Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 16.495 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,84% pada level 23.280.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,69% pada level 2.780.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,42% pada level 2.450.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,64% pada level 5.489.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,37% pada level 17.818.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,34% pada level 1.724.

India Bakal Terima Rudal S-400 dari Rusia Senilai USD5 Miliar di 2021

India Bakal Terima Rudal S-400 dari Rusia Senilai USD5 Miliar di 2021 - Warta Ekonomi
WE Online, Lucknow -

Rusia akan mulai mengirimkan sistem rudal darat ke udara rudal S-400 ke India pada akhir 2021. Demikian laporan kantor berita Rusia, RIA Novosti, mengutip pernyataan seorang pejabat Rusia.

India menandatangani kesepakatan sebesar USD5 miliar untuk rudal S-400 Rusia pada 2018. Kesepakatan ini memicu peringatan dari Amerika Serikat (AS) bahwa akuisisi ini akan memantik sanksi.

Baca Juga: Pakistan Tekan India Hentikan Beli Rudal S-400 Rusia

"Kontrak sedang dilaksanakan sesuai jadwal. Pengiriman pertama akan berakhir pada akhir 2021," ujar Wakil Direktur Layanan Federal untuk Kerja Sama Teknis-Militer (FSMTC), Vladimir Drozhzhov, pada Expo Pertahanan 2020 di Lucknow, India, seperti dikutip Al Jazeera dari RIA Novosti, Rabu (5/2/2020).

Moskow telah lama menjadi pemasok utama peralatan militer bagi India. Rusia menyumbang hingga 62 persen dari total impor senjata selama lima tahun terakhir, menurut Stockholm Peace Research Institute.

Menurut Drozhzhov, dalam tiga tahun terakhir, New Delhi telah membeli senjata Rusia senilai USD15 miliar.

"Portofolio pesanan telah melampaui USD15 miliar selama tiga tahun terakhir. Jika kita berbicara tentang volume produk yang dikontrak, yaitu, sejak 1991, volume ini telah mencapai sekitar USD70 miliar," urainya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, New Delhi beringsut lebih dekat ke AS dan Israel untuk pasokan senjata.

AS telah memperingatkan bahwa India dapat menghadapi sanksi jika melanjutkan kesepakatan S-400. AS juga telah mengeluarkan ancaman serupa ke Turki atas rencana pembelian sistem pertahanan rudal yang sama.

Di bawah undang-undang AS, yang dikenal sebagai Tindakan Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA), pembelian peralatan pertahanan dari Rusia dapat dikenai sanksi. Namun, presiden AS dapat memilih untuk mengabaikannya.

Sistem rudal S-400 adalah platform senjata canggih dengan jangkauan maksimum 400 kilometer, dan dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan terbaik yang ada.

Pada bulan November, agensi yang sama mengutip direktur umum eksportir senjata negara Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheev, yang mengatakan pengiriman akan dimulai pada September 2021.

Kepala konglomerasi Rusia Rostec, Sergey Chemezov, mengatakan pada bulan November lalu New Delhi telah membayar uang muka sebesar USD800 juta untuk sistem rudal anti-pesawat.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Rudal S-400, Rusia, India

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sindonews

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62