Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:20 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Ride-Hailing - Indonesia 49%, Singapura 45%, Brazil 40%, Meksiko 40%, Malaysia 31%, China 30%, India 29%, Vietnam 24%
  • 10:16 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Menggunakan Aplikasi Keuangan - Thailand 65%, Malaysia 49%, Singapura 46%, Filipina 37%, Vietnalm 36%, Indonesia 33%, China 29%, India 29%
  • 10:13 WIB. Pengguna Internet Dewasa Yang Melakukan Belanja Online - Indonesia 80%, Thailand 69%, Filipiina 66%, China 64%, Malaysia 64%, Vietnam 59%, India 55%, Singapura 51%

Mahmoud Abbas Lantang Menolak Proposal Damai Donald Trump di DK PBB

Mahmoud Abbas Lantang Menolak Proposal Damai Donald Trump di DK PBB - Warta Ekonomi
WE Online, New York -

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberi pidato di hadapan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Selasa (11/2/2020). Dia menyampaikan penolakan proposal perdamaian Timur Tengah yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Ini adalah negara yang akan mereka berikan kepada kita. Ini seperti keju Swiss, sungguh. Siapa di antara Anda yang akan menerima negara serupa dan kondisi serupa?" kata Abbas.

Baca Juga: Presiden Abbas Pastikan Palestina Bisa Bicara dengan Israel hanya dengan...

Abbas menunjukan salinan peta yang direncanakan AS untuk solusi Israel dan Palestina. Kesepakatan itu bukan kemitraan internasional, melainkan proposal dari satu negara yang didukung oleh negara lain untuk diberikan pada warga Palestina.

Abbas menolak rencana itu dan mengupayakan kembalinya negosiasi berdasarkan resolusi yang memberikan solusi dua negara berdasarkan garis perbatasan pra-1967.

"AS tidak bisa menjadi satu-satunya mediator," katanya.

Penyataan itu dengan tegas menolak peran tradisional AS menjadi perantara untuk mengakhiri konflik yang terjadi antara dua negara. Abbas pun menyerukan untuk diadakannya konferensi internasional.

Jika proposal itu dijalankan, Abbas menyatakan protes keras bisa pecah.

"Situasi bisa meledak setiap saat. Kita butuh harapan. Tolong jangan mengambil harapan ini dari kami," ujarnya.

Meski Abbas menduga akan terjadi protes besar untuk menentang penerapan proposal yang lebih menguntungkan Israel tersebut, Palestina tidak akan sengaja melakukannya. Dia mengatakan Palestina tidak akan menggunakan terorisme.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menuduh Abbas tidak realistis. Dia menyatakan perdamaian tidak mungkin dilakukan saat dia masih berkuasa.

Berbicara pada rapat umum pemilihan umum di kota Bat Yam di Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kritik yang disampaikan Abbas. Dia mengisyaratkan kemungkinan bahwa negara-negara Arab dapat mendukung rencana Trump bahkan jika Palestina tidak melakukannya.

"Ini bukan keju Swiss. Ini adalah rencana terbaik yang ada untuk Timur Tengah, untuk Timur Tengah, dan untuk Negara Israel dan juga untuk Palestina," kata Netanyahu.

Netanyahu mengatakan bahwa rencana itu mengakui kenyataan dan hak-hak rakyat Israel. Namun, dia mengklaim ada saja pihak yang menolak untuk menerima untuk pemenuhan hak-hak tersebut.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Mahmoud Abbas, Palestina, Israel, Timur Tengah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/AmmarAwad

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93