Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:11 WIB. IDR/USD - 13.652 (17/2), 13.665 (18/2), 13.687 (19/2), 13.707 (20/2), 13.765 (21/2).
  • 19:09 WIB. CNY/USD - 6,9813 (17/2), 6,9972 (18/2), 6,9982 (19/2), 7,0229 (20/2), 7,0271 (21/2).
  • 19:05 WIB. JPY/USD - 109,89 (17/2), 109,88 (18/2), 111,36 (19/2), 112,12 (20/2), 111,58 (21/2).
  • 19:03 WIB. USD/GBP - 1,3009 (17/2), 1,2999 (18/2), 1,2921 (19/2), 1,2881 (20/2), 1,2964 (21/2).
  • 19:01 WIB. USD/EUR - 1,0836 (17/2), 1,0792 (18/2), 1,0806 (19/2), 1,0785 (20/2), 1,0848 (21/2).
  • 10:43 WIB. Straits Times - 3.213 (17/2), 3.196 (18/2), 3.213 (19/2), 3.198 (20/2), 3.181 (21/2).
  • 10:41 WIB. IHSG - 5.867 (17/2), 5.886 (18/2), 5.928 (19/2), 5.942 (20/2), 5.882 (21/2).
  • 10:29 WIB. KOSPI - 2.242 (17/2), 2.208 (18/2), 2.210 (19/2), 2.195 (20/2), 2.162 (21/2).
  • 10:25 WIB. Hang Seng - 27.959 (17/2), 27.530 (18/2), 27.655 (19/2), 27.609 (20/2), 27.308 (21/2).
  • 10:09 WIB. Shanghai Composite - 2.983 (17/2), 2.984 (18/2), 2.975 (19/2), 3.030 (20/2), 3.039 (21/2).
  • 09:50 WIB. Nikkei 225 - 23.523 (17/2), 23.193 (18/2), 23.400 (19/2), 23.479 (20/2), 23.386 (21/2).
  • 09:39 WIB. FTSE 100 - 7.433 (17/2), 7.382 (18/2), 7.457 (19/2), 7.436 (20/2), 7.403 (21/2).
  • 09:12 WIB. S&P 500 - 3.370 (18/2), 3.386 (19/2), 3.373 (20/2), 3.337 (21/2).
  • 09:10 WIB. Dow Jones - 29.232 (18/2), 29.348 (19/2), 29.219 (20/2), 28.992 (21/2).
  • 09:09 WIB. Nasdaq - 9.629 (18/2), 9.718 (19/2), 9.627 (20/2), 9.446 (21/2).

Cukup Kasus Ilham Bintang hingga Jiwasraya, Bos-bos OJK Harus Dirombak!

Cukup Kasus Ilham Bintang hingga Jiwasraya, Bos-bos OJK Harus Dirombak! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menganggap sistem pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lemah. Hal itu ditandai dengan rentetan kasus yang mendera industri keuangan, baik bank dan non-bank sepanjang 2019 hingga saat ini.

Misalnya saja kasus pembobolan rekening wartawan senior Ilham Bintang yang disebut memanfaatkan Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Pelaku juga dikabarkan menjual informasi itu melalui media sosial, Facebook. Selain itu, juga ada kasus gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya.

"Menurut saya harus diperbaiki lembaganya. Orangnya harus diganti karena ini kan sudah sistemik. Secara sistem, mereka (petinggi OJK) sudah tahu masalahnya sudah lama, tapi tidak berani mengambil keputusan atau tidak berani menyatakan pendapat kepada publik," kata Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Baca Juga: OJK Bantah Keras: SLIK Tak Simpan Data Nasabah

Di sisi lain, Tauhid menekankan OJK perlu melakukan pembenahan data. Sebab, kasus yang dialami Bintang itu menandakan bahwa ada sistem yang tidak bisa dibangun oleh OJK untuk memastikan akun nasabah tidak bisa diakses semua orang.

"Yang kedua, ya ada sanksi baik secara struktur maupun individu orang-orang yang terlibat, baik orang-orang yang dimanfaatkan. Ini kan ada hal kelalaian sistem yang sebabkan banyak orang dirugikan atau banyak orang manfaatkan ini dan menurut saya itu penting," tuturnya.

Jika semua itu tidak dilakukan, menurutnya, pemerintah nantinya harus menanggung beban berat dari hilangnya kepercayaan publik terhadap industri keuangan di Indonesia. Padahal, saat ini industri keuangan sedang mengalami tekanan berat di tengah merosotnya ekonomi global dan domestik.

Baca Juga: Nah Lho, Kantor OJK Digeruduk Nasabah Jiwasraya

"Menurut saya ya haruslah diperbaiki lah kalau tidak maka bisa terulang dan ini jangan jangan akan menjadi preseden buruk bahwa sudah ada lembaga pengawas di keuangan bank maupun non bank ternyata tidak berjalan efektif," ujar Tauhid.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ilham Bintang, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Institute for Development of Economics and Finance (Indef)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93