Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,52% pada level 23.354
  • 07:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,56% pada level 2.229
  • 23:21 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,3014 USD/GBP.
  • 23:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Euro pada level 1,0832 USD/EUR.
  • 23:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Yen pada level 109,93 JPY/USD.
  • 23:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.582 USD/troy ounce.
  • 23:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,23 USD/barel.
  • 23:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,09 USD/barel.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,24% terhadap Dollar AS pada level 13.660 IDR/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,09% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 15:49 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,52% pada level 27.959.
  • 15:48 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,28% pada level 2.983.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,21% pada level 3.213.
  • 15:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,48% pada level 7.444.
  • 15:46 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,69% pada level 23.523.

Peneliti China Ungkap Pasien Virus Corona Bisa Tanpa Gejala Lebih dari 24 Hari

Peneliti China Ungkap Pasien Virus Corona Bisa Tanpa Gejala Lebih dari 24 Hari - Warta Ekonomi
WE Online, Beijing -

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa masa inkubasi virus corona atau juga disebut sebagai (2019-nCoV) dapat berlangsung selama 24 hari. Dilansir The Epoch Times, tim peneliti yang dipimpin oleh dokter ahli pernapasan China, Zhing Nanshan menganalisis sekitar 1.100 pasien di 31 provinsi dan 552 rumah sakit. 

Dari penelitian itu, ditemukan bahwa masa inkubasi rata-rata virus corona adalah tiga hari, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yaitu 5,2 hari. Namun, masa inkubasi maksimum diketahui adalah 24 hari, lebih lama dibandingkan prediksi sebelumnya yang menyebutkan selama 14 hari. 

Baca Juga: Mulai Tempel-tempel China, Bank Dunia Tawarkan Bantuan Perangi Corona

Para peneliti tidak bisa mengecualikan kemungkinan individu yang terinfeksi dapat menyebarkan ke lebih dari satu orang lainnya.

Studi juga menemukan bukti lebih lanjut tentang penularan dari manusia ke manusia: sekitar 160 orang, dengan 26 persen di antaranya adalah penduduk non-Wuhan dan tidak melakukan perjalanan ke kota di China tersebut, baru-baru ini sebelum tertular virus, serta tidak memiliki kontak dengan penduduk setempat.

"Epidemi 2019-nCoV menyebar dengan cepat melalui penularan dari manusia ke manusia," tulis studi tersebut. 

Selain itu, hanya sekitar 1,2 persen dari semua pasien yang terpapar langsung ke satwa liar. Otoritas kesehata China sebelumnya menghubungkan wabah virus corona dengan pasar grosir hewan hidup dan makanan laut di pinggiran Wuhan, yang diyakini sebagai tempat pertama kali virus berasal.

Menurut sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, jumlah infeksi virus berlipat ganda setiap 7,4 hari selama tahap awal wabah.

Zhong sebelumnya menyebut awal Februari ini dapat menjadi puncak wabah virus corona. Meski demikian, ia telah merevisi, dengan mengatakan periode puncak bisa tiba dalam beberapa hari mendatang.

Dalam sebuah wawancara pada 8 Februari dengan penyiar CCTV, Zhong memberikan catatan positif atas penanganan virus corona. Namun, masih terlalu dini untuk menentukan berdasarkan jumlah kasus saat ini dan kasus baru.

Para peneliti juga mengangkat kekhawatiran tentang kemungkinan penularan melalui kontaminasi tinja. Sejumlah ilmuwan pertama kali mengangkat kekhawatiran di sekitar prospek seperti itu, setelah mendeteksi jejak virus corona dalam tinja orang yang terinfeksi pertama di Amerika Serikat (AS). 

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Virus 2019-nCoV, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Eye of Science

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,669.24 3,632.53
British Pound GBP 1.00 17,955.97 17,775.94
China Yuan CNY 1.00 1,972.52 1,952.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,761.47 13,624.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,255.96 9,162.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,771.76 1,754.11
Dolar Singapura SGD 1.00 9,899.63 9,800.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.43 14,767.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,328.85 3,292.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,530.93 12,403.99
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5867.523 0.578 682
2 Agriculture 1295.344 1.210 22
3 Mining 1412.579 2.722 49
4 Basic Industry and Chemicals 859.155 2.813 77
5 Miscellanous Industry 1075.455 -0.736 51
6 Consumer Goods 1905.760 -1.806 57
7 Cons., Property & Real Estate 452.187 5.208 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.798 -5.088 78
9 Finance 1339.874 0.637 92
10 Trade & Service 700.446 -3.960 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 105 178 73 69.52
2 ERTX 111 140 29 26.13
3 AYLS 284 354 70 24.65
4 SSTM 382 476 94 24.61
5 MREI 4,200 5,225 1,025 24.40
6 GLOB 274 340 66 24.09
7 KOIN 115 135 20 17.39
8 SHID 3,400 3,930 530 15.59
9 STTP 5,800 6,600 800 13.79
10 TFAS 117 131 14 11.97
No Code Prev Close Change %
1 MINA 164 108 -56 -34.15
2 OCAP 191 126 -65 -34.03
3 YPAS 498 374 -124 -24.90
4 AKSI 480 362 -118 -24.58
5 NZIA 488 380 -108 -22.13
6 TOPS 86 67 -19 -22.09
7 LUCK 570 456 -114 -20.00
8 ITIC 2,750 2,300 -450 -16.36
9 BRAM 4,960 4,260 -700 -14.11
10 INRU 720 625 -95 -13.19
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 885 880 -5 -0.56
2 LUCK 570 456 -114 -20.00
3 BHIT 63 62 -1 -1.59
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 KPIG 126 127 1 0.79
6 TLKM 3,640 3,610 -30 -0.82
7 DADA 173 151 -22 -12.72
8 TCPI 6,450 6,675 225 3.49
9 MNCN 1,505 1,505 0 0.00
10 BBRI 4,550 4,470 -80 -1.76