Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,27% pada level 26.893.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 3.013.
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,59% pada level 3.160.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,05% pada level 7.160.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 3,34% pada level 22.605.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,18% pada level 2.103.

Save Our Sea: Membangun Asa Via Ekowisata

Save Our Sea: Membangun Asa Via Ekowisata - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Ekowisata dikembangkan sejak era tahun delapan puluhan sebagai upaya untuk meminimalkan dampak negatif kegiatan wisata terhadap lingkungan atau keanekaragaman hayati. Konsep ekowisata dimaksudkan untuk menyelesaikan atau menghindari konflik pemanfaatannya dengan menentapkan ketentuan berwisata, melindungi sumber daya alam dan budaya, serta menghasilkan keuntungan dalam bidang ekonomi untuk masyarakat lokal.

Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut Ekowisata Pangandaran Naik Tiga Kali Lipat

Pada awal 1980-an, Costarica dipilih oleh badan dunia PBB sebagai proyek percontohan kegiatan ekowisata. Belajar dari pengalaman di Kenya, di Costarica pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, yaitu pemerintah, swasta, masyarakat, dan badan lingkungan hidup international. Proyek ini kemudian dinilai berhasil dan menjadi contoh bagi pelaksanaan kegiatan ekowisata di seluruh dunia. Perkembangan ekowisata di dunia secara umum terasa cukup cepat dan mendapat prioritas serta perhatian dari pemerintahan masing-masing negara yang melaksanakannya.

Walaupun dimulai dari belahan benua hitam Afrika, ekowisata berkembang pesat dan berevolusi secara menakjubkan justru di Amerika Latin.

Kapan ekowisata di Indonesia dimulai? Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan, tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat, dan pelaku bisnis pariwisata. Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat, dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat.

Pada mulanya ekowisata dijalankan dengan cara membawa wisatawan ke objek wisata alam yang eksotis dengan cara ramah lingkungan. Proses kunjungan yang sebelumnya memanjakan wisatawan namun memberikan dampak negatif kepada lingkungan, mulai dikurangi.

Ekowisata dapat diartikan sebagai kegiatan perjalanan wisata yang dikemas secara profesional, terlatih, dan memuat unsur pendidikan, sebagai suatu sektor/usaha ekonomi yang mempertimbangkan warisan budaya, partisipasi, dan kesejahteraan penduduk lokal serta upaya-upaya konservasi sumber daya alam dan lingkungan (Nugroho, 2004). Selanjutnya, menurut Hertanto, ekowisata sebagai suatu kegiatan wisata yang bertanggung jawab di tempat-tempat alami, dan perjalanannya mendukung upaya pelestarian lingkungan (alam dan kebudayaan) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Istilah ekowisata juga dapat diartikan sebagai perjalanan oleh seorang turis ke daerah terpencil dengan tujuan menikmati dan mempelajari tentang alam, sejarah, dan budaya di suatu daerah, di mana pola wisatanya membantu ekonomi masyarakat lokal, dan mendukung pelestarian alam.

Dalam ekowisata, prinsip tanggung jawab dan menghormati alam dan budaya setempat menjadi sangat penting. Wisatawan harus menyesuaikan diri dengan budaya dan situasi setempat, bukan sebaliknya. Wisatawan juga harus menyadari pentingnya pelestarian lingkungan dan menghormati budaya dari kawasan yang dikunjunginya (Mahdayani, 2009).

Sebagai pariwisata berkelanjutan, ekowisata mempunyai tujuan: (1) terciptanya kemandirian ekonomi (daya kompetisi dan kemandirian) dari tempat pariwisata tersebut; (2) terciptanya kesejahteraan masyarakat lokal karena kegiatan pariwisata menyumbangkan keuntungan secara finansial dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat; (3) meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga-tenaga kerja lokal dalam bidang pariwisata; (4) memberikan keamanan, kepuasan, dan pengalaman kepada pengunjung.

Kemudian (5) memberikan kesempatan masyarakat lokal untuk menentukan manajemen dan pembangunan pariwisata di area tersebut; (6) meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal melalui pembangunan akses jalan, pendirian fasilitas kesehatan, dan lain-lain.

Lalu (7) melestarikan kekayaan budidaya lokal karena kegiatan pariwisata tidak boleh membahayakan kelestarian budaya lokal; (8) tidak merusak dan mengubah bentang alam yang sudah ada serta menghindari kerusakan fisik dan visual lingkungan; (9) mendukung usaha konservasi lingkungan alami, habitat, populasi hewan liar dan meminimalisasi kerusakannya; serta (10) menggunakan sumber daya alam secara efisien untuk penyediaan fasilitas tersebut.

Baca Juga

Tag: Dwi Mukti Wibowo

Penulis: Dwi Mukti Wibowo, Pemprakarsa Gerakan Save Our Sea

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Dewi Fajriani

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,722.63 3,684.90
British Pound GBP 1.00 18,066.04 17,884.90
China Yuan CNY 1.00 1,990.77 1,970.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,962.47 13,823.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,240.36 9,145.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,792.70 1,774.80
Dolar Singapura SGD 1.00 9,997.47 9,896.58
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,164.64 15,012.36
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.78 3,275.72
Yen Jepang JPY 100.00 12,590.14 12,461.50
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35