Portal Berita Ekonomi Kamis, 27 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:22 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,85% pada level 22.240
  • 07:20 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,19% pada level 2.080
  • 07:19 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,38% pada level 3.116
  • 07:18 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,46% pada level 26.957
  • 07:17 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,17% pada level 8.980

Kasus Corona Nihil di Indonesia, Unair Ikut Beri Penjelasan

Kasus Corona Nihil di Indonesia, Unair Ikut Beri Penjelasan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan peneliti epidemiologist Marc Lipsitch dari Harvard TH Chan School of Public Health menyampaikan keraguannya terhadap Indonesia yang masih nihil korban wabah virus corona.

Sama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih menyampaikan bahwa secara empiris memang belum ditemukan adanya korban yang positif terserang corona.

Baca Juga: Diragukan Nihilnya Kasus Corona di Indonesia, Menkes Terawan: Lihat Sendiri!

"Secara rasional, logikanya, mestinya memang ada [virus corona masuk ke Indonesia], siapa pun ngomong begitu karena di Singapura sudah kedapatan," kata Nasih, Rabu (12/2/2020).

"Namun," dia segera mengingatkan, "[bukti] empirisnya kan memang belum terdeteksi. Saya bicaranya bukan pada bisa atau tidak, tetapi saya memercayai sepanjang yang sudah dideteksi, dari yang sudah diperiksa oleh kawan-kawan di Kemenkes maupun di LP (lembaga penelitian), hasilnya seperti itu."

Bekerja sama dengan Kobe University, Jepang, Lembaga Penelitian Terpadu Unair mengembangkan alat mendeteksi virus corona bernama reagen novel coronavirus (2019-nCov) yang sesuai standar WHO.

"Alatnya sama dengan apa yang dipunyai di kawan-kawan Kemenkes. Di awal-awal dulu untuk mendapatkan itu sangat sulit, tapi sekarang di pasaran, dalam tanda kutip, sudah banyak beredar karena banyak yang mengetahui," ujar Nasih.

Dengan peralatan itu, Nasih mengatakan bahwa Unair ikut membantu pemerintah melalui Kemenkes melakukan pendeteksian corona sejak virus mematikan itu meneror dunia. "Kita juga sudah memeriksa beberapa sampel yang ada dan hasilnya sama dengan yang diumumkan oleh kawan-kawan di Kemenkes, yaitu negatif."

Sementara ini, Unair masih menguji sampel berdasarkan pasien yang masuk. Unair tengah menyusun formulasi langkah proaktif agar upaya pencegahan corona lebih maksimal. "Selama ini kita kan menunggu pasien, nah, mungkin ada baiknya kita menjemput bola untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan [masuknya corona]," katanya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya menjawab keraguan sejumlah pihak asing mengenai nihilnya kasus virus corona di Indonesia. Dia menegaskan, segala upaya memang telah dilakukan untuk mencegah masuknya corona ke Indonesia.

"Mereka boleh heran, tapi itu kan kenyataan. Kalau kenyataan itu mau dianggap mengada-ada, gimana. Aku seorang yang tidak terbiasa untuk melakukan hal-hal yang tidak semestinya. Saya akan memberitahukan apa yang ada," kata Terawan, kemarin.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Virus Corona, World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Terawan, Universitas Airlangga

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Kementerian Luar Negeri RI

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,740.79 3,702.58
British Pound GBP 1.00 18,246.58 18,063.63
China Yuan CNY 1.00 1,999.12 1,978.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,035.83 13,896.17
Dolar Australia AUD 1.00 9,270.67 9,175.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.61 1,783.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,034.19 9,932.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,258.35 15,100.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.12 3,275.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,718.22 12,588.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5688.921 -98.217 682
2 Agriculture 1230.779 -23.913 22
3 Mining 1402.777 -23.300 49
4 Basic Industry and Chemicals 791.444 -35.759 77
5 Miscellanous Industry 1067.889 -25.555 51
6 Consumer Goods 1843.503 -29.859 57
7 Cons., Property & Real Estate 438.943 -4.407 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.939 -17.899 78
9 Finance 1305.191 -16.460 92
10 Trade & Service 682.239 -6.511 168
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 143 190 47 32.87
2 NELY 110 139 29 26.36
3 PDES 725 850 125 17.24
4 SOSS 382 444 62 16.23
5 INPP 810 940 130 16.05
6 IBST 6,000 6,900 900 15.00
7 GHON 1,355 1,550 195 14.39
8 EPMT 2,000 2,270 270 13.50
9 HDIT 515 580 65 12.62
10 MYTX 50 56 6 12.00
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 100 75 -25 -25.00
2 ALDO 470 362 -108 -22.98
3 SINI 960 750 -210 -21.88
4 PURE 184 144 -40 -21.74
5 JSKY 154 127 -27 -17.53
6 ITIC 1,910 1,605 -305 -15.97
7 PORT 595 505 -90 -15.13
8 ECII 1,000 850 -150 -15.00
9 DIGI 1,990 1,700 -290 -14.57
10 TAMA 484 414 -70 -14.46
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 870 855 -15 -1.72
2 TLKM 3,590 3,510 -80 -2.23
3 MNCN 1,350 1,270 -80 -5.93
4 BBRI 4,500 4,480 -20 -0.44
5 BBCA 32,650 32,100 -550 -1.68
6 JSKY 154 127 -27 -17.53
7 AYLS 69 70 1 1.45
8 BMRI 7,800 7,650 -150 -1.92
9 HMSP 1,860 1,785 -75 -4.03
10 ANTM 660 630 -30 -4.55