Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. Shanghai Composite - 2.747 (30/3), 2.750 (31/3), 2.734 (1/4), 2.780 (2/4), 2.763 (3/4).
  • 11:57 WIB. Nikkei 225 - 19.084 (30/3), 18.917 (31/3), 18.065 (1/4), 17.818 (2/4), 17.820 (3/4).
  • 11:55 WIB. FTSE 100 - 5.563 (30/3), 5.671 (31/3), 5.454 (1/4), 5.480 (2/4), 5.415 (3/4).
  • 11:52 WIB. Nasdaq - 7.889 (30/3), 7.813 (31/3), 7.486 (1/4), 7.635 (2/4), 7.528 (3/4).
  • 11:44 WIB. Dow Jones - 22.327 (30/3), 21.917 (31/3), 20.943 (1/4), 21.413 (2/4), 21.052 (3/4).
  • 11:42 WIB. S&P 500 - 2.626 (30/3), 2.584 (31/3), 2.470 (1/4), 2.526 (2/4), 2.488 (3/4).

Serangan Kian Mengkhawatirkan, PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman di Idlib

Serangan Kian Mengkhawatirkan, PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman di Idlib - Warta Ekonomi
WE Online, Jenewa -

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima pesan yang mengkhawatirkan dari stafnya di Idlib, Suriah, ketika serangan terjadi di barat laut negara itu.

"Tidak ada tempat aman di Idlib. Bom jatuh di mana saja dan di mana-mana. Bahkan mereka yang melarikan diri dari garis depan, tidak aman dan ada lautan orang bergerak ke segala arah," kata Jens Laerke, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melansir Yeni Safak, Rabu (5/2/2020) yang mengutip Anadolu.

Baca Juga: Calling-calling Putin Lewat Telepon, Erdogan Bahas Bentrokan di Idlib

Ia mengatatakan telah terjadi serangan udara dan penembakan yang terus-menerus dalam dua bulan sejak 1 Desember, dan lebih dari 520.000 orang terlantar sejak saat itu.

"Kami terkejut dan ngeri dengan serangan militer lanjutan di Suriah barat laut, tempat 3 juta warga sipil terperangkap di zona perang. Kami telah mencatat lebih dari 1.500 warga sipil tewas sejak Desember," kata Laerke.

Dia mengatakan sebagian besar pengungsi adalah perempuan, anak-anak dan orang tua, dan menyediakan tempat berlindung semakin sulit.

"Tantangan terbesar saat ini adalah memastikan tempat berlindung bagi ribuan orang terlantar. Mereka terperangkap di sekolah-sekolah dan masjid-masjid, atau tinggal di tenda-tenda yang terpapar angin, hujan, dan cuaca yang dingin," kata Laerke.

Dia mengatakan para pekerja kemanusiaan bekerja keras tanpa henti untuk membantu semua orang yang membutuhkan tetapi skala krisisnya sangat besar dan bantuan tidak cukup.

Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keprihatinannya akibat dampak pemboman terhadap fasilitas kesehatan.

"Ada dua serangan terhadap fasilitas medis di Suriah barat laut baru-baru ini, di mana 10 nyawa hilang dan 30 orang terluka," kata juru bicara WHO Tarik Jasarevic.

Terletak di barat laut negara itu, provinsi Idlib telah menjadi kubu kelompok oposisi dan anti-rezim Suriah sejak pecahnya perang saudara pada 2011.

Saat ini tempat itu adalah rumah bagi sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu pengungsi dalam beberapa tahun.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Suriah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80