Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,2363 USD/GBP.
  • 13:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,0850 USD/EUR.
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 108,89 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.648 USD/troy ounce.
  • 13:01 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,47 USD/barel.
  • 13:00 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 25,93 USD/barel.
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,05% di akhir sesi I.

Pasukan Koalisi Terus Gempur Idlib hingga Seperti Kota Terlantar

Pasukan Koalisi Terus Gempur Idlib hingga Seperti Kota Terlantar - Warta Ekonomi

Melonjaknya inflasi lira Suriah dan pertempuran yang masih berlangsung telah mengakibatkan semua harga kebutuhan pokok melejit. Untuk membeli tabung gas, misalnya, Sara dan keluarganya harus mengeluarkan uang 13.
500 lira.

Karena harganya selangit, mereka pun memutuskan memasak menggunakan kayu bakar. Air bersih sulit ditemukan. Sementara itu, sayur dan buah-buahan hanya impian belaka.

Baca Juga: Serangan Kian Mengkhawatirkan, PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman di Idlib

"Saya terus berjalan hanya demi anak-anak saya. Situasinya sangat buruk. Ini seperti hari kiamat," ujar Sara.

Sejak Desember tahun lalu, pasukan Suriah dibantu Rusia terus menggempur Idlib. Provinsi itu merupakan wilayah terakhir yang masih dikuasai kelompok oposisi bersenjata.

Menurut PBB, lebih dari 300 warga sipil tewas selama pasukan Suriah dan Rusia melancarkan serangan ke Idlib. Sementara itu, sekitar 600 ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.

Pertempuran di Idlib tak hanya melibatkan pasukan Pemerintah Suriah dan kelompok oposisi bersenjata tetapi juga Turki. Ankara diketahui mendukung kelompok pemberontak yang pernah bertujuan menggulingkan pemerin tahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Turki memiliki 12 pos pengamatan militer di Idlib. Pihaknya menyebut tiga pos terdepan, yang seluruhnya terletak di tenggara Idlib, telah dikepung tentara Suriah. Turki mengancam akan merespons aksi pasukan Suriah jika pos- pos pengamatan militernya diserang.

Pos-pos pengamatan Turki di Idlib didirikan berdasarkan kesepakatan dengan Rusia pada 2018. Tujuannya adalah mencegah terjadinya pertempuran besar yang berpotensi memicu krisis kemanusiaan berikutnya.

Akhir pekan lalu para pejabat Turki dan Rusia bertemu di Ankara untuk mendiskusikan krisis di Idlib. Sementara itu, Iran menyatakan siap membantu Turki dan Suriah menyelesaikan perbedaan pandangan terkait perang yang telah berlangsung selama hampir sembilan tahun di negara tersebut. Hal itu disampaikan pejabat Kementerian Luar Negeri Iran saat bertemu utusan PBB untuk Suriah Geir Pedersen.

Konflik sipil Suriah berlangsung sejak 2011. Lebih dari 380 ribu warga tewas selama peperangan. Pertempuran dalam jangka waktu yang cukup panjang itu juga telah memaksa jutaan warga Suriah mengungsi ke berbagai negara di dunia, terutama Eropa.

Turki merupakan negara yang paling banyak menampung pengungsi Suriah. Tercatat 3,6 juta pengungsi Suriah tinggal di Turki.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Suriah, Serangan Suriah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: AP Photo/Syrian Civil Defense White Helmets

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,342.17 4,294.39
British Pound GBP 1.00 20,236.28 20,028.46
China Yuan CNY 1.00 2,309.57 2,286.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,322.21 16,159.80
Dolar Australia AUD 1.00 10,162.21 10,059.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,104.82 2,083.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,448.56 11,330.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,727.55 17,544.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,765.22 3,719.17
Yen Jepang JPY 100.00 14,982.75 14,830.95
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93