Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,09% pada level 27.308.
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,01% di akhir sesi II.
  • 15:45 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,50% pada level 7.399.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 23.386.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,49% pada level 2.162.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,59% di akhir sesi I.

Secara Pribadi Jokowi Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS, Pengamat: Sudah Tepat!

Secara Pribadi Jokowi Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS, Pengamat: Sudah Tepat! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pengamat politik Jerry Massie mengatakan bahwa langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang secara pribadi tidak setuju dengan pemulangan orang-orang yang pernah bergabung dengan ISIS sudah tepat.

Menurutnya, memulangkan kembali 600 orang eks ISIS ke Indonesia merupakan tindakan gegabah, terlebih mereka sudah melepas kewarganegaraannya dengan membakar paspornya.

Baca Juga: PC NU Surabaya: Eks ISIS Jangan Dipulangkan! Mudharatnya Besar

"Saya menilai langkah memulangkan WNI yang sudah melepas kewarganegaraannya adalah langkah gegabah," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini di Jakarta, belum lama ini.

"Riset saya di media sosial, hampir 90 persen bahkan lebih menolak kehadiran para anggota ISIS yang notabene kelompok teroris," katanya.

Jerry melanjutkan, keputusan Presiden Jokowi yang tidak setuju secara pribadi dengan pemulangan WNI eks-ISIS itu sudah tepat sehingga tidak perlu kajian lagi dari pemerintah. "Pemerintah harus ambil sikap menolak. Saya curiga ini merupakan pengalihan isu-isu lain. Jadi, jangan ditutupi dengan isu pemulangan eks-ISIS ini!" ucapnya.

Dikatakannya, dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan sudah jelas mengatur bahwa apabila seseorang berperang dan menjadi tentara asing maka yang bersangkutan hilang kewarganegaraannya. Apalagi, mereka telah membakar paspornya.

"Lebih baik yang diperhatikan nasib tenaga kerja Indonesia di luar negeri, anak-anak terlantar, yatim piatu, dan orang tua jompo ketimbang memulangkan kelompok ISIS ini," kata Jerry.

Ia berharap pemerintah tidak mengorbankan 267 juta penduduk Indonesia ketimbang dengan memulangkan 600 WNI eks-ISIS. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sampai saat ini menyatakan masih memperhitungkan plus minus terkait dengan wacana pemulangan WNI mantan ISIS dari Timur Tengah.

"Sampai saat ini masih dalam pembahasan. Sebentar lagi kita akan putuskan kalau sudah dirataskan. Semuanya masih dalam proses. Plus dan minusnya," kata Jokowi.

Kepala Negara memandang perlu menggelar rapat terbatas yang khusus membahas rencana tersebut. Menurut Presiden Jokowi, semua yang terkait hal itu harus melalui perhitungan atau kalkulasi yang detail.

"Ya, kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas, ya. Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak. Akan tetapi, masih dirataskan. Kita ini pastikan harus semuanya lewat perhitungan, kalkulasi, plus minusnya, semua dihitung secara detail," katanya.

Dalam rapat terbatas tersebut akan diambil keputusan sehingga kemudian dapat segera ditindaklanjuti. "Keputusan itu pasti kita ambil dalam ratas setelah mendengarkan dari kementerian dalam menyampaikan hitung-hitungan," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Jerry Massie, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Warga Negara Indonesia (WNI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5942.487 13.696 682
2 Agriculture 1293.152 -6.644 22
3 Mining 1454.898 23.213 49
4 Basic Industry and Chemicals 882.997 -1.692 77
5 Miscellanous Industry 1101.999 2.541 51
6 Consumer Goods 1937.534 15.529 57
7 Cons., Property & Real Estate 455.876 -2.662 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1017.481 -0.941 78
9 Finance 1349.188 3.336 92
10 Trade & Service 704.200 -0.648 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 50 67 17 34.00
2 PTIS 72 95 23 31.94
3 DNAR 208 256 48 23.08
4 PSDN 148 180 32 21.62
5 ERTX 110 132 22 20.00
6 BRAM 4,260 5,100 840 19.72
7 DEAL 118 140 22 18.64
8 INTD 200 236 36 18.00
9 PRAS 140 165 25 17.86
10 PCAR 238 272 34 14.29
No Code Prev Close Change %
1 GHON 1,680 1,350 -330 -19.64
2 RELI 185 150 -35 -18.92
3 PDES 875 725 -150 -17.14
4 MREI 5,900 5,000 -900 -15.25
5 INDO 130 112 -18 -13.85
6 PBRX 440 384 -56 -12.73
7 EPMT 2,100 1,850 -250 -11.90
8 JMAS 650 575 -75 -11.54
9 PRIM 328 292 -36 -10.98
10 MTPS 320 286 -34 -10.62
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,490 1,475 -15 -1.01
2 MKNT 50 50 0 0.00
3 TOWR 875 880 5 0.57
4 BBCA 33,475 32,975 -500 -1.49
5 ASPI 300 304 4 1.33
6 BBRI 4,480 4,560 80 1.79
7 KPIG 124 125 1 0.81
8 PGAS 1,530 1,555 25 1.63
9 MDKA 1,260 1,300 40 3.17
10 TLKM 3,620 3,630 10 0.28