Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:54 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yen pada level 108,87 JPY/USD.
  • 09:51 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.657 USD/troy ounce.
  • 09:50 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,07 USD/barel.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,63% di awal sesi I.
  • 08:27 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,85 USD/barel.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 7,03% pada level 2.663.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 7,73% pada level 22.679.
  • 08:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 7,33% pada level 7.913.

Masih Ganas, Pasien Corona Mulai Putus Asa

Masih Ganas, Pasien Corona Mulai Putus Asa - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Cepatnya penyebaran virus corona di China seakan membuat para pasien putus asa. Hal ini kian parah karena kurangnya sumber daya medis. Pasalnya, obat dari penyakit pneumonia 'misterius' ini tak kunjung ditemukan.

Hal ini mendorong orang-orang untuk menggunakan cara-cara yang tidak biasa demi memperoleh pengobatan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memohon ke pasien HIV atau importir obat ilegal.

Baca Juga: Beri Bantuan ke China Atasi Corona, Raja Salman Telepon Xi Jinping

Devy (38), seorang pekerja lepas di Provinsi Shandong yang menolak menyebutkan nama keluarganya, adalah salah satu dari ratusan orang yang menghubungi penderita HIV untuk meminta obat. Meskipun tidak bepergian ke Provinsi Hubei atau Wuhan yang menjadi pusat penyebaran wabah, ia makin khawatir entah bagaimana tertular virus corona setelah dokter menemukan gejala-gejala pneumonia pada tubuhnya.

Devy juga memiliki gejala lain yang berhubungan dengan virus corona, seperti demam dan mual. Putus asa dan khawatir, ia mendengar dari temannya bahwa seorang pria dengan HIV-positif. Pria itu menawarkan Kaletra secara cuma-cuma bagi orang-orang yang diduga terjangkit virus corona tipe baru. Devy menerima 30 pil.

"Ketika Anda ditinggalkan sendiri, melihat bayangan kematian dari jauh, saya rasa tidak ada seorang pun bisa merasa tenang," kata Devy kepada Reuters melalui sambungan telepon.

Otoritas kesehatan China menyatakan, belum ada obat yang efektif untuk virus yang telah menewaskan lebih dari 500 orang di negara itu. Meskipun belum ada bukti dari uji klinis, Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan obat HIV, yakni lopinavir atau ritonavir, dapat digunakan untuk pasien virus corona.

Hal itu memicu serbuan, terutama untuk Kaletra atau juga dikenal dengan Aluvia, yang merupakan versi lopinavir atau ritonavir yang tidak dipatenkan oleh produsen AbbVie. Obat ini juga menjadi satu-satunya versi yang diperdagangkan di China.

Obat itu biasanya digunakan untuk mengobati dan mencegah HIV dan AIDS. Bulan lalu AbbVie menyatakan China telah menguji obat tersebut untuk mengobati gejala virus corona.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, China (Tiongkok), Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV Aids)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Aly Song

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,424.03 4,379.43
British Pound GBP 1.00 20,364.20 20,151.69
China Yuan CNY 1.00 2,346.53 2,321.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,638.78 16,473.22
Dolar Australia AUD 1.00 10,014.88 9,910.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,145.86 2,124.45
Dolar Singapura SGD 1.00 11,548.29 11,432.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,996.50 17,810.85
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,811.86 3,765.31
Yen Jepang JPY 100.00 15,277.55 15,121.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4811.827 188.398 686
2 Agriculture 983.609 47.606 22
3 Mining 1256.575 31.049 49
4 Basic Industry and Chemicals 680.711 28.193 78
5 Miscellanous Industry 757.260 20.569 51
6 Consumer Goods 1789.993 77.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 349.330 23.246 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 871.077 45.961 78
9 Finance 1027.843 37.379 92
10 Trade & Service 608.315 11.702 170
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 200 270 70 35.00
2 HKMU 91 118 27 29.67
3 KMTR 200 258 58 29.00
4 FREN 76 95 19 25.00
5 CTRA 456 570 114 25.00
6 LRNA 125 156 31 24.80
7 WIKA 910 1,135 225 24.73
8 PTPP 570 710 140 24.56
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 LPCK 482 600 118 24.48
No Code Prev Close Change %
1 INAI 430 400 -30 -6.98
2 AKSI 258 240 -18 -6.98
3 LMSH 350 326 -24 -6.86
4 EPMT 2,190 2,040 -150 -6.85
5 HRME 498 464 -34 -6.83
6 NZIA 264 246 -18 -6.82
7 JAST 470 438 -32 -6.81
8 AMAG 294 274 -20 -6.80
9 KBLI 500 466 -34 -6.80
10 DUCK 515 480 -35 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,890 3,020 130 4.50
2 REAL 82 77 -5 -6.10
3 BBCA 27,475 28,675 1,200 4.37
4 BTPS 1,805 2,230 425 23.55
5 ANTM 464 540 76 16.38
6 BBNI 4,010 4,290 280 6.98
7 FREN 76 95 19 25.00
8 PGAS 800 895 95 11.88
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 BRPT 1,000 1,000 0 0.00