Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.760 IDR/USD.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,50% pada level 3.182.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,31% pada level 3.039.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,09% pada level 27.308.
  • 15:45 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,50% pada level 7.399.
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 23.386.
  • 15:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,49% pada level 2.162.

Status Oranye Virus Corona, Singapura Kini Di-Blacklist 4 Negara Ini

Status Oranye Virus Corona, Singapura Kini Di-Blacklist 4 Negara Ini - Warta Ekonomi
WE Online, Singapura -

Perkembangan wabah virus corona membuat Singapura terkena getahnya. Banyaknya warga di negara kota itu yang terinfeksi virus mematikan asal Wuhan, China tersebut, memaksa sejumlah negara mengeluarkan larangan atau meminta warganya waspada bepergian ke sana.

Kebijakan ini di antaranya diputuskan Qatar, Kuwait, Inggris, dan India. Penyebaran virus corona di Singapura memang cukup memprihatinkan. Lebih dari separuh dari 43 orang yang terinfeksi terbukti telah menularkan virus corona terhadap warga setempat. Saat ini enam orang dalam kondisi kritis. Singapura pun menjadi negara dengan kasus virus corona terbanyak di luar China.

Baca Juga: Jelaskan Wabah Corona, PM Singapura Gunakan Bahasa Melayu

Hingga kemarin, virus corona belum berhenti menebar ketakutan. Bagaimana tidak, jumlah korban tewas di negeri asalnya, China, telah melampaui 900. Sekitar 91 orang tewas dalam 24 jam di Provinsi Hubei. Komisi Kesehatan Hubei juga mengonfirmasi jumlah pasien baru virus corona sebanyak 2.618 orang. Artinya, total pasien virus corona saat ini mencapai lebih dari 40.000.

Merespons perkembangan di Singapura, kemarin pemerintah Indonesia juga memutuskan mengantisipasi perkembangan wabah di negeri jiran itu .

Kepada wartawan, kemarin Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah menyebut ada perubahan status terkait virus corona di Singapura menjadi berwarna oranye.

Status berwarna oranye ini menandakan penyebaran virus serius dan berdampak luas pada kesehatan publik.

“Memang sampai saat sekarang, status Singapura kalau kita ikuti ada perubahan status di internal Singapura sendiri, statusnya jadi oranye. Karena di situ disebutkan ada peningkatan penularan dari virus itu sendiri,” katanya di Kantor Staf Presiden kemarin.

Atas kondisi tersebut, pemerintah akhirnya mengeluarkan status perubahan di sisi travel dan meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, dan hindari aktivitas di tempat umum yang berpotensi terjadi penularan.

"Pada intinya, KBRI kita di Singapura terus melakukan pendampingan, memberikan komunikasi. Dengan memperhatikan status yang dikeluarkan oleh pemerintah Singapura, harapannya, kita selalu berada di depan dan komunikasi dengan masyarakat kita perkembangan kondisi di Singapura,” ungkapnya.

Namun, dia menandaskan bahwa perubahan status tersebut tidak serta-merta menjadikan Singapura menjadi negara yang dilarang dikunjungi. Apa lagi, sampai saat ini belum ada penutupan penerbangan dari dan ke Singapura.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Virus 2019-nCoV, China (Tiongkok), Singapura

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto: Reuters.

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93