Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2908 USD/GBP.
  • 20:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0820 USD/EUR.
  • 20:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 111,38 JPY/USD.
  • 20:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

Jakarta Rentan Tenggelam Lagi, Anies Salahkan Curah Hujan Ekstrem?

Jakarta Rentan Tenggelam Lagi, Anies Salahkan Curah Hujan Ekstrem? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Intensitas hujan yang turun di wilayah Jakarta sejak Jumat hingga Sabtu (7-8 Februari) 2020 termasuk ekstrem. Sejumlah titik jalan dan permukiman di Ibu Kota pun kembali tergenang.

"Kemarin sejak Sabtu dini hari Jakarta mengalami curah hujan yang cukup tinggi. Curah hujan itu disebut lebat bila di antara 50-100 mm, disebut sangat lebat bila 100-150 mm, dan ekstrem bila di atas 150 mm. Yang kemarin dialami di Jakarta itu sampai dengan 244 mm, jadi kita mengalami curah hujan ekstrem," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Kendati demikian, Anies menyatakan bahwa penanganan sudah dikerjakan dengan cara menyiagakan para petugas dan infrastruktur pendukung.

Baca Juga: Banjir Rendam 23 Kecamatan di Jakarta, Wilayah Ini Paling Parah Pak Anies!

"Kita menyiagakan seluruh jajaran kita terkait pengendalian air hujan dan di tempat-tempat yang terjadi hujan intensif, maka kita siagakan semua infrastruktur baik petugas maupun alat untuk memastikan bisa dikendalikan dengan baik," ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, penyebab Jakarta kerap dilanda banjir karena merupakan kawasan pesisir. Terlebih volume air yang datang dari kawasan hulu cukup besar. Sehingga, air dengan mudah menggenangi kawasan Ibu Kota.

"Kemarin di Jakarta mulai jam 10 malam kita sudah mulai siaga hari Jumat malam karena kita menyaksikan di Bendung Katulampa sudah mengalami peningkatan status kesiagaan dan Alhamdulillah kemarin sudah sampai puncaknya dan lewat hingga terkendali dengan baik," tuturnya.

Baca Juga: Satu Suara dengan Jokowi, DPR: Saat Mereka Gabung ISIS, Resmi Tak Lagi WNI

Menurut Anies, jika hanya hujan lokal, genangan air di Jakarta dapat dengan mudah surut. Itu disebabkan keberadaan pompa-pompa air yang disiagakan. Namun, berbeda jika hujan beriringan turun di seluruh wilayah Jabodetabek, genangan sulit surut lantaran sungai yang ada tak bisa menampung volume air yang datang ke wilayah pesisir.

"Ya terutama kalau hujan itu di tempat-tempat yang belum tentu ada saluran air itu berbeda dengan kalau hujan kiriman. Kalau hujan kiriman memang di kawasan yang ada aliran sungai, di situ kita berbicara tentang sambungan-sambungan satu tempat dengan tempat lain dan di situ ada pompa," ujar Anies.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Banjir, Anies Baswedan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Galih Pradipta

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23