Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,43% terhadap Poundsterling pada level 1,2908 USD/GBP.
  • 20:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0820 USD/EUR.
  • 20:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 111,38 JPY/USD.
  • 20:23 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.676 USD/troy ounce.
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,26 USD/barel.
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,39 USD/barel.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

Pakar Sebut Orang Tua Jadi Penyebab Anak Malas Makan

Pakar Sebut Orang Tua Jadi Penyebab Anak Malas Makan - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Orang tua kerap dipusingkan ketika anak malas makan. Namun, menurut pakar, penyebabnya adalah ketidakpahaman orang tua itu sendiri soal fase makan dan cara memotivasi anak.

Kepala Divisi Perkembangan Anak di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen FEMA IPB, Dr Dwi Hastuti, mengatakan, terdapat empat faktor yang membuat anak malas makan. Keempatnya itu sangat ditentukan oleh pemahaman orang tua.

Baca Juga: Mulai Keberanian sampai Kelola Emosi, Pola Asuh Orang Tua Menentukan Masa Depan Anak

Pertama, memberi anak makanan yang tidak sesuai fasenya. Setidaknya terdapat tiga fase makan anak, mulai dari harus mendapatkan air susu ibu (hingga usia 6 bulan), lalu fase mendapatkan makanan pendamping (6-12 bulan), dan fase makan normal (di atas 12 bulan).

"Belum 6 bulan sudah dikasih pisang, teh manis ataupun makanan jadi. Itu sebenarnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pemberian gizi bagi anak," kata Dwi kepada wartawan di Bogor, Rabu (12/2/2020).

Kedua, membiarkan anak mengonsumsi makanan cepat saji. Hal itu akan membuat si buah hati enggan makan lantaran sudah merasa kenyang.

"Sebelum makan dia sudah makan yang aneh-aneh. Seperti es krim, kembang gula, dan junk food. Yang mana tinggi gula dan tinggi lemak. Itu kenyangnya palsu," ujar Dwi.

Ketiga, memberikan makanan tidak sesuai porsinya. Menurut Dwi, anak seharusnya tidak diberikan jumlah nasi ataupun lauk terlalu banyak saat makan. Sebab, anak akan merasa kewalahan menghabiskannya dan cepat berpaling.

"Triknya kasih makan anak itu sedikit-sedikit. 'Ini bunda kasih 2 suap nasi, kalau habis baru bunda tambah, kalu habis boleh minta lagi'," tutur Dwi.

Keempat, orang tua tidak memberikan kesempatan anak memilih makanan. Biasanya, kata dia, hal ini terjadi lantaran orang tua memiliki keterbatasan ekonomi.

Makanan yang diberikan ke anak selalu sama setiap saat. Anak pun dikhawatirkan bosan dengan menu yang itu-itu saja.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Parenting, Orang Tua

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Unsplash/Xavier Mouton Photographie

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23