cons., Property & Real Estate 427.133 -6.007 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 956.774 -8.995 78
9 Finance 1249.335 -4.431 92
10 Trade & Service 671.288 -5.587 168
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 134 179 45 33.58
2 KPAL 110 143 33 30.00
3 MTSM 170 220 50 29.41
4 COCO 720 895 175 24.31
5 NICK 278 342 64 23.02
6 VRNA 100 120 20 20.00
7 MEGA 5,400 6,400 1,000 18.52
8 JECC 5,700 6,575 875 15.35
9 RALS 900 1,035 135 15.00
10 DWGL 260 296 36 13.85
No Code Prev Close Change %
1 REAL 96 64 -32 -33.33
2 BBMD 2,340 1,755 -585 -25.00
3 ZONE 486 368 -118 -24.28
4 LMSH 204 157 -47 -23.04
5 LMAS 74 58 -16 -21.62
6 STTP 10,000 8,000 -2,000 -20.00
7 DMMX 149 120 -29 -19.46
8 JMAS 620 500 -120 -19.35
9 HDIT 595 482 -113 -18.99
10 CAMP 262 214 -48 -18.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,130 4,190 60 1.45
2 MNCN 1,290 1,285 -5 -0.39
3 BBCA 31,450 31,450 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,490 20 0.58
5 PGAS 1,385 1,280 -105 -7.58
6 BMRI 7,350 7,275 -75 -1.02
7 ANTM 600 575 -25 -4.17
8 UNVR 7,150 6,825 -325 -4.55
9 TOWR 835 805 -30 -3.59
10 ASII 5,950 5,525 -425 -7.14