Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,36% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,25% terhadap Dollar AS pada level 13.694 IDR/USD.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,54% pada level 27.530.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,48% pada level 2.208.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,05% pada level 2.984.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,52% pada level 3.196.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,32% pada level 7.409.

Pukulan Keras Corona untuk Dunia, China dan Banyak Negara Akui Kewalahan

Pukulan Keras Corona untuk Dunia, China dan Banyak Negara Akui Kewalahan - Warta Ekonomi
WE Online, Bangkok -

Wabah virus corona jenis baru (2019-nCOV) menjadi pukulan keras bagi kesiapan setiap negara untuk menangani kesehatan. China pun kewalahan dengan kasus infeksi yang terus bertambah sehingga membuat fasilitas yang ada tidak mencukupi.

Pihak berwenang di Wuhan, kota yang menjadi pusat wabah, telah diperintahkan untuk membatasi orang yang diduga menderita 2019-nCOV masuk kamp karantina. Beberapa cerita warga yang diusir dari rumah sakit pun menjadi perbincangan.

Baca Juga: Rekor, Jumlah Kematian Pasien Corona dalam Sehari Capai 100 Orang

Rong Qin, salah satu warga Wuhan yang merasakan kekurangan fasilitas itu. Dia tinggal bersama putranya yang baru lahir dan anak perempuannya yang berusia 3 tahun, ibu, ayah, dan suami di sebuah apartemen dua kamar tidur di Wuhan.

Qin memohon bantuan melalui unggahan di Weibo, sebuah mikroblog China, bahwa dia dan ayahnya terinfeksi tetapi tidak bisa mendapatkan fasilitas rumah sakit. Hal itu membuatnya khawatir untuk seluruh keluarga akan ikut terkena virus.

"Saya diberitahu bahwa walaupun kami memiliki konfirmasi infeksi dari rumah sakit, kami harus menunggu ketersediaan tempat tidur. Sejauh yang saya tahu, sudah ada banyak orang yang mengantre untuk meminta bantuan," kata Qin.

Masalah yang paling jelas di Wuhan adalah momok yang mengkhawatirkan bagi pejabat kesehatan di banyak tempat lain. Jumlah orang yang terinfeksi telah melampaui 40.000 dengan lebih dari 1.000 orang meninggal. Pejabat berusaha meyakinkan masyarakat, sambil bergerak untuk memastikan pasokan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya tetap memadai.

Di Wuhan, tiga fasilitas besar telah diubah menjadi rumah sakit darurat, menyediakan 3.800 tempat tidur untuk pasien dengan gejala virus yang ringan. Kota tersebut berencana untuk mengubah lebih banyak fasilitas menjadi rumah sakit untuk perawatan dan pemeriksaan darurat.

China pun sudah membuat dua rumah sakit baru, satu dengan 1.000 tempat tidur dan yang lainnya dengan 1.500. Tentara Pembebasan Rakyat mengerahkan 1.400 dokter, perawat, dan personel lain untuk membantu staf rumah sakit di pusat industri.

Beberapa negara di luar China yang memiliki beban kasus besar, seperti Jepang, Prancis, dan Amerika Serikat, memiliki sumber daya yang relatif banyak untuk mengisolasi dan merawat pasien. Namun, negara-negara berpenghasilan rendah tidak semapan itu.

Pada pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa pekan lalu, delegasi dari berbagai negara termasuk Sudan dan Bangladesh mencari bantuan untuk jaringan kesehatan. Seorang perwakilan dari Sudan mengatakan, telah membuat ruang isolasi menggunakan sumber daya lokal.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Virus 2019-nCoV, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,664.68 3,628.02
British Pound GBP 1.00 17,863.57 17,684.46
China Yuan CNY 1.00 1,966.09 1,946.28
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,744.38 13,607.62
Dolar Australia AUD 1.00 9,189.49 9,096.69
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.61 1,751.84
Dolar Singapura SGD 1.00 9,882.36 9,782.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,879.67 14,730.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,315.09 3,278.94
Yen Jepang JPY 100.00 12,525.64 12,398.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5886.962 19.439 682
2 Agriculture 1295.899 0.555 22
3 Mining 1424.772 12.193 49
4 Basic Industry and Chemicals 875.102 15.947 77
5 Miscellanous Industry 1078.627 3.172 51
6 Consumer Goods 1908.034 2.274 57
7 Cons., Property & Real Estate 458.842 6.655 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1013.789 6.991 78
9 Finance 1335.244 -4.630 92
10 Trade & Service 702.943 2.497 168
No Code Prev Close Change %
1 ASPI 178 240 62 34.83
2 DWGL 190 256 66 34.74
3 MTSM 154 206 52 33.77
4 DEAL 86 110 24 27.91
5 DNAR 165 210 45 27.27
6 NZIA 380 454 74 19.47
7 DIGI 1,700 2,020 320 18.82
8 WAPO 82 96 14 17.07
9 ASBI 256 298 42 16.41
10 GMTD 16,375 19,000 2,625 16.03
No Code Prev Close Change %
1 MINA 108 71 -37 -34.26
2 FORU 107 81 -26 -24.30
3 AYLS 354 272 -82 -23.16
4 SOTS 290 228 -62 -21.38
5 OKAS 108 91 -17 -15.74
6 PICO 945 805 -140 -14.81
7 PANI 93 80 -13 -13.98
8 REAL 138 120 -18 -13.04
9 INDO 111 97 -14 -12.61
10 AMAR 346 304 -42 -12.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,495 -10 -0.66
2 TOWR 880 875 -5 -0.57
3 REAL 138 120 -18 -13.04
4 MKNT 50 50 0 0.00
5 AYLS 354 272 -82 -23.16
6 DEAL 86 110 24 27.91
7 BBRI 4,470 4,400 -70 -1.57
8 TCPI 6,675 6,975 300 4.49
9 TLKM 3,610 3,620 10 0.28
10 PGAS 1,495 1,505 10 0.67