Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Jokowi Bongkar Siapa yang Buat Dirinya Gugup dan Gagap

Jokowi Bongkar Siapa yang Buat Dirinya Gugup dan Gagap - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Seorang presiden atau pemimpin suatu negara tentu dikenal sebagai sosok yang penuh wibawa, hebat, dan memiliki kemampuan di atas manusia-manusia lain. Karena itulah, seseorang tersebut kemudian menjadi presiden, pemimpin dari rakyatnya.

Di Indonesia, kita mengenal ada Bung Karno, Pak Harto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY, dan juga Jokowi. Para presiden tersebut tentunya merupakan tokoh-tokoh hebat di masanya. Apalagi dalam hal pidato atau berkomunikasi dengan rakyatnya, mereka seperti tak punya kekurangan sedikit pun.

Baca Juga: HPN 2020: Jokowi Akan Atur Platform Digital Asing

Meski demikian, ada kalanya mereka juga memiliki sifat-sifat yang umum dimiliki semua orang, misalnya saja gugup. Nah, baru-baru ini, Presiden Jokowi mengaku bahwa dia juga sering gugup.

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu mengungkap siapa pihak yang sering membuatnya gugup. Dalam unggahan di Twitter resminya, @jokowi, Jokowi mengatakan bahwa wartawanlah yang sering membuatnya gugup. Tak cuma itu, dia juga sering dibikin gagap.

"Tahukah Anda siapa yang kerap membuat saya gugup? Para wartawan. Yang mengejar saya untuk doorstop interview, yang membuat saya kadang-kadang gugup dan gagap, tak siap ditanya sesuatu. Ke mana pun, selalu ikut bersama saya adalah para wartawan," tulis Jokowi, dikutip Warta Ekonomi, Sabtu (8/2/2020).

Pernyataan tersebut dia ungkapkan dalam rangka memperingati hari pers nasional tahun ini. Jokowi lantas mengucapkan selamat kepada insan pers di Tanah Air.

"Selamat Hari Pers Nasional 2020!" tulisnya lagi.

Sebelumnya, dalam kesempatan lain, Jokowi menyatakan dukungan penuh terkait harus adanya regulasi untuk melindungi media nasional yang saat ini terancam oleh platform digital dari luar.

Hal itu disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Puncak Hari Pers Nasional yang diselenggarakan di halaman Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Banjarmasin, Sabtu, 8 Februari 2020.

"Tadi malam saya sudah berbincang dengan para pimred (pimpinan redaksi). Saya minta segera disiapkan draf regulasi yang bisa melindungi dan memproteksi dunia pers kita," kata Jokowi disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Jokowi mengakui, memang saat ini belum ada regulasi yang tegas mengatur platform digital beroperasi di Indonesia. Aturan itu dinilai perlu karena sangat menjajah dunia pers saat ini.

"Saya menyerap semua aspirasi. Jangan sampai semuanya diambil oleh platform digital dari luar. Pajak juga tidak bayar, aturan maupun regulasi tidak ada," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Hari Pers Nasional (HPN)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93